Dukto: Tranfer File Lewat Wifi dengan Gampang

Anom Penulis

Setelah membahas aplikasi untuk transfer file lewat wifi seperti Easy Transfer dan Feem, sekarang saya mau membahas aplikasi satu lagi. Aplikasi ini bernama Dukto. Walau sekilas sama saja, ternyata Dukto memiliki beberapa kejutan.

Hal pertama yang patut disebut adalah cara kerja Dukto. Aplikasi transfer file ini bekerja seperti Feem. Masing-masing perangkat harus memiliki aplikasi yang bersangkutan, dan berada dalam jaringan wifi yang sama. Nanti akan terlihat perangkat yang memiliki Dukto di layar. Pilihan lain adalah dengan memasukkan alamat IP tujuan.

Seperti Feem, kita bisa memasukkan nama kita di perangkat. Selain itu, kita juga bisa memilih folder tujuan, tempat file yang ditransfer akan disimpan.

Berikutnya, apakah ada perbedaan dengan Feem? Ada. Kritik saya terhadap aplikasi Feem adalah tidak ada notifikasi untuk perangkat yang akan dipasangkan. Untungnya, Feem memiliki pilihan untuk TIDAK LANGSUNG MENERIMA file. Sayangnya di Dukto belum ada pilihan itu. Saat saya mencoba mengirim file, wusss… file langsung terkirim.

Ada lagi perbedaan yang lain. Saat mengirim file di Feem akan terlihat perkembangan proses pengiriman. Kalau mengirim banyak file, masing-masing memiliki indikasinya sendiri. Di Dukto belum ada. Saat menerima file hanya terlihat indikator kecil di bagian atas layar. Begitu pula saat mengirim.

Di sisi lain, harus diakui aplikasi ini ringan dan cepat. Tidak ribet dan enak dipakai. Keuntungan lain yang layak disebut, aplikasi ini gratis. Bahkan tanpa iklan. Hanya ada tombol donasi. Itu pun bukan di aplikasi, tapi di situs Dukto.

Hal menarik lainnya, Dukto tersedia untuk berbagai platform. Baik untuk Windows (XP dan setelahnya), Mac OSX (10.6.x dan setelahnya), Linux (Ubuntu dan Fedora), Blackberry Playbook, iOS, Android, Windows Phone, bahkan Nokia Symbian. Bisa dilihat di situs Dukto.

Hal paling menarik justru hadir di sisi desain. Dukto menggunakan pivot seperti aplikasi Windows Phone lain. Judul halaman pivotnya agak kecil di bagian atas. Nah, kalau memperhatikan foto utama di atas, akan terlihat sesuatu yang lucu. Aplikasi Dukto untuk MacOS X juga memiliki desain pivot ala Windows Phone (walau tidak bisa di swipe 😀 ). Emanuele Colombo, developer Dukto, memang mengakui kalau ia terinspirasi oleh desain Metro dari Microsoft. Begitu terinspirasinya, sampai membawa tampilan antarmuka Metro ke Mac.

    %d blogger menyukai ini: