3 Game yang Tak Bisa Dimainkan Karena Dirilis dalam Keadaan Tak Sempurna

Di dalam industri video game, para developer dikejar oleh batas waktu untuk segera menyelesaikan game yang sedang mereka buat.

Oleh sebab itu, terkadang mereka tak menyadari jika game yang mereka ciptakan, dirilis dalam kondisi cacat atau tidak sempurna. Sehingga game tersebut tak layak untuk dimainkan.

Hal ini tentu merupakan faktor ketidaksengajaan yang mungkin tanpa disadari luput dari perhatian developer. Ini semua karena masalah dikejar waktu tersebut.

Nah, berhubungan dengan hal