11 Film Dokumenter Keren yang Asik Ditonton

johnny ive di film dokumenter objectified

Mungkin tidak semua orang suka nonton film dokumenter. Kesannya terlalu serius, dan tidak menghibur. Sebenarnya tidak juga. Banyak film dokumenter yang bagus, keren, dan menarik untuk ditonton.

Di bawah ini, saya mendaftar beberapa film dokumenter yang asik ditonton. Kenapa asik? Ya karena kata itu menurut saya pas menggambarkannya.

Saya tidak mengelak kalau mungkin ada banyak film dokumenter yang lebih berkualitas, lebih populer, atau disebut terbaik. Misalnya The Act of Killing karya Joshua Oppenheimer, Bowling for Columbine karya Michael Moore, atau Cave of Forgotten Dreams karya Werner Herzog.

Sah juga kalau mau bilang pilihan di bawah ini subyektif. Lha wong memang pilihan saya. 😀

Nah, mari kita mulai saja.

TT3D Closer To The Edge (2011)

Film yang dinarasikan oleh Jared Leto ini menceritakan balapan motor Isle of Man TT (Tourist Trophy) pada tahun 2010. Closer To The Edge menyorot beberapa pembalap papan atasnya, terutama Guy Martin. Selain pengambilan gambarnya keren, yang membuat film ini menarik adalah cerita tentang dedikasi tiap pembalap untuk jadi the King of The Mountain, dan kejadian dramatis di balapan tahun itu (dua pembalap meninggal, dan dua masuk rumah sakit).

Ya, faktanya Isle of Man TT sering disebut sebagai salah satu balapan motor paling berbahaya di dunia. Antara tahun 1907 sampai 2015, sudah ada kecelakaan fatal sebanyak 246 dengan 141 di antaranya adalah para pembalap.


It Might Get Loud (2008)

Film ini menampilkan Jimmy Page (gitaris Led Zeppelin), The Edge (gitaris U2), dan Jack White (The White Stripes dan The Raconteurs) yang berdiskusi tentang gitar. Masing-masing bertukar cerita tentang pengalamannya dan bagaimana mereka mengembangkan gaya bermain mereka, termasuk gitar khas yang dimiliki.

Salah satu adegan menarik adalah ketika Jimmy Page menunjukkan permainan gitarnya. The Edge dan Jack White langsung mendekat dengan wajah senang. Bagaimana lagi, saat mereka belajar gitar, Jimmy Page sudah jadi gitaris legendaris dan salah satu yang paling berpengaruh.


Helvetica (2007)

Film dokumenter ini merupakan film pertama dari trilogi desain karya Gary Hustwit. Seperti judulnya, film ini membahas tentang typography, desain grafis, dan kultur visual berangkat dari font tersebut.

Film ini juga menampilkan beberapa graphic designer dan typography specialist terkenal seperti Massimo Vignelli, Erik Spiekermann, dll.


Objectified (2009)

Film ini merupakan seri kedua dari film trilogi desain karya Gary Hustwit. Kali ini film menyorot desain produk (industrial design) yang ada di kehidupan sehari-hari. Mulai dari sikat gigi, komputer, sampai mobil.

Film ini juga menampilkan mereka yang mendesain produk-produk terkenal, seperti Johnny Ive (Apple), Chris Bangle (BMW), Dieter Rams (Braun), dll.


Urbanized (2011)

Film ini adalah seri final dari trilogi desain karya Gary Hustwit. Film dokumenter ini menyorot sisi desain yang lebih besar lagi dari sebelumnya, yaitu tata kota.

Di film ini Gary Hustwit menyorot permasalahan kota di berbagai belahan dunia. Salah satunya adalah kota Bogota dengan walikotanya Enrique Penalosa (menjabat 1998-2001) dan sistem bis TransMilenio (ya, sama dengan TransJakarta).


Side by Side (2012)

Film dokumenter ini membahas tentang sejarah, proses dan perkembangan film. Dari pertama lahir sampai era digital. Di dalam film Side by Side, terdapat banyak wawancara dengan sutradara film terbaik, sinematografer, dll mengenai pengalaman mereka.

Film yang diproduseri dan dinarasikan oleh Keanu Reeves ini mengupas banyak hal, termasuk apa yang akan terjadi dengan film di era digital.


Jiro Dream of Sushi (2011)

Film dokumenter ini bercerita tentang Jiro Ono, seorang sushi master berumur 85 tahun (saat itu), pemilik restoran dengan bintang tiga Michelin, Sukiyabashi Jiro. Jiro Dream of Sushi mengisahkan bagaimana Jiro terus mengejar kesempurnaan teknik membuat sushi.

Ia masih terus aktif dengan anak pertamanya Yoshikazu (saat itu berumur 50 tahun) menjadi tangan kanannya, dan anak keduanya Takashi membuka restoran sendiri di Roppongi Hills.


Citizenfour (2014)

Film ini bercerita tentang Edward Snowden dan kontroversi NSA. Edward Snowden mengungkapkan kontroversi tersebut secara sembunyi-sembunyi di Hong Kong kepada filmmaker Laura Poitras, dan jurnalis Glenn Greenwald juga Ewen MacAskill (The Guardian).

Kalau kalian memperhatikan dunia teknologi, tentu sudah mendengar tentang Edward Snowden. Di sini, kita bisa melihat sedikit lebih dekat kontroversi NSA tersebut.


Exit Through The Gift Shop (2010)

Film ini merupakan film dokumenter yang disutradarai oleh Banksy, seorang street artist legendaris. Exit… menyorot bagaimana Thierry Guetta yang tadinya membuat film dokumenter indie menjadi Mr. Brainwash, seorang street artist kontroversial.

Film ini menjadi kontroversi, karena banyak yang menduga bahwa film ini bukan film dokumenter murni, dan Mr. Brainwash sebenarnya adalah karya dari Banksy sendiri.


Sound City (2013)

Film ini merupakan film dokumenter tentang studio rekaman Sound City, tempat banyak artis legendaris membuat album. Film ini disutradarai oleh Dave Grohl (Nirvana, Foo Fighter) dan menampilkan banyak artis terkenal seperti Paul McCartney (The Beatles, Wings), Trent Reznor (Nine Inch Nails), Josh Homme (Queen of Stone Age), Stevie Nicks (Fleetwood Mac), dll.

Mereka juga merekam album dengan menggunakan Neve 8028, satu dari empat konsol rekaman analog Neve, yang dibeli oleh Dave Grohl dari Sound City. Di sini kalian bisa melihat Paul McCartney berkolaborasi dengan mantan personel Nirvana (Dave Grohl, Krist Novoselic, dan Pat Smear).


Picture Character (2019)

Film Picture Character bercerita tentang proses bagaimana emoji dibuat. Mulai dari proses merancang dan menawarkannya ke Unicode Consortium, sampai diskusi soal warna kulit dan simbol yang mewakili hal tertentu.

Judul film ini mengambil arti harfiah dari kata emoji itu sendiri (bahasa Jepang), yaitu e (gambar) dan moji (karakter). Kisah yang jadi inti film ini adalah bagaimana 3 orang perancang bersiap untuk mengajukan karya mereka: emoji hijab, minuman Mate khas Argentina, dan tetesan darah sebagai simbol menstruasi.


Itulah daftar film dokumenter yang saya pikir asik ditonton. Seperti yang sudah saya sebut, ada banyak film dokumenter bagus beredar. Ada yang disebut sebagai yang terbaik juga. Tapi memang saya pilih yang asik.

Kalian pun pasti punya pilihan favorit. Boleh tahu, film dokumenter apa saja yang jadi favorit kalian? Jangan lupa beritahu alasannya. 😀

Daftar Film Menarik Lain
  1. Film Samurai Yang Menggetarkan Jiwa
  2. Film Komedi Terbaik Anti Stres
  3. Film Berdasar Video Game Terbaik
  4. Film Korea yang Perlu Kamu Tonton
  5. Film Remake Yang Lebih Bagus Dari Film Asli
%d blogger menyukai ini: