Zenbook 14 space edition
Zenbook 14 space edition
Zenbook 14 space edition

8 Alasan Kenapa Saya Beralih ke Android

Jika kalian adalah pembaca setia blog ini dari sejak jaman dulu, bisa jadi kalian akan berkerut dan sedikit dongkol dengan tulisan ini. Setelah 4 tahun lebih menggunakan ponsel berbasis Windows sebagai ponsel utama, akhirnya saya memutuskan untuk beralih ke Android.

Beralih ke sesuatu hal baru dengan meninggalkan hal-hal lama bukanlah sesuatu yang mudah. Apalagi jika menilik pendekatan yang dilakukan Windows 10 mobile yang sangat berbeda dengan Android. Mungkin akan terasa lebih mudah jika pengguna Windows 10 mobile pindah ke iPhone. Tapi saya memiliki alasan tersendiri mengapa akhirnya memilih Android sebagai sistem operasi untuk ponsel utama.

Inilah 6 alasan kenapa saya beralih ke Android:

Aplikasi banyak

Siapa yang bisa menolak fakta ini. Play Store memiliki jumlah aplikasi yang paling banyak dibandingkan dengan App Store apalagi Windows Store. Meski banyak aplikasi ga jelas yang ada disana (Ya, Google perlu bikin standar kualitas yang lebih ketat), namun saya hampir tidak pernah tidak menemukan aplikasi yang ingin saya gunakan. Berbeda dengan saat menggunakan Windows 10 mobile yang harus selalu bersabar menunggu aplikasi resminya muncul di Store.

Potong pulsa

Ini adalah salah satu alasan mengapa saya lebih memilih Android dibanding iPhone. Play Store sudah bisa bertransaksi menggunakan pulsa. Hampir semua operator besar sudah mendukung fitur pembayaran aplikasi menggunakan pulsa.

Saya tidak memiliki kartu kredit, dan akan susah jika harus membeli aplikasi dengan sistem pembayaran tersebut. Bisa sih dengan jasa pihak ketiga untuk membelikan iTunes Gift Card, tapi, jika bisa lebih gampang dan murah menggunakan pulsa, kenapa harus cari yang susah dan mahal?

Banyak fitur yang bisa digunakan di Indonesia

Ini juga alasan mengapa saya lebih memilih Android dibandingkan iPhone. Banyak fitur dan layanan Google Android yang bisa digunakan di Indonesia tanpa harus mengubah region. Fitur “OK Google” sudah bisa di akses menggunakan bahasa Indonesia (bandingkan dengan Cortana dan Siri yang harus mengubah region dan tidak bisa menggunakan bahasa Indonesia).

Baca Juga:  Jadwal Update Android 13 ASUS Zenfone & ROG Phone, Seri Zenfone 9 Kebagian Dulu

Banyak konten tersedia untuk pasar Indonesia

Alasan ini juga berkaitan dengan alasan sebelumnya. Di Play Store, kita bisa menemukan konten-konten hiburan seperti film dan buku yang bisa di akses dengan region Indonesia. Bahkan koleksi-koleksi buku berbahasa Indonesia sudah cukup banyak disana.

Windows Store masih terbatas hanya region Amerikas Serikat saja yang bisa mengakses konten musik dan film, sedang iTunes, mereka belum banyak memiliki koleksi buku berbahasa Indonesia.

Tuntutan Pekerjaan

Saya memiliki sebuah usaha rintisan digital bernama Listeno, sebuah aplikasi Buku Suara yang baru tersedia di Android. Untuk selalu bisa menguji performa dari aplikasi ini, saya harus menggunakan ponsel Android agar bisa melakukannya kapanpun saya mau. Saya bukan tipe orang yang suka membawa lebih dari satu ponsel, jadi memilih Android sebagai ponsel utama adalah konsekuensi terbaik dibandingkan dengan harus membawa lebih dari satu ponsel di kantong.

Aplikasi-aplikasi yang berhubungan dengan pekerjaan-pun lebih banyak tersedia di Android. Bahkan aplikasi-aplikasi buatan Microsoft seperti Office, Skype, Outlook, OneNote dan OneDrive berjalan lebih baik dibandingkan di Windows 10 mobile.

Developer aktif

Seberapa sering kalian mendengar berita para pengembang aplikasi menghentikan dukungan mereka untuk Windows 10 mobile? dan untuk aplikasi yang masih aktif, seberapa sering mereka melakukan update penambahan fitur?

Hal terbaik dari Android adalah, penggunanya yang cukup banyak di seluruh dunia. Dengan pengguna sebanyak itu, developer aplikasi tidak akan mungkin untuk membiarkan aplikasinya terbengkalai. Selama beberapa minggu menggunakan Android, hampir setiap hari selalu ada update dari masing-masing aplikasi berbeda. Dan jika ada fitur baru yang tersedia, Android biasanya mendapat kesempatan pertama untuk bisa mencicipinya.

Android adalah bisnis Google

Meski tidak mendapatkan keuntungan langsung dari Android, namun Google mendapatkan banyak data penting untuk melanjutkan dominasi bisnis mereka di ranah internet. Oleh karena itu, sebagai salah satu lini bisnis yang menjanjikan, Google menaruh perhatian yang cukup besar untuk Android.

Baca Juga:  Aplikasi 'Your Phone' Ganti Nama Jadi 'Phone Link'

Berbeda dengan Microsoft yang tidak menaruh prioritas pada WIndows 10 mobile karena memang bukan bagian dari bisnis utama mereka. Jadi wajar jika ekosistem Windows 10 mobile hanya berputar-putar tak tentu arah.

Banyak pilihan merek

Tak diragukan lagi, manufaktur ponsel lebih suka membuat ponsel Android dibanding dengan Windows 10 mobile. Banyak pilihan merek dan jenis, mulai dari harga murah hingga mahal adalah keuntungan. Kita bisa memilih ponsel disesuaikan dengan budget dan kebutuhan.

Itulah 8 alasan mengapa saya beralih ke Android. Bagi saya, ponsel adalah alat untuk membantu agar pekerjaan dan aktivitas lain menjadi lebih mudah. Jadi memilih ponsel bukan semata karena ingin terlihat keren atau berbeda.

Sampai saat ini, saya belum memutuskan untuk memilih jenis dan merek ponsel Android sebagai ponsel utama. Mungkin dari kalian ada yang bisa memberi saran?