Zenbook 14 space banner
Zenbook 14 space banner
Zenbook 14 space banner

5 Alasan Mengapa Lebih Baik Kamu Berhenti Bermain Mobile Legends

Hadirnya Mobile Legends sejak awal memang banyak menyita perhatian dari masyarakat Indonesia. Banyak orang yang sudah benar-benar tergila-gila dengan permainan berjenis MOBA ini.

Banyaknya peminat dari game ini sampai-sampai game Mobile Legends masuk kedalam kategori “game sejuta umat”.

popculture.id

Arti dari kategori ini adalah bahwa game Mobile Legends  memang sudah dimainkan oleh semua kalangan dari anak kecil hingga orang tua.

Namun efek dari bermain game Mobile Legends secara berlebihan juga tidak baik, berbagai efek buruk dapat terjadi jika kamu terlalu berlebihan memainkan game ini.

Bagi kalian yang masih memainkan game Mobile Legends secara berlebihan, berikut ini adalah 5 alasan yang  mungkin bisa kamu jadikan pertimbangan buat berhenti bermain Mobile Legends.

Pemain yang toxic

Sumber Gambar : GGWP.id

Yang pertama adalah adanya pemain yang Toxic. Mungkin sekarang Toxic Players ada dimana-mana.

Mereka bisa kamu temukan di tier Warrior hingga di Mythic. Toxic Player adalah pemain yang merasa dirinya paling jago dan paling paham mengenai game ini.

Akhirnya Toxic Player ini akan menciptakan kepribadian yang lebih egois, ingin menang sendiri, dan bahkan ingin jadi pemimpin.

Biasanya pemain ini jika diabaikan atau dilawan malah ngerusuh di kolom chat dan mainnya enggak bener sama sekali.

Maka dari itu untuk menghindari terciptanya kepribadian seperti itu, sebaiknya mulai dari sekarang pertimbangkan lagi untuk bermain Mobile Legends.

Bikin emosi

Sumber Gambar : Stok Gambar Lucu

Nah, yang kedua ini seringkali dialami hampir semua pemain jika terjadi beberapa masalah dalam game Mobile Legends ini.

Biasanya emosi mulai muncul ketika toxic player muncul di tim kita, atau bisa juga gara-gara masalah sinyal dan lag yang terjadi di dalam game.

Jika sudah seperti ini, lalu apa yang harus dilakukan? Dengan adanya emosi mungkin sebuah game bukan lagi sebuah hiburan bagi kita.

Mengganggu produktivitas

Sumber Gambar : tekno.kompas.com

Sudah banyak yang beranggapan jika bermain game dapat menyebabkan kecanduan. Ya! ungkapan itu sangatlah benar.

Kebanyakan orang yang bermain game memang selalu kecanduan dengan game tersebut. Akibatnya berbagai hal negatif pun semakin bermunculan dari diri kita.

Jika kamu main secara terus menerus dan selalu menang, mungkin hal ini bisa dibilang bagus. Namun apa jadinya jika kamu mendapatkan tim yang enggak kompak dan akhirnya harus lose-streak? Pasti akan rugi bukan?

Nah akibat dari hal seperti itu sangatlah buruk untuk diri kita, akibatnya waktu kita yang berharga bisa hilang dengan percuma, produktivitas kita jadi terganggu.

Bahkan karena emosi dan waktu yang terbuang dengan percuma tersebut, membuat diri kita menjadi lebih malas.

Solo playing itu hampir mustahil

Sumber Gambar : Yunoya

Jika kamu tipe orang yang lebih suka bermain Mobile Legends sendirian atau solo player, alangkah baiknya jangan dilanjutin lagi deh.

Karena sekarang bermain Mobile Legends sendirian sudah mustahil dilakukan, terlalu banyak kutukan yang terjadi di tiap-tiap tiernya.

Lebih baik kamu cari saja teman mabar yang sesuai dengan kemampuanmu. Atau jika memang sudah tidak ada dan kamu merasa putus asa mencari tim, kamu bisa juga berhenti memainkannya.

Lupa bersosialisasi

Sumber Gambar : mastekno.com

Yang terahir adalah pengaruh terburuk dari ketergantungannya bermain Mobile Legends. Saking kecanduannya bermain Mobile Legends sampai-sampai banyak orang yang lupa bersosialisasi dengan masyarakat sekitarnya.

Terkadang ada juga pemain yang terlalu asik bermain hingga akhirnya terjadi minimnya komunikasi karena si pemain terlalu fokus pada game yang dimainkannya.

Alhasil si pemain ini pun dicap asik sendiri atau bahkan apatis.

Yang perlu kalian ingat adalah, game seharusnya menjadi kegiatan untuk melepas penat dan hiburan ditengah-tengah kesibukan.

Jangan sampai bermain game justru membuatmu lebih stres, dan bahkan menghilangkan kehidupan yang sesungguhnya kamu miliki.

    %d blogger menyukai ini: