7 Cara Memilih Asuransi Kesehatan yang Tepat

Asuransi kesehatan menjadi salah satu hal penting yang kini banyak dibutuhkan. Dengan memiliki asuransi kesehatan, kamu dan keluarga akan mendapatkan proteksi kesehatan.

Seperti diketahui, asuransi kesehatan adalah sebuah jenis produk asuransi yang diperuntukkan untuk memberikan jaminan kesehatan kepada para tertanggungnya apabila tertanggung mengalami sakit atau kecelakaan.

Perusahaan-perusahaan asuransi menawarkan asuransi kesehatan dengan beragam pilihan, mulai dari perlindungan biaya rawat inap di rumah sakit hingga perawatan jalan pra dan pasca proses rawat inap di rumah sakit.

Namun, banyaknya perusahaan asuransi yang menawarkan asuransi kesehatan ini terkadang membuat sebagian orang bingung harus memilih yang mana. 

Apalagi tiap perusahaan menawarkan jenis pertanggungan dan pengecualian yang berbeda-beda dari masing-masing polis asuransi.

Namun, sebelum mengetahui apa saja tips memilih asuransi kesehatan, sebaiknya lebih dulu ketahui apa saja alasan memiliki produk proteksi satu ini.

Alasan Memiliki Asuransi Kesehatan 

Kesehatan menjadi salah satu hal berharga yang harus dijaga. Selain, meningkatkan daya tahan tubuh agar terhindar dari berbagai penyakit, kamu juga butuh perlindungan ekstra, salah satunya dengan asuransi kesehatan agar dapat menikmati hidup dengan tenang dan nyaman. 

Berikut ini beberapa alasan mengapa kamu butuh Asuransi Kesehatan, yaitu:

  • Memberikan perlindungan kesehatan bila Anda sewaktu-waktu sakit, baik itu penggantian obat dan pemeriksaan atau ingin melakukan pemeriksaan terhadap penyakit.
  • Mengurangi biaya yang dikeluarkan bila terpaksa harus dirawat atau menjalani opname di rumah sakit ketika terserang penyakit atau kecelakaan serta membantu mengurangi biaya operasi atau persalinan saat keadaan darurat.

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli Asuransi Kesehatan

Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli asuransi kesehatan:

Jumlah copayment

Pilih jenis Asuransi Kesehatan dengan copayment agar tidak perlu membayar dan dapat menikmati klaim secara penuh.

Jangka waktu seumur hidup

Pastikan asuransi kesehatan yang dipilih dapat bertahan seumur hidup untuk menikmati perlindungan setiap saat. PIlihlah jenis asuransi yang dapat diperpanjang jangka waktunya.

Masa tunggu penyaki:

Perhatikan dengan baik masa tunggu penyakit dari asuransi yang dipilih sehingga dapat dimanfaatkan dengan baik. Pilihlah asuransi dengan masa tunggu yang tidak terlalu panjang.

Biaya kamar

Perhatikan perhitungan biaya kamar rumah sakit yang ada sehingga lebih baik mengajukan sebuah polis dengan biaya kamar dan pelayanan yang lebih tinggi agar Anda nyaman ketika berada di rumah sakit.

Tips memilih asuransi kesehatan yang bagus 

Dalam memilih asuransi kesehatan, sebaiknya tidak dilakukan secara sembarangan atau asal pilih. Berikut ini adalah tipsnya:

1. Lakukan riset terlebih dahulu

Sebelum membeli asuransi kesehatan, kamu harus melakukan riset terlebih dahulu terhadap perusahaan asuransi tersebut. Pastikan perusahaan yang menyediakan asuransi kesehatan ini sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan). 

Kemudian, cek bagaimana proses klaim asuransinya, apakah mudah dan cepat. Berapa jumlah nasabah yang menggunakan produk mereka. 

Perusahaan asuransi terbaik biasanya memiliki jumlah nasabah yang melimpah. Hal ini mengindikasikan kalau perusahaan asuransi tersebut terpercaya serta memiliki pelayanan yang bagus sehingga nasabah merasa senang dan puas menggunakan produk mereka. 

Selain itu, kamu juga harus mencermati setiap produk yang ditawarkan dan bandingkan dengan perusahaan asuransi lainnya. 

