Makin Keren! Sekarang di Spotify Ada Fitur Lirik Real-time

Spotify resmi meluncurkan fitur lirik real-time di 26 negara. Sekarang pengguna Spotify bisa streaming musik sambil membaca lirik lagu yang dimainkan.

November tahun lalu, Spotify mengatakan kalau mereka sedang menguji coba fitur lirik real-time. Fitur ini rencananya bakal disinkronkan dengan musik di pasar tertentu.

Setelah berbulan-bulan, fitur tersebut telah melalui masa uji coba. Sekarang, fitur lirik yang dinanti-nantikan telah resmi diluncurkan di Spotify.

Seperti Apa Fitur Lirik Real-time di Spotify?

Uji coba Spotify tahun lalu dilakukan di Kanada. Beberapa pengguna Spotify di Kanada mengatakan kalau mereka melihat lirik real-time saat memutar lagu.

Sumber Gambar : ReadSector

Kini pengguna di 26 negara bakal bisa menikmati fitur tersebut. Hanya saja, dalam peluncuran awalnya, Spotify baru merilis fitur ini di 22 negara.

Beberapa negara yang bakal kebagian fitur ini antara lain Indonesia, Argentina, Filipina, Vietnam, Malaysia, Thailand, Taiwan, Hong Kong, Singapura, India, Honduras, dll.

Fitur ini bakal menawarkan lirik real-time sesuai bahasa lagu. Pengguna Spotify bisa mengakses fitur ini dengan mengetuk β€˜Lyrics’ di bagian bawah layar β€˜Now Playing.’

Sebenarnya sejak 2016, Spotify telah bekerja sama dengan penyedia lirik Genius. Kedua perusahaan ini bekerja sama untuk fitur Behind the Lyrics. Sayangnya fitur ini hanya menampilkan lirik sekilas, tidak lengkap sampai akhir.

Padahal mayoritas pengguna lebih tertarik dengan lirik utuh. Sebab mereka jadi bisa mendengarkan musik sambil membaca liriknya.

Oleh sebab itu, dalam pengembangan fitur ini Spotify menggandeng Musixmatch. Penyedia lirik yang namanya sempat terlihat saat uji coba tahun lalu.

Kenapa Nggak Dari Dulu Ya?

Mungkin beberapa dari kalian ada yang bertanya-tanya, kenapa Spotify baru meluncurkan fitur itu sekarang? Kenapa tidak dari dulu? Padahal layanan streaming lain seperti Apple Music sudah punya fitur lirik.

Spotify punya alasan tersendiri. Perlu kalian tahu, mendapatkan lisensi lirik lagu itu sangat sulit. Kesulitan ini tidak hanya dialami oleh Spotify, tapi juga penyedia layanan streaming lainnya.

Kalau asal comot, bisa-bisa Spotify akan terkena denda. Contohnya dalam kasus Google. Tahun lalu, Google dan mitra liriknya, LyricFind digugat oleh Genius (penyedia lirik) sebesar $50 juta.

Genius mengklaim kalau LyricFind telah mencuri lirik-liriknya. Padahal Genius punya cara unik untuk melindungi lirik-liriknya. Perusahaan ini memakai teknik watermark digital unik di setiap liriknya. Jadi kalau liriknya dicuri perusahaan lain, pasti akan ketahuan.

%d blogger menyukai ini: