5 Fakta Unik Tentang Chromebook dengan Operating System yang Berbeda

Di era yang serba modern seperti sekarang ini, nampaknya laptop maupun PC dengan software Windows dan Apple sudah menjadi hal yang sangat umum di kalangan orang-orang saat ini.

Sekarang kamu bisa menjumpai berbagai jenis laptop tersebut dimanapun kalian berada. Dan adapun laptop dengan operating system yang sangat jarang ditemui adalah Linux dan Ubuntu.

Namun sekarang ada satu macam lagi jenis laptop dengan operating system yang berbeda, yaitu Google Chromebook Kira-kira apasih Chromebook ini? apa yang membuat laptop jenis ini berbeda dengan laptop-laptop yang lain?

Sebuah laptop hasil kolaborasi dengan Google

Sumber Gambar : The Verge

Google Chrome ini adalah sebuah produk laptop yang berafilasi dengan salah satu perusahan teknologi terbesar di dunia, yaitu Google.

Chromebook ini memiliki operating system yang hampir mirip dengan Apple yang menggunakan MacOs.ย  Laptop ini tidak menggunakan Windows seperti laptop pada umumnya, ia menggunakan operating system-nya sendiri yang bernama ChromeOS.

Melalui operating system ini, kamu dapat meng-install berbagai macam software dan aplikasi berbeda yang datang dari Google, termasuk salah satunyaย  adalah Android.

Sudah tidak memerlukan koneksi internet

Sumber Gambar : pando.com

Dulu ketika dirilis pada tahun 2011, ChromeOS ini memerlukan koneksi internet untuk bisa menggunakan software-nya seperti Google Docs.

Namun sekarang, operating system tersebutย  telah dikembangkan jauh menjadi lebih baik hingga para penggunanya dapat menggunakan aplikasi ini secara offline.

Itu artinya, setelah kamu meng-instalnya dipastikan program tersebut tetap dapat digunakan,meskipun tak ada koneksi internet.

Sangat ringan hingga mudah digunakan

Sumber Gambar : 9to5Google

Kata ringan disini adalah berlaku untuk banyak hal. Mulai dari berat laptopnya sendiri, harga, hingga operating system-nya.

Untuk berat laptop Chromebook paling ringan dipegang oleh Acer dengan berat yang hanya mencapai 1,3 kg saja. Sedangkan untuk masalah harganya, beberapa Chromebook sudah dapat kalian kantongi hanya dengan harga sekitar Rp3 jutaan.

Harga murah tersebut didapatkan karena operating system-nya yang tidak memberatkan performa laptop, sehingga wajar saja jika harganya lebih terjangkau.

Memiliki beragam merk

Sumber Gambar : pcmag.com

Kamu tak perlu bingung ketika memilih Chromebook mana yang paling baik. Seperti yang sudah dijelaskan diatas, jika Google Chromebook adalah sebuah laptop yang bekerja sama dengan Google.

Itu artinya semua jenis laptopnya mempunyai banyak merk, seperti Samsung Chromebook, Lenovo Chromebook, dan Acer Chromebook.

Selan itu ada juga produk original dari Google, seperti seperti Google Pixel Slate dan Google Pixelbook.

Operating system yang terbatas, namun mengagumkan

Sumber Gambar : laptopmag.com

Sama halnya dengan menggunakan MacOS yang harus diotak-atik terlebih dahulu sebelum akhirnya dapat digunakan untuk meng-install aplikasi Windows, ChromeOS pun juga sama demikian.

Saat menggunakan ChromeOS tidak mudah digunakan untuk meng-install software milik Windows maupun Mac.

Kamu justru akan lebih banyak mengunakan aplikasi dari Chrome yang bisa didapat dengan mudah dari browser Chrome atau Google Play Store.

Namun kamu tak perlu khawatir karena pilihannya bervariasi, sehingga hal-hal penting yang kamu butuhkan bisa kamu dapatkan semua disana.