5 Kebiasaan yang Bisa Merusak Baterai Smartphone

baterai smartphone

Baterai smartphone cepat rusak? Hentikan kebiasaan-kebiasaan ini!

Pernah, gak sih, kamu memiliki smartphone yang baru beberapa bulan tapi baterainya sudah terlalu cepat drop? Jika pernah, mungkin kamu kurang memperhatikan kebiasaan kamu dalam menggunakan smartphone.

Selain harus selalu menjaga kebersihan dan merawatnya, terkadang ada hal-hal sepele yang terlupakan dan malah menjadi masalah bagi smartphone kamu, salah satunya pada bagian baterai.

[irp posts=”54122″ name=”Ponsel-Ponsel Ini Memiliki Baterai Kapasitas Tinggi”]

Smatphone canggih sekalipun kalau baterainya cepat drop rasanya percuma. Kalau jaman dulu kamu bisa dengan mudah mengganti baterai karena belum tertanam didalam smartphone, nah kalau sekarang? Bisa repot.

Terus bagaimana cara merawat baterai agar tidak cepat drop? Nah kamu harus menghilangkan kebiasaan-kebiasaan di bawah ini:

Charge smartphone disaat kondisi baterai 0%

baterai smartphone

Salah satu kebiasaan yang paling sering dilakukan oleh para pengguna smartphone, mungkin termasuk kamu. Charge smartphone saat kondisi baterai 0%.

Pada umumnya, smartphone sekarang ini menggunakan baterai tipe Li-on dan akan tetap awet jika disi saat kondisi baterai sekitar 20% dan boleh selesai charge jika kondisi baterai sudah 80% atau lebih.

Mengisi daya smartphone saat baterai 0% memang tidak langsung membuat baterai rusak. Namun bisa mengurangi umur baterai itu sendiri. Smartphone canggih tapi tahan tidak sampai 6 bulan, mau?

Baterai smartphone baru harus dicharge sampai 100%

baterai smartphone

Kamu masih beranggapan kalau smartphone baru sekarang ini harus dicharge dulu sampai 100% sebelum digunakan? Itu salah.

Faktanya, hal tersebut hanya berlaku untuk smartphone jadul yang masih menggunakan nikel untuk bahan baterainya.

Sekarang ini, baterai smartphone sudah menggunakan bahan Lithium Ion dan dengan tipe ini smartphone bisa langsung digunakan tanpa harus dicharge sampai 100% terlebih dahulu.

Menggunakan smartphone saat dicharge

baterai smartphone

Kebiasaan buruk yang harus segera ditinggalkan! Ini serius, karena selain bisa merusak kondisi baterai juga bisa membahayakan penggunanya.

Jika charge smartphone, lebih baik dibiarkan saja sampai terisi penuh. Setelah itu kamu bisa menggunakannya lagi.

Menggunakan smartphone dalam kondisi charge sama saja membuang waktu karena prosesnya menjadi lebih lama dan pasti akan mengurangi umur baterai smartphone sendiri.

Sembarang menggunakan charger

baterai smartphone

Disaat membeli smartphone baru, pastinya telah dilengkapi dengan charger ori yang sudah ada didalam box pembelian, rawat baik-baik charger tersebut!

Jangan pernah sekalipun memakai sembarang¬†charger¬†untuk¬†smartphone¬†kamu karena setiap¬†charger¬†yang ada didalam box sudah “jodoh” dengan¬†smartphone-nya.

Karena besaran arus listrik dan tegangannya pasti sudah sesuai, Dikhawatirkan jika menggunakan charger yang berbeda akan merusak kualitas baterai.

Terlalu sering memakai Power Bank

baterai smartphone

Faktanya, 7 dari 10 orang pengguna¬†smartphone¬†pasti terdapat Power Bank¬†didalam tasnya, ini survey menurut saya sendiri, sih. ūüėú

Tahukah kamu? Menggunakan Power Bank sebenarnya sama dengan menggunakan charger yang tidak asli karena arus listrik yang masuk kedalam baterai tidak sesuai dan akan mengurangi umur baterai.

[irp posts=”52016″ name=”Melihat Seberapa Banyak Aplikasi Android Memakai Baterai”]

Menggunakan Power Bank pakai kabel charger kw sambil ditinggal tidur? Selesai sudah, silakan siapkan uang untuk membeli smartphone baru.

Itulah kebiasaan-kebiasaan buruk yang bisa membuat baterai¬†smartphone¬†cepat rusak/drop. Kamu pasti pernah melakukan semuanya. Iya, kan? Sama, saya juga. ūüėź

%d blogger menyukai ini: