4 Faktor yang Membuat Status Facebook Populer

facebook page

Siapapun pasti senang ketika status Facebook miliknya mendapat banyak respon, banyak komentar, atau banyak dibagi kembali. Apalagi kalau kamu sedang menjalankan promosi online. Status yang populer bisa membawa keuntungan.

Cara status Facabook tersebar selalu berubah. Pada dasarnya, Facebook ingin agar penggunanya sering berbagi, membaca atau melihat News Feed (Kabar Berita), dan saling berinteraksi. Facebook juga ingin agar News Feed selalu hadir dengan konten yang sesuai dengan minat pengguna.

[junkie-alert style=”white”] Baca juga: 3 Langkah Mudah Membuat Facebook Shop [/junkie-alert]

Keinginan itu terkait erat dengan pendapatan Facebook yang melalui status berbayar alias iklan. Apakah ini buruk? Tentu tidak. Karena pola yang digunakan sebenarnya juga tidak jauh berbeda. Jadi bisa menguntungkan pengguna juga. Win-win solution.

Jadi, apa saja faktor yang membuat status Facebook populer dan bisa semakin ngetop?

Siapa yang membuat status

Faktor siapa ini bergantung pada interaksi kita, antar pengguna Facebook. Interaksi ini bisa berupa memberi komentar, bereaksi (like dan respon lain, melihat profil atau Page, tag di status, dll. Facebook mendata interaksi ini bahkan sampai saat kita memperlambat scroll untuk membaca sebuah status. Semakin sering kita berinteraksi, semakin besar kemungkinan status mendatang akan terlihat.

Pernah bertanya kenapa ada teman yang tidak pernah terlihat statusnya? Ya ini sebabnya. Silakan ingat-ingatĀ kapan terakhir kalian berinteraksi. Bisa jadi, mereka juga tidak membaca status terbarumu.

Bagaimana pengguna lain berinteraksi

Tidak hanya interaksi antar dua belah pihak, tapi juga bagaimana pengguna lain berinteraksi dengan sebuah status. Semakin bertambah yang berinteraksi, semakin besar kemungkinan tersebar. Facebook membaca hubungan antar personal. Hubungan teman dari teman berpengaruh di sini.

Facebook juga akan menampilkan status atau share yang disebar oleh banyak orang pada saat yang berdekatan. Oleh sebab itu, sering terlihat: “Johnny Kukuh dan 27 teman lain membagikan ini…”

Jenis status

Semakin sering seorang pengguna berinteraksi dengan jenis status tertentu (teks, foto, video, link, acara, dll), semakin besar kecenderungan Facebook menampilkan status jenis itu. Bisa dimaklumi, tiap orang punya ketertarikan berbeda, baik untuk berbagi atau membaca.

[junkie-alert style=”white”] Baca juga: 12 Poin Profil Bisnis Instagram yang Perlu Diketahui [/junkie-alert]

Kapan sebuah status dipublikasikan

Walaupun News Feed utama bukan berisi status terbaru dari keluarga, teman atau Page yang kita sukai, tapi status terbaru tetap mendapat porsi lebih. Pada dasarnya, status baru akan lebih mudah terlihat dari pada status lama. Status baru dan cepat mendapat respon dari pengguna lain akan lebih baik.

Facebook juga mencatat kapan kamu terakhir kali membaca News Feed. Kalau kamu tidak aktif, Facebook akan menampilkan status teman, keluarga atau Page dengan interaksi yang baik di News Feed kamu.

status facebook

Setelah melihat empat faktor di atas, kita bisa membayangkan bagaimana pola penyebaran status bekerja. Dunia media sosial toh tidak jauh berbeda dengan kehidupan sehari-hari. Sering-seringlah berinteraksi dengan pengguna Facebook lain, apakah itu keluarga, teman atau kenalan baru. Lihat apa yang menarik bagi mereka. Perhatikan juga kapan statusmu paling sering mendapat respon cepat. Apakah ini waktu sekolah? Jam pulang kantor? Atau waktu santai?

Kemudian, jangan paksa orang lain melihat dengan sembarang pasang tag. Kemungkinannya, orang tersebut bisa menghapus tag, atau bahkan melaporkan ke Facebook. Akhirnya malah apa yang kita bagi tidak mendapat respon yang baik. Percuma kan?

Untuk yang ingin membaca lebih detil mengenai hal ini, bisa membacanya di halaman News Feed FYI Facebook.

Ada komentar?