2. Pelajari baik polis asuransi kesehatan yang dipilih 

Polis asuransi adalah sebuah bukti perjanjian tertulis atau kontrak kerjasama tertulis antara perusahaan asuransi (penanggung) dengan nasabah pengguna layanan asuransi (tertanggung) yang di dalamnya memuat syarat umum polis, hak dan kewajiban penyedia asuransi, pengecualian proteksi, pembatalan polis, dan sebagainya. 

Baik asuransi kesehatan, asuransi jiwa, maupun asuransi kerugian, kontrak kerja sama ini disebut dengan polis asuransi. 

Ketika hendak membeli asuransi kesehatan ataupun asuransi lainnya, pastikan kamu sudah mempelajari dengan baik isi polisnya. Sebab, polis yang sudah ditandatangani berarti semua proses pembayaran premi, klaim asuransi, dan proses lainnya akan berjalan mutlak sesuai dengan yang tertera di dalam polis. 

3. Pilih sesuai kebutuhan dan kemampuan bayar

Cari tahu jenis asuransi kesehatan seperti apa yang kamu butuhkan. Apakah kamu butuh asuransi kesehatan yang dapat memberikan manfaat lengkap, mulai dari rawat inap, rawat jalan, menanggung risiko penyakit kritis, dan sebagainya?

Dengan mengetahui jenis asuransi kesehatan yang dibutuhkan, akan memudahkan kamu saat memilih asuransi kesehatan nantinya. 

Selain itu, kamu juga sebaiknya memilih asuransi dengan besaran premi yang sesuai dengan kemampuan keuanganmu. Memilih asuransi dengan besaran premi diluar kemampuan keuangan hanya akan menyulitkan kamu saat proses pembayaran premi nanti.

4. Memiliki rumah sakit rekanan yang luas

Ketika memilih asuransi kesehatan, cari tahu juga apakah perusahaan asuransi tersebut memiliki rumah sakit rekanan yang luas. Jangan sampai memilih asuransi kesehatan yang menawarkan perlindungan terhadap berbagai penyakit, tapi asuransi tersebut hanya diterima di beberapa rumah sakit saja. 

Jadi, pastikan rumah sakit rekanan asuransi tersebut tersebar luas di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk wilayah domisili kamu saat ini. Dengan begitu, kamu bisa menggunakan asuransi kesehatan ini dengan mudah. 

5. Proses klaim mudah

Selain memastikan kalau perusahaan asuransi memiliki rumah sakit rekanan yang luas, memastikan proses klaim yang mudah juga harus kamu pertimbangkan saat memilih asuransi kesehatan. 

Proses klaim yang sulit, lambat, dan tidak jelas hanya akan mempersulit kamu saat ingin merasakan manfaat yang ditawarkan oleh asuransi kesehatan. 

6. Pilih pertanggungan asuransi kesehatan murni

Jika sudah memiliki investasi, akan lebih baik jika memilih asuransi kesehatan murni saja. Dengan begitu, kamu bisa merasakan manfaat asuransi kesehatan secara maksimal. 

Hal ini tentu berbeda ketika kamu memilih asuransi unit link di mana premi yang kamu bayarkan akan dibagi menjadi 60 persen untuk investasi dan 40 persen untuk asuransi kesehatan sehingga kamu tidak bisa 100 persen merasakan manfaat investasi maupun asuransi. 

7. Memiliki kebijakan double claim

Double claim adalah fasilitas yang memungkinkan kamu sebagai nasabah untuk mengajukan klaim ke dua perusahaan asuransi yang berbeda apabila asuransi kesehatan pertama tidak mencukupi. Sebagai contoh, kamu punya dua asuransi, kemudian harus dirawat inap selama dua hari dengan biaya Rp500 ribu. 

Sementara itu, asuransi pertama hanya memberikan uang pertanggungan sebesar Rp300 ribu per harinya. Nah, untuk menutupi kekurangan Rp200 ribu tersebut, kamu mengajukan double claim di perusahaan asuransi kedua sehingga kamu tidak perlu membayar uang yang kurang tersebut. 

Fasilitas double claim ini akan sangat membantu kamu ketika menghadapi situasi seperti ini. Jadi, carilah perusahaan asuransi yang memiliki kebijakan double claim serta pahami syarat dan cara klaimnya. 

    %d blogger menyukai ini: