Zenbook 14 space banner
Zenbook 14 space banner
Zenbook 14 space banner

3 Game Gagal Walaupun Sudah Dikembangkan Sejak Lama

Dunia game memang sedang pada puncak-puncaknya. Berbagai jenis game menarik sedang marak diproduksi dari berbagai perusahaan maupun perorangan.

Namun membuat game tidaklah semudah memainkannya, perlu perancangan dan persiapan yang khusus sebelum akhirnya tercipta sebuah game yang keren dan menarik.

popculture.id

Sebelum membuat game kamu harus mulai memikirkan dari segi ceritanya, karakter, dana, teknologi, tim yang bergabung mengerjakan game tersebut, dan berbagai hal penting lainnya.

Semua itu harus kamu perhatikan benar-benar. Jangan sampai kamu terburu-buru membuatnya, dan akhirnya game tersebut tidak sesuai dengan harapanmu.

Mungkin banyak orang yang berpikir, jika waktu pengembangan game membutuhkan waktu yang cukup lama, maka hasilnya akan lebih baik sesuai dengan ekspetasi.

Namun ternyata waktu pengembangan yang lama tidak begitu berpengaruh terhadap kualitas game tersebut.

Nyatanya ada beberapa game dengan waktu pengembangan yang cukup lama, dan hasilnya sama saja malah cenderung ke gagal.

Penasaran game apa saja yang gagal meskipun sudah dikembangkan sejak lama? Ini dia 3 game yang gagal dipasaran!

Tabula Rasa

Sumber Gambar : Rock Paper Shotgun

Yang pertama adalah game Tabula Rasa, game ini di desain oleh Richard Garriot. Richard sendiri sebelumnya pernah sukses dalam franchise game open world fantasy RPG yang berjudul Ultima.

Setelah sukses dengan game yang sebelumnya, akhirnya Richard mengembangkan game selanjutnya yang diberi nama Tabula Rasa, game ini merupakan sebuah MMORPG.

Waktu pengembangan selama 6 tahun nyatanya tak membuat game ini sukses. Maraknya kritikan dan penjualan yang buruk membuat game Tabula Rasa ini akhirnya di tutup setelah 2 tahun dirilis.

Mighty No. 9

Sumber Gambar : Nuuvem

Siapa yang tak tau game action terpopuler yaitu Mega Man? Game ini merupakan game action terbaik dan tidak ada yang mampu menadinginya pada masa jayanya dulu.

Namun pada akhirnya produser dari Mega Man yatu Keiji Inafune memilih keluar dari Capcom dan mendirikan studionya sendiri yang diberi nama Comcept.

Studio baru dari Keiji ini mencoba mengembangkan game serupa yang mirip dengan game Mega Man, kemudia ia beri nama Mighty No.9.

Bahkan kabar hadirnya game Mighty No.9 disambut sangat antusias dari para penggemarnya, mereka sangat menunggu-nunggu game ini untuk segera dirilis.

Namun ternyata hasil dari game Mighty No.9 ini tidak sesuai dengan ekspetasi para penggemarnya.

Setelah memakan waktu 3 tahun untuk mengambangkan game ini, ternyata game Mighty No.9 ini malah tidak laku dipasaran.

Penyebab tidak lakunya game buatan Keiji ini dikarenakan sangat banyak sekali kekurangan dari game ini, dan tentunya sangat jauh berbeda dengan game Mega Man.

Daikatana

Sumber Gambar : Old PC Gaming

Untuk game yang ketiga ini adalah game yang dikembangkan oleh Ion Storm dan dimiliki oleh John Romero.

John Romero adalah salah satu nama yang cukup terkenal di industri game, karena beberapa game yang sudah ia ciptakan cukup sukses dipasaran, seperti game Doom dan Quake.

Game Daikatana adalah game yang pertama kali dikembangkan pada tahun 1997, game ini akhirnya resmi dirilis 3 tahun berikutnya, yaitu pada tahun  2000.

Untuk pertama kalinya game ini dirilis, ternyata tak ada penilian positif sama sekali untuk game Daikatana ini.

Menanggapi hal tersebut, akhirnya game Daikatana ini resmi di tutup pada tahun yang sama pula, yaitu tahun 2000.

Dari beberapa game diatas akhirnya kita dapat menyimpulkan bahwa tidak semua game yang dibuat dengan kurun waktu yang lama, akan menciptakan sebuah game yang berkualitas juga.

    %d blogger menyukai ini: