Zenbook 14 space banner
Zenbook 14 space banner
Zenbook 14 space banner

Catatan Hitam Perusahaan Apple yang Belum Banyak Diketahui Publik

Indri Penulis

Apple selama ini dikenal sebagai salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia. Perusahaan teknologi ini telah banyak memasok produk dengan teknologi terbaru.

Tidak hanya itu saja, kualitas yang ditawarkan Apple dalam setiap produk juga tidak perlu diragukan. Dibuat menggunakan bahan-bahan berkelas, membuat kualitas produk mereka masuk kelas premium.

popculture.id

Oleh sebab itu, tidak heran bila hampir semua produk keluaran Apple dibanderol dengan harga mahal. Namun itulah yang membuat mereka begitu berkelas dan terkenal di dunia.

Apple adalah perusahaan raksasa teknologi yang mempunyai nilai sangat besar. Hal tersebut terbukti dengan suksesnya setiap produk yang mereka rilis ke pasaran.

Terdapat berbagai produk Apple yang sukses seperti iMac, iPhone, MacBook, hingga iPod. Berbagai produk tersebut pasti selalu mendapat respon positif dari penggemarnya atau Apple Fanboy.

Menjadi perusahaan terkenal selain Google, Apple rupanya tidak menuai jalan mulus. Terdapat beberapa catatan hitam yang menghiasi perjalanan perusahaan teknologi tersebut.

Selama ini ada banyak cerita yang menyertai kisah sukses Apple. Namun dibalik kesuksesan tersebut, rupanya Apple mempunyai catatan buruk yang mungkin belum diketahui publik.

Berikut beberapa catatan hitam perusahaan Apple yang mungkin belum diketahui publik. Beberapa catatan hitam tersebut antara lain:

Sumber Gambar : Respawnables Wiki

Mundurnya Ronald Wayne

Ronald Wayne merupakan salah satu pendiri Apple. Dia telah menjual saham Apple yang dimiliki sebanyak 10 persen, yaitu dengan harga $800.

Disusul satu tahun kemudian, Ronal Wayne kemudian menjual saham yang dia miliki seharga $1.500. Mungkin bila dia tidak menjual saham pada waktu awal Apple berdiri, maka nilainya saat ini mungkin dapat menembus $35 Triliun.

Walaupun begitu, Ronald Wayne sama sekali tidak menyesali hal tersebut. Hal ini diketahui dari hasil wawancara Wayne bersama salah satu media.

Wayne mengatakan jika alasannya keluar dari Apple, adalah karena dia melihat perusahaan tersebut bukan lagi tempat yang cocok untuknya, terlebih dalam mengembangkan diri di sisa hidupnya.

Menurut pengakuan Wayne, Steve Jobs dan Steve Wozniak mempunyai proyek untuk diri mereka sendiri. Mereka hanya ingin mengubah dunia dengan caranya sendiri. Sementara itu, Wayne juga ingin mengubah dunia dengan caranya sendiri.

Apple Bekerjasama Dengan NSA

Edward Snowden merupakan mantan pegawai CIA. Dia membocorkan bahwa perusahan raksasa teknologi, telah memberikan data pada National Security Agency (NSA).

NSA sendiri merupakan lembaga keamanan di Amerika Serikat. Dan Apple menjadi salah satu perusahaan teknologi yang dituduh terlibat dalam masalah tersebut.

Walaupun pihak Apple telah membantah tuduhan tersebut, namun diduga kuat mereka menjadi salah satu pelakunya.

Sebab Snowden mengatakan jika NSA telah memiliki akses langsung terhadap Apple. Mereka juga dituding telah mengumpulkan data tersebut, dengan alasan keamanan nasional.

Oleh sebab itu, NSA pada akhirnya mendapat kecaman dari berbagai negara. Selain itu, Amerika Serikat juga dipandang arogan, karena menyadap pengguna internet tanpa ijin terlebih dahulu.

[irp posts=”57462″ name=”Beberapa Fakta Tentang Apple yang Jarang Diketahui”]

Perlakuan Tidak Layak Pada Buruh

Sebenarnya ada beberapa gadget Apple, yang dirakit oleh perusahaan Foxconn di Cina. Selama ini telah banyak berita yang melaporkan, jika karyawan pabrik tersebut mendapat perlakukan yang tidak manusiawi.

Salah satunya adalah gaji yang sangat rendah, ditambah lagi lingkungan kerja yang tidak layak. Semua penderitaan tersebut ditambah dengan tuntutan kerja yang tinggi.

Yang lebih parah, telah banyak karyawan Foxconn yang dikabarkan bunuh diri. Hal tersebut dilakukan karena karyawan tersebut tidak kuat dengan perlakuan pabrik.

Dan akhirnya pihak Apple yang dituduh, sebab tidak memperhatikan kondisi buruh yang bekerja pada perusahaan mereka.

Walapun Foxconn juga merakit gadget untuk vendor lainnya, namun Apple adalah klien terbesar mereka. Ditambah lagi dengan harga gadget yang sangat mahal, seharusnya Apple bisa lebih memperhatikan kesejahteraan buruh.

    %d blogger menyukai ini: