Zenbook 14 space banner
Zenbook 14 space banner
Zenbook 14 space banner

Edit Foto dengan Aplikasi Camera360 Sight

Anom Penulis

Beberapa waktu lalu kami memberitakan dirilisnya aplikasi Camera360 Sight di Windows Phone. Saat itu kami cukup kagum dengan banyaknya fitur yang ditawarkan. Apalagi dengan berbasis gestur. Kali ini kami mau membahas lebih jauh tentang aplikasi foto ini.

Walau tidak langsung terlihat, Camera360 Sight merupakan aplikasi foto yang powerful. Ia memiliki fungsi-fungsi utama fotografi yang hampir menyamai aplikasi Lumia Camera atau ProShot. Misalnya, Camera360 Sight memiliki auto focus atau manual focus, punya fitur HDR, ada white balance, timer, pengaturan frame, dan panduan grid.

popculture.id

Camera360 Sight juga memiliki fitur live filter yang membuat kita bisa langsung melihat hasil filter tersebut sebelum mengambil gambar. Sehubungan dengan filter ini, aplikasi ini juga bisa digunakan sebagai aplikasi edit foto. Juga dengan fitur yang hebat.

Fitur aplikasi ini banyak yang tersembunyi. Awalnya mungkin kita tidak memperhatikan. Tapi dengan gestur tertentu, fitur itu akan muncul. Saat hendak memotret, lakukan gerakan swipe ke bawah, dan beberapa pilihan (grid, mirror, HDR, dan white balance) akan muncul. Pilih sesuai keinginan.

Begitu pun untuk fokus. Bawaannya memang auto focus. Namun kalau kita tap-tahan, akan muncul fungsi fokus beserta slider pengaturan cahaya. Di kotak (kuning) fokus, ada slider yang kalau kita gerakkan ke kanan dan ke kiri akan merubah titik fokus. Kelemahannya di sini adalah slider fokus tersebut kurang terlihat (di gambar tuas slider sedang berada di paling kiri untuk titik fokus paling dekat).

Kalau kita melakukan gestur swipe dari bawah ke atas di layar Camera360 Sight, maka akan muncul pengaturan frame. Kita bisa memilih standard (full satu layar), rectangle (persegi panjang), atau square (bujur sangkar). Sangat fungsional kalau mau langsung untuk Instagram.

Untuk tombol lain di layar, saya pikir cukup jelas. Yang menarik memang tombol 3 lingkaran di sebelah kanan bawah. Di sana bisa kita temukan fungsi live filter. Tap tombol itu dan akan muncul 9 pilihan filter.

Seperti aplikasi kamera di Windows Phone lainnya, kita bisa mengakses galeri foto melalui gambar di pojok kanan atas. Di tampilan foto, kita bisa melihat detil teknis foto dengan membuka application bar dan memilih synopsis.

Bagaimana cara edit foto di Camera360 Sight? Sangat mudah. Harap diingat kalau aplikasi ini berbasis gestur.

Ikon pertama di application bar untuk edit foto adalah pengaturan posisi gambar. Kita bisa memilih rotate, reframe atau mirror. “Kok ada lagi? Kan di bagian kamera sudah ada?” Pilihan ini disediakan agar kita bisa menggunakan aplikasi ini sesuai kebiasaan kita.

Yang saya suka dari fungsi ini adalah tampilan sudutnya. Ada semacam busur derajat di bawah gambar. Saat kita mengatur putaran gambar secara bebas (tapdrag sudut gambar), pointer di busur itu akan menunjukkan berapa derajat kemiringannya. Berguna untuk yang memperhatikan detil editing.

Ikon kedua di application bar adalah untuk tampilan gambar. Ada cascade dan lens blur. Cascade akan mengatur intensitas cahaya, dan lens blur menghasilkan semacam efek tilt shift.

Yang saya suka pada bagian ini adalah pengaturan tersebut sangat natural. Bahkan efek blur hadir disesuaikan dengan tampilan blur seperti saat kita menggunakan DoF (depth of field) sempit di kamera DSLR. Kedua efek ini tidak lebay dengan tampilan yang berlebihan.

Ikon ketiga adalah filter. Ada banyak filter di aplikasi Camera360 Sight. Tap tanda expand di atas jejeran filter yang terlihat, maka semua filter akan muncul. Untuk mengatur intensitas filter tersebut, tap lagi filter yang kita pilih, maka akan muncul slider untuk mengaturnya. Slide (tap-drag) bagian itu, maka handle yg berwarna merah akan bergeser.

Berdasar pengalaman saya beberapa hari ini, akan lebih baik kalau kita mengatur cahaya dulu sebelum mencoba filter. Ya memang sebaliknya juga bisa. Tapi kalau foto terlalu gelap atau terang, tampilan filter kurang optimal. Silakan mencoba bolak balik dari editing tools ke filter untuk mencari yang paling bagus.

Ikon terakhir di application bar adalah editing tools. Di sini bisa ditemukan perangkat edit foto seperti pengaturan exposure, saturasi, ketajaman, sampai vignette. Sama seperti filter, untuk menampilkan slider pengaturan, pilih saja tool yang kita kehendaki.

Setelah kita puas dengan hasil edit foto, kita bisa menyimpan foto tersebut, atau menyimpannya sebagai copy dari file asli. Pilihan itu bisa didapat di application bar kalau kita buka (tap …). Bisa juga dengan memilih tombol back dan mengiyakan pilihan yang muncul dari notifikasi.

Kelemahan aplikasi Camera360 Sight justru juga merupakan kelebihannya. Saat pertama kali membuka aplikasi ini, kita tidak akan langsung menemukan semua fungsinya. Tapi cara ini juga yang membuat aplikasi ini menarik, dan tampil dengan bagus. Tidak sesak dengan berbagai tombol. Sejauh yang saya gunakan, aplikasi ini juga cepat dan lancar. Yah, kalau ada yang punya pengalaman berbeda bisa berbagi dengan yang lain.

Download aplikasi Camera360 Sight bisa dilakukan dengan gratis. Aplikasi ini bekerja di Windows 8 dan 8.1.

    %d blogger menyukai ini: