Data Adalah Mata Uang Masa Depan

“Data adalah mata uang masa depan”, begitulah ungkapan yang sering saya dengan akhir-akhir ini. Apakah memang sedemikian pentingkah data itu?

Penggunaan data tak bisa dilepaskan dari kehidupan manusia. Mulai dari kita daftar ujian masuk sekolah, daftar Facebook, Instagram dan akun media sosial lain, bahkan penggunaan data sudah dimulai sejak manusia diciptakan. Jika kalian tahu apa itu DNA, maka informasi tentang diri kita tersimpan di dalamnya.

Tak hanya media sosial ataupun DNA manusia, industri lain juga menggunakan data untuk mendapatkan insight dari para pelanggannya. Termasuk industri perbankan.

Bank BCA sebagai salah satu bank swasta terbesar di Indonesia tak mau ketinggalan untuk mengajak talenta-talenta big data Indonesia untuk mengolah data dan menemukan solusi inovatif untuk membantu memecahkan masalah yang dialami oleh industri.

Bekerjasama dengan DailySocial.id, Algoritma, dan Kaskus dalam proses penyelenggaraannya, BCA menghadirkan roadshow Finhacks 2018 #DataChallange. Berbeda dengan dua event sebelumnya, kali ini BCA menggandeng komunitas data science untuk terlibat diacara ini.

Roadshow ini rencananya akan diselenggarakan di tiga kota Indonesia, yaitu Jakarta (1 September 2018), Yogyakarta (9 September 2018) dan Bandung (15 September 2018). Kebetulan saya menghadiri roadshow yang diselenggarakan di kota Yogyakarta.

Di kota tersebut, ada tiga pemateri yang datang, yaitu Adhitya Bhaswara (Data Scientist Bank BCA), Doan Siscus (Head of Data Analytics Traveloka) dan Marsya Juwita Aderizal (Product Manager Data dan AI Microsoft Indonesia).

Ketiganya memaparkan bagaimana pentingnya mengolah data yang berpusat pada konsumen. Yang pada akhirnya akan membantu perusahaan untuk membuat produk dan fitur yang mampu membantu menyelesaikan masalah-masalah yang sering dihadapi oleh konsumen.

Selain adanya pemaparan dan insight dari masing-masing narasumber, roadshow ini juga menyelenggarakan kompetisi dengan total hadiah 480 juta rupiah. Peserta yang mengikuti kompetisi ini dituntut untuk mengembangkan model matematika yang mampu memberikan solusi perbankan, yaitu: credit scoring, fraud detection dan ATM cash optimization.

Kompetisi ini terbuka untuk umum. Buat kalian yang tertarik untuk ikut, langsung saja kunjungi web resminya di https://finhacks.id/. Pendaftaran peserta telahd ibuka dari tanggal 8 Agustus 2018 dan akan berakhir pada tanggal 8 Oktober 2018.

Akan ada pre assesment test secara online melalui web tersebut. Bagi kalian yang lolos, akan mengikuti babak online data challange. Dari ketiga kategori di atas (credit scoring, fraud detection dan ATM cash optimization), akan dicari masing-masing 5 tim terbaik (akan ada 15 finalis) untuk berlomba di babak final (Demo Day) yang diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 14 November 2018.

%d blogger menyukai ini: