5 Game Android Kontroversial yang Diblokir Google Play Store

Di Play Store, tersedia jutaan aplikasi serta game yang dapat diunduh oleh pengguna smartphone Android. Namun tidak semua aplikasi dan game yang ada di Google Play Store aman.

Dari sekian banyaknya aplikasi dan game tersebut, terdapat beberapa developer yang membuat game dengan grafik, gameplay maupun tema yang sangat kontroversial.

Beberapa game kedapatan mengangkat tema rasis, kekerasan terhadap binatang, hingga menyinggung masalah homoseksual.

Tentu game tersebut tidak layak diunduh ke dalam smartphone, apalagi jika sampai dimainkan oleh anak di bawah umur.

Oleh karena itu, tidak heran jika game semacam ini tidak dapat dijumpai lagi dalam Play Store. Lalu apa saja game kontroversial tersebut? Inilah beberapa game kontroversial yang diblokir oleh Google Play Store:

Dogwars (KC Dogfighting)

Sumber Gambar : YouTube

Dogwars menjadi salah satu game yang paling banyak menuai kecaman. Bukan karena grafik yang dipenuhi darah, namun karena plot cerita yang aneh dan cenderung menyiksa binatang.

Bahkan menurut pemain Dogwars, game ini menuntut pemain untuk mendidik anjing virtual, agar dapat diadu dengan anjing virtual yang lain.

Game ini terbilang aneh dan sangat kasar. Inilah yang pada akhirnya memunculkan perdebatan di kalangan masyarakat. Kontroversi tersebut berujung hadirnya petisi di situs Change.org.

Petisi tersebut berisi agar developer menghapus game tersebut. Karena penuh dengan kecaman, Google Play Store akhirnya menghapus game Dogwars.

Poo Blaster

Sumber Gambar : Android Out

Ini adalah game yang diciptakan oleh developer Immature. Poo Blaster menjadi salah satu game yang banyak diperbincangkan karena gameplay aneh dan menjijikkan.

Game ini akan meminta pemain untuk mengendalikan air seni untuk diarahkan ke toilet. Toilet tersebut rupanya kotor dan pemain harus membersihkannya.

Untuk membersihkan toilet tersebut, pemain harus menyemprotkan air seni ke bagian-bagian yang dibutuhkan. Selain plot yang sangat sedikit, game ini juga dinilai tidak layak dimainkan. Oleh karena itu, Poo Blaster akhirnya dihapus Google Play Store dari peredaran.

Smack a Celebrity

Sumber Gambar : YouTube

Beberapa orang ada yang merasa benci dengan artis tertentu. Bagi haters, artis yang mereka benci begitu menyebalkan. Dan tidak jarang tingkah laku artis tersebut, membuat seseorang ingin memukulnya.

Game Smack a Celebrity menjadi penyalur frustasi tersebut. Game ini sebenarnya mengangkat tema yang sederhana.

Pemain hanya diminta untuk memukul artis di dalam game tersebut. Adegan pukul-pukulan tersebut harus terus dilakukan, sampai wajah artis sulit dikenali.

Terdapat beberapa karakter artis yang dapat dipilih seperti Just N-Beaver, Barack Oโ€™Mama sampai Clara Loft. Karena penuh adegan kekerasan, maka tidak heran jika game ini menuai banyak kecaman, dan akhirnya dihapus dari Google Play Store.

[irp posts=”60520″ name=”6 Game SpongeBob Terbaik untuk Smartphone Android”]

Rush Poker

Sumber Gambar : YouTube

Tidak dapat dipungkiri, game kasino memang menyenangkan untuk dimainkan. Namun bagaimana jadinya, jika game kasino dijadikan sebagai ladang taruhan sungguhan?

Inilah yang terjadi dalam game Rush Poker. Yang lebih disayangkan, game ini tidak membatasi umur user yang bermain di dalamnya.

Selain dapat mengancam moral anak kecil, Rush Poker juga dinilai sangat berbahaya, sebab dapat meraup seluruh uang dari pemilik smartphone Android.

Tidak heran jika game ini sangat kontroversial. Banyak kecaman muncul, terlebih dari kalangan orang tua yang takut anaknya memainkan game tersebut.

PSX4Droid

Bukan sebuah rahasia umum, apabila seluruh aplikasi emulator atau konsol game termasuk pelanggaran terhadap hak cipta.

Oleh sebab itu, tidak heran jika selama ini banyak emulator konsol game yang dihapus dari Google Play Store. Kalian mungkin tidak akan menemukan game semacam itu lagi dalam Play Store.

PSX4Droid adalah salah satunya. Game ini bisa membuat smartphone Android mampu memainkan game Playstation dengan mudah dan gratis.

Walaupun sudah dihapus dari Google Play Store, namun emulator tersebut masih bisa didapatkan dari situs lain.

%d blogger menyukai ini: