7 Game yang Segera Hadir di Google Stadia

Baru-baru ini Google telah meluncurkan layanan Gaming cloud bernama Stadia pada ajang Game Develepers Conference (GDC) di San Fransisco. Layanan ini akan memberikan akses instan untuk bermain game di seluruh platform Chromebook, smartphone, tablet, dan TV.

Layanan ini akan mendukung hingga 4K pada 60 fps saat peluncuran melalui koneksi internet dengan bandwith sekitar 25Mbps.

Google Stadia akan menyiarkan game favorit kamu dengan resolusi 4K dan tentunya dalam bentuk HDR hingga surround sound. Ini diyakini akan memberi pengalaman baru bagi para pecinta game.

Saat ini, cloud gaming ini hanya berfungsi melalui Wi-Fi, tetapi Google meyakini bakal menghadirkan Stadia menggunakan internet 5G di masa yang akan datang.

Dan berikut ini adalah deretan game yang akan segera hadir di cloud gaming Stadia.

Assassin’s Creed Odyssey

Sumber Gambar : YouTube

Bukan hal yang mengejutkan jika Assassin’s Creed Odyssey ada di daftar ini. Karena jauh sebelum Stadia hadir, Assassin’s Creed Odyssey sudah dimainkan para pecinta game menggunakan versi web browser.

Namun yang menjadi perbedaan adalah,melalui Stadia kamu bisa memainkan game ini dengan resolusi 4K.

Saat mempresentasikan Stadia ke publik, Google juga memilih menggunakan Assassin’s Creed Odyssey untuk memamerkan bagaimana kamu bisa memainkan game ini dari ponsel ke TV ke laptop dan PC.

Doom Eternal

Sumber Gambar : AltChar

Doom Eternal menjadi salah satu game yang detail, pencahayaan yang benar-benar sangat penting ini juga akan hadir di platform Stadia.

Hal ini seakan menjawab keraguan publik tentang Stadia. Mengumumkan bahwa Doom Eternal akan ada di Stadia, merupakan cara Google untuk mengatakan bahwa mereka mengetahui masalah ini dan Stadia bisa menjadi tempat permainan yang cocok untuk pecinta Doom Eternal.

Doom Eternal sendiri akan berjalan pada 60 frame per detik dengan resolusi 4K dan HDR pada Stadia.

Q-Games

Sumber Gambar : Eurogamer

Yang ketiga ada Q-Games yang telah mengonfirmasi secara langsung melalui Dylan Cuthbert bahwa game ini akan hadir di Google Stadia.

Q-Game sendiri akan membangun game di fitur state share yang akan memungkinkan kamu untuk segera mulai memainkan game meskipun bersamaan dengan pemutaran video YouTube atau pada saat streaming YouTube langsung.

Tangent games

Sumber Gambar : www.mjgrue.com

Google kembali memerkan game selanjutnya yang akan mengisi Stadia, yaitu adalah game asal Tangent. Game ini sudah dipamerkan Google saat memperkenalkan Stadia.

Game asal Tangent ini menunjukkan sisi visual wilayah urban dengan pemain yang bisa terbang dan dilengkapi dengan senjata peledak. Namun, sampai saat ini masih belum diketahui apa nama game asal Tangent ini.

Night Forest

Sumber Gambar : DoubleUpGaming

Game selanjutnya yang juga dipamerkan saat peluncuran Stadia adalah Night Forest. Stadia menawarkan tampilan pemain lainnya yang juga sedang memainkan game ini..

Bahkan Stadia memungkinkan para pemain dengan mudah membagikan gambar atau cuplikan permainan mereka kepada pemain lainnya.

Rime

Sumber Gambar : YouTube

Sebuah game yang pertama kali dirilis pada tahun 2017 yaitu Rime menjadi game selanjutnya yang akan menghiasi wajah Stadia.

Rime adalah permainan video puzzle petualangan yang dikembangkan oleh Tequila Works. Game ini sebelumnya juga telah dirilis untuk Microsoft Windows, Playstation 4, dan Xbox One pada Mei 2017.

Shadow of the Tomb Raider

Sumber Gambar : news.xbox.com

Game terakhir yang akan mengisi Google Stadia adalah Shadow of the Tomb Raider. Game yang dikembangkan oleh Eidos Montreal ini merupakan game aksi-petualangan.

Game ini melanjutkan narasi game 2015 Rise of the Tomb Raider dan merupakan entri utama ke duabelas dalam seri Tomb Raider.

Google Stadia akan menghubungkan Shadow of the Tomb Raider dengan YouTube. Pemain akan dapat menggunakan Asisten Google untuk menemukan video strategi dan penelusuran di YouTube terkait Shadow of the Tomb Raider.

banner cybersport
%d blogger menyukai ini: