Alasan Aplikasi Keyboard Android Tidak Aman & Harus Segera Dicopot

Indri Penulis

Masih suka pakai aplikasi keyboard kustom buat ponsel Android? Wah, mending kamu baca ulasan berikut ini dulu deh. Karena ternyata nggak semua keyboard Android aman, dan di balik kecantikan mereka justru terdapat segudang bahaya yang siap mengintaimu.

Kali ini kami akan membeberkan alasan yang menyebabkan aplikasi keyboard Android tidak aman, dan kenapa kamu harus segera mencopotnya.

Ancaman Eksploitasi Data

Ketika ada sebuah aplikasi PDF yang tiba-tiba meminta akses ke mikrofon dan kontakmu, kira-kira apa yang ada di pikiranmu saat itu? Mungkin kamu bakal curiga dengan aplikasi tersebut, ya kan? Pasalnya aplikasi pembaca PDF tidak membutuhkan akses mikrofon atau kontak agar dapat beroperasi.

Tapi kasusnya berbeda dengan aplikasi keyboard pihak ketiga. Aplikasi ini biasanya malah minta akses ke banyak hal mulai dari kamera, mikrofon, kontak, sampai ke penyimpanan perangkat. Padahal kalau dipikir-pikir, nggak ada hubungannya keyboard dengan izin-izin seperti itu kan? Namun sayangnya, mayoritas pengguna aplikasi keyboard justru nggak menyadari keanehan tersebut.

Mayoritas pengguna aplikasi keyboard (contoh Go Keyboard, Kika Keyboard, Emoji Keyboard, dll) sebenarnya telah mengambil ‘risiko lebih dari yang mereka sadari.’ Lho kok bisa?

Jadi saat kamu memberikan izin yang diminta oleh aplikasi keyboard, aplikasi tersebut otomatis akan bisa membaca kontakmu, mengambil gambar dan video, membaca konten penyimpanan ponselmu, merekam audio lewat mikrofonmu, dan bahkan bisa merekam semua data di ponselmu.

Selain itu saat kamu pakai aplikasi keyboard pihak ketiga, semua yang kamu ketik di ponsel Android-mu otomatis akan melewati papan ketik. Itu artinya keyboard-mu juga akan punya akses ke kata sandi, email pribadi, dokumen, dll yang ada di ponselmu.

Nah masalahnya, beberapa pengembang aplikasi terkadang menyalahgunakan hak istimewa ini. Sebuah laporan di tahun 2017 oleh firma aset keamanan AdGuard, menunjukkan bagaimana Go Keyboard mengumpulkan data pribadi dari jutaan penggunanya. Aplikasi tersebut kemudian mengirim data yang diambil ke server jarak jauh, lalu diduga mereka membagikannya dengan pihak ketiga.

Kejadian yang lebih parah terjadi di tahun 2019. Menurut laporan dari perusahaan riset Upstream, keyboard Android bernama ai.type nggak cuma mencuri data pengguna, tapi juga melakukan pembelian digital tanpa izin menggunakan informasi perbankan penggunanya (aplikasi tersebut sudah dihapus dari Play Store).

Haruskah Kita Berhenti Pakai Aplikasi Keyboard?

Sebenarnya pilihan ada di tanganmu. Apakah kamu masih tetap memasang keyboard pihak ketiga atau pakai versi default dari Google Gboard.

Kalau kamu masih mau menggunakan keyboard kustom, ada beberapa pilihan keyboard aman yang bisa kamu pakai. Contohnya SwiftKey bikinan Microsoft. Dengan lebih dari satu miliar unduhan di Play Store, aplikasi ini telah digunakan oleh mayoritas pengguna Android. Aplikasi ini hadir dengan tema yang indah, GIF, emoji, dan beberapa fitur teks prediktif yang cukup baik.

    %d blogger menyukai ini: