Editorial

Apakah Smartphone Flagship Lama Masih Layak Digunakan

Lumia 930 dan Nokia wireless charger

Saat membeli handphone, ada beberapa faktor yang menentukan. Harga, spesifikasi, dan merk sering menjadi tolak ukur. Beberapa orang memilih membeli handphone flagship, entah karena fiturnya yang lengkap atau karena sekedar ingin mendapat yang paling bagus. Sebagian lain, membeli handphone dengan lebih hati-hati, entah karena dana terbatas, atau menganggap handphone itu sudah memenuhi kebutuhannya.

Semua sah-sah saja.

Tentu saja, membeli Samsung Galaxy S7 atau iPhone 7 memberikan tidak hanya gengsi, tapi juga fungsi. Karena biasanya, handphone semacam itu memiliki teknologi terkini, dan fitur paling lengkap. Hal itu tentunya harus ditebus dengan harga yang—ahem—sesuai.

Ada kemungkinan lain. Bagaimana kalau kita membeli handphone flagship lama? Samsung Galaxy S5 misalnya? Atau HTC One M8? iPhone 5s? Apakah masih layak? Menurut saya, membeli handphone flagship—baik yang lama maupun yang baru—tetap memiliki keuntungan tersendiri.

Tapi apa keuntungan membeli yang lama? Toh teknologi berkembang pesat. Fitur yang ada di handphone flagship beberapa sudah dimiliki oleh handphone kelas menengah.

Ya, beberapa.

Ada beberapa fitur yang tetap hanya dimiliki oleh handphone flagship sampai saat ini. Bahkan ada fitur yang dimiliki oleh yang lama, dan belum dimiliki oleh yang baru.

Saya mau memberi sedikit ilustrasi. Memang, saya tidak menggunakan handphone android atau iOS. Saat ini, saya masih menggunakan handphone Windows Phone Lumia 930 dengan Windows 10 Mobile sebagai sistem operasinya. Handphone lain yang saya pegang adalah Lumia 920 (Windows 10 Mobile Insider).

Lumia 920 adalah sebuah handphone flagship Nokia dari tahun 2012. Sedangkan Lumia 930 hadir di tahun awal 2014. Saat dirilis, Lumia 920 sudah dilengkapi dengan koneksi 4G, kamera 8.7 MP, OIS (Optical Image Stabilizer), NFC (Near Field Communication), wireless charging, sensitive touch, dan glance screen (melihat jam dan notifikasi di layar saat layar handphone gelap, bukan lock screen). Lumia 930 mewarisi apa yang sudah dimiliki 920 (kecuali glance). Salah satu yang saya sukai dari handphone ini adalah ketajaman layar ~441 ppi di bentang 5 inci.

Beberapa fitur di atas, sudah bisa ditemui di handphone menengah saat ini. Sekedar menegaskan poin saya, muncul pertanyaan: berapa handphone kelas menengah yang memiliki wireless charging? Yah, bahkan iPhone 7 pun belum memilikinya.

Kualitas lainnya pun masih cukup relevan dengan kondisi saat ini. Misalnya foto atau video. Yah, Lumia 920 memang sudah menunjukkan usianya. Lumia 930 di sisi lain, masih terlihat relevan. Masih bisalah bersaing dengan handphone menengah saat ini.

Sekedar ilustrasi tambahan, di bawah ini ada beberapa perbandingan fitur antara Lumia 930, Lenovo K4 Note, dan iPhone 7 Plus (data dari GSM Arena). Saya memilih perbandingan dengan Lenovo K4 Note karena harga handphone itu relatif terjangkau, dan kakak saya menggunakannya (jadi saya cukup kenal). Lalu iPhone 7 plus karena itu salah satu handphone mutakhir saat ini. Bukan mencari mana yang lebih unggul secara performa, tapi lebih untuk bisa memetakan lebih jelas.

Lumia 930 Lenovo K4 Note iPhone 7+
Layar 5 inci 5.5 inci 5.5 inci
1080 x 1920 1080 x 1920 1080 x 1920
~441 ppi ~401 ppi ~401ppi
AMOLED IPS IPS
Gorilla Glass 3 Gorilla Glass 3 ion-strengthen glass, oleophobic coating
Kamera 20 MP 13 MP dual 12 MP
OIS
Dual LED flash Dual LED flash Quad LED flash
2160p@30fps tidak 2160p@30fps
1080p@30fps 1080p@30fps 1080p@30fps
Baterai 2420 mAH 3300 mAH 2900 mAH
Wireless Charging tidak tidak
NFC ya ya ya (Apple Pay saja)
Rilis April 2014 Januari 2016 September 2016

Bisa dilihat, dari beberapa poin di tabel, Lumia 930 yang berasal dari dua tahun lalu masih punya fitur lebih. Ternyata, menggunakan handphone flagship lama saat ini masih belum memalukan. Ibaratnya, punya pacar yang nggak malu-maluin diajak ke kondangan.

Walau begitu, harus diakui ada juga kelemahannya. Semakin lama sebuah handphone, dukungannya juga semakin berkurang. Baik dari sistem operasi maupun dukungan teknis lain. Contohnya, Lumia 920 sudah tidak mendapat dukungan resmi Windows 10 Mobile. Handphone terkini, walaupun mungkin bukan flagship, jelas punya dukungan yang lebih baik.

Mungkin yang perlu diperhatikan adalah umur handphone yang bersangkutan dan kecepatan perkembangan teknologi. Sudah pasti ada batasan ketika teknologi benar-benar melompat maju, dan yang lama benar-benar sudah tidak bermanfaat. Apakah dalam waktu 5 tahun? Ataukah lebih cepat lagi?

Kalau dilihat dari tabel di atas, ada rentang dua tahun untuk keseimbangan beberapa teknologi. Kelihatannya Lumia 930 masih punya umur cukup panjang. Tahun depan mungkin baru akan terasa uzur. Sedangkan Lumia 920, untuk tahun depan jelas sudah tidak relevan.

Jadi, punya handphone flagship bisa disebut investasi jangka panjang. Karena punya teknologi canggih di masanya, umur teknologi yang dimilikinya juga jadi lebih awet.

Semoga apa yang saya bahas ini bisa sedikit membantu kalian yang ingin membeli handphone. Entah dengan strategi menabung untuk berinvestasi di handphone flagship, menunggu sampai handphone flagship lama turun harga, atau bahkan menentukan bahwa handphone kelas menengah–walau tidak canggih–sudah memenuhi segala kebutuhan.

4 Comments

  1. Mantap lah Lumia, dari segi kualitas Bluetooth bagaimana? Pernah saya bandingkan penggunaan audio Bluetooth di L535 dengan flagship Android. Jarak 10 meter lebih audio masih play di Lumia tp di Android sudah stop (diluar jangkauan). Mungkin ini bisa juga pertimbangan salah satunya. Hehehe.

    Reply

Post Comment