4 Cara Smartphone Melenyapkan Penduduk Dunia

Apakah kalian salah satu orang yang tidak bisa lepas dari smartphone walau satu hari saja? Kebanyakan orang kini pasti akan menjawab “Ya”. Smartphone telah menjadi kebutuhan paling penting dalam kehidupan kalian bukan? Semua hal yang bisa kalian lakukan walaupun hanya dengan menggunakan satu smartphone saja. Misalnya bersosial media, main game atau bahkan mencari semua hal di internet.

Selain itu manfaat smartphone memang sangat banyak. Dimulai dari fungsinya sebagai media komunikasi, hingga bisa digunakan untuk mengasah pengetahuan tentang apa saja. Semua itu bisa kalian lakukan dengan menggunakan smartphone. Tapi, dibalik itu semua apakah kalian tahu bahwa smartphone juga bisa melenyapkan penduduk dunia? Penasaran? Simak ulasan kami berikut.

Racun dalam Touchscreen

Zaman sekarang bisa dikatakan hampir semua orang menggunakan smartphone dengan touchscreen. Dengan menggunakan Touchscreen kita memang lebih mudah dalam menjalankan smartphone. Terlebih untuk mengetik pesan. Bisa lebih mudah dan tidak perlu susah-susah memencet tombol seperti hp jadul. Tapi dibalik itu semua, ternyata ada suatu zat kimia yang digunakan untuk melapisi touchscreen yang bernama Z-Hexane.

Zat ini ternyata sangat beracun lho,ย bahkan terbukti bisa merusak sistem syaraf kita. Selain itu, banyak juga pekerja pabrik smartphone yang mengalami keracunan zat kimia ini. Mereka yang menghirupnya dalam jumlah banyak dan kurun waktu lama bisa mengalami beberapa gangguan seperti mual, pusing, gampang capek, dan bahkan mengalami gangguan syaraf.

Bagi kalian yang biasanya sering pusing atau mengalami beberapa gangguan yang kami sebutkan di atas, bisa saja hal tersebut disebabkan kalian terkontaminasi zat kimia beracun dari touchscreen.

Racun dari Limbah Smartphone

Sumber gambar: Sorot Sukoharjo

Mungkin banyak yang belum tahu bahwa limbah dari smartphone ini sangat beracun. Ada sebuah kota Mongolia bernama Baotou. Limbah dari pembuatan berbagai komponen smartphone ini telah meracuni sebuah danau yang ada di kota tersebut.

Sebenarnya di kota tersebut ada sekitar 70% mineral yang menjadi salah satu bahan baku pembuatan smartphone. Namun, sayangnya proses pembuatan smartphone ini melibatkan suatu zat beracun yang bernama zat Cerium. Zat Cerium inilah yang bisa meracuni danau.

Yang lebih parah lagi, banyak masyarakat di sekitar danau yang terserang kanker darah, migrain dan juga arthritis karena danau ini jadi sumber air minum dan mereka nekat mengambil air dari sana.Tidak hanya itu saja, tanaman serta binatang bahkan langsung mati. Sehingga masyarakt menjadi tidak dapat lagi bercocok tanam maupun beternak. Kasihan sekali bukan?

Internet dapat Merusak Atmosfer

Sumber gambar: Patrasevents

Kalian tentu sudah mengetahui bahwa internet dikendalikan oleh sebuah server bukan? Nah, server yang mengendalikannya tentu saja harus bisa berfungsi selama 24 jam. Kalian bisa bayangkan, jika beberapa detik saja server tidak berfungsi, maka internet yang ada juga tidak akan bisa digunakan. Kalian tahu bukan bagaimana rasanya jika tiba-tiba kehilangan sinyal internet?

Karena dituntut harus berfungsi selama 24 jam, maka listrik yang digunakan oleh server ini juga sangat besar guys. Bahkan setiap tahunnya, internet bisa menghasilkan 2% polusi karbon dan juga menghasilkan 830 juta gas Karbondioksida (CO2). Dan jumlah sebanyak itu diperkirakan akan meningkat 3 kali lipat di tahun 2020. Industri ini sebaiknya segera mencari sumber energi alternatif agar tidak mempercepat rusaknya atmosfer bumi.

Derita Dibalik Baterai Smartphone

Sumber gambar: Akurat

Tahukah kalian bahwa baterai smartphone ini dibuat dari campuran Graphite, Lithium dan juga Cobalt. Nah tiga komponen dasar ini nanti akan dapat membuat baterai dan didapatkan dari pertambangan. Proses penambangan inilah yang membuat banyak orang disana menderita.

Penambangan Graphite yang ada di China nyatanya menghasilkan abu yang dapat meracuni udara serta membunuh semua tanaman yang berada di sekitar daerah tambang. Sementara itu di Kongo, tambang Cobalt juga menggunakan tenaga kerja gratisan serta tingkat keamanan yang sangat minim. Selain menggunakan tenaga kerja tanpa upah, masih ada penambangan Lithium di Cili yang merusak alam serta membangun lokasi pertambangan yang sama sekali tidak layak huni. Wah, ternyata mengerikan seperti itu ya guys.

Itu tadi beberapa cara smartphone yang bisa melenyapkan penduduk dunia kedepannya. Kalau mengetahui fakta dibalik itu semua jadi sedih kan? Lalu, bagaimana menurut kalian dalam menyikapi fakta tersebut?