5 Game Sci-Fi Futuristik Berlatar Masa Lalu & Diatur Sebelum Tahun 2022

Indri Penulis

Beberapa game sci-fi futuristik ini sengaja diatur di masa lalu, dan bahkan ada yang diatur beberapa tahun sebelum 2022. Apa sama game-nya?

Setting fiksi ilmiah futuristik (sci-fi futuristik) bisa menjadi konsep yang menyenangkan dan menarik bagi pengembang dan gamer. Sesuai genrenya, game-game bertema ini biasanya nggak jauh sama mobil terbang, senjata laser, kecerdasan buatan, dll.

Karena teknologi sci-fi yang paling mengagumkan belum ada di era kita saat ini, para pengembang game lalu mewujudkan berbagai teknologi gila itu lewat permainan ciptakan mereka dengan latar masa depan beratus/beribu tahun kemudian.

Tapi perlu kamu tahu, ternyata nggak semua game sci-fi futuristik berlatar masa depan lho. Ada juga beberapa game sci-fi futuristik yang berlatar masa lalu, dengan tetap menyisakan ruang untuk banyak elemen fiksi ilmiah yang kemungkinan ‘nggak akan pernah ada’ di masa depan. Nggak cuma itu, ada juga beberapa permainan sci-fi yang diatur sebelum tahun 2022.

Penasaran apa saja game sci-fi futuristik yang berlatar masa lalu dan diatur sebelum tahun 2022? Simak ulasan berikut ini!

BioShock

Kalau kebanyakan permainan sci-fi futuristik berlatar di masa depan, berbeda dengan BioShock. Visi Andrew Ryan tentang Rapture, lengkap dengan bathyspheres, plasmid, dan Big Daddies, semua mengambil latar pada tahun 1950-an – 1960-an.

Terlepas dari latar sejarahnya, dunia Rapture justru terlihat jauh lebih canggih dibanding dunia kita saat ini. Contohnya pada pengaturan bawah air Rapture yang terlihat seperti kondisi ‘jutaan tahun yang akan datang.’ Kota tersebut dipenuhi oleh banyak kemajuan teknologi seperti genetika pengendalian pikiran, sambil Vita-Chambers yang bisa menyelamatkan jiwa.

BioShock Infinite

Sama seperti game BioShock sebelumnya, BioShock Infinite ber-setting sci-fi langka di masa lalu. Hanya saja kali ini, BioShock Infinite diatur lebih jauh dari game BioShock lainnya. Kalau BioShock berlatar di tahun 1950-an dan 1960-an, BioShock Infinite justru berlatar di Columbia pada tahun 1912.

Walau berlatar di tahun 1912, tapi hal tersebut tidak menghentikan Columbia untuk memiliki sejumlah teknologi super canggih. Salah satu contohnya adalah Songbird, keajaiban teknologi yang dibangun oleh Fink Industries dan dirancang untuk menjaga Elizabeth agar tetap terkunci di menaranya.

Tak hanya itu, game ini juga menampilkan ilmu sains kompleks yang mampu membuat seluruh kota mengapung hingga ribuan mil di atas bumi.

Half-Life 2

Game asli Half-Life berlatar pada tahun 1998, sedangkan Half-Life 2 diceritakan berlangsung 20 tahun kemudian, yakni sekitar tahun 2018, 4 tahun sebelum tahun 2022.

game sci-fi futuristik

Walaupun tahun 2018 di dunia nyata telah lahir berbagai teknologi canggih, tapi Valve sebagai pengembang Half-Life 2 nggak mau ‘melukis’ game-nya sama persis dengan keadaan yang terjadi di tahun 2018.

Sebaliknya, Valve justru bikin dunia di Half-Life 2 dipenuhi dengan Combine dan berbagai teknologi fiksi ilmiah yang cukup mustahil ada di dunia nyata. Katakanlah seperti perangkat teleportasi, hingga senjata grafitasi penentang fisika Gordon Freeman.

Metal Gear Solid 4: Guns of the Patriots

Dimulai tahun 1964, waralaba Metal Gear Solid memiliki garis waktu yang sangat panjang dan rumit hingga mencakup beberapa dekade. Kalau beberapa game Metal Gear Solid diatur di masa lalu, Metal Gear Solid 4: Guns of the Patriots ditetapkan pada tahun 2014.

game sci-fi futuristik

Kalimat opening Metal Gear Solid 4: Guns of the Patriots yang terkenal mengatakan bahwa, “Perang telah berubah.” Walau kondisi dunia 2014 dengan tahun-tahun sebelumnya memang sudah berubah jauh, tapi kalimat tersebut lebih menekankan pada situasi perang saat ini yang ‘berubah total.’

Perang di tahun 2014 dilakukan oleh PMC dan tentara yang dikendalikan lewat nanoteknologi. Dalam permainan ini Snake dibantu oleh Metal Gear Mk. II, dan ia juga diceritakan menjadi buronan oleh mesin aneh bernama “Gekko.”

Control

Permainan besutan Remedy Entertainemnt ini menggabungkan pengaturan aneh dan kekuatan psikotik di lokasi ‘masa kini.’ Ditetapkan pada Oktober 2019, permainan ini berlangsung di gedung Federal Bureau of Control, New York City. Di dalamnya terdapat Oldest House, sebuah gerbang internasional yang kelihatan punya ‘pikiran sendiri.’

game sci-fi futuristik

Kalau dipikir-pikir, dunia Control terlihat seperti ‘kenyataan yang serba salah.’ Selain Oldest House yang selalu ada, bangunan ini juga menjadi rumah untuk beberapa “Object of Power” dan “Altered Items” lainnya yang berisi hubungan misterius dengan penggambaran Astral Planet dalam game.

Si protagonis, Jesse Faden, diceritakan memiliki kekuatan yang tak terbayangkan. Nggak cuma itu, karakter ini juga dibekali berbagai senjata unik yang sangat mustahi ada di dunia nyata.

    %d blogger menyukai ini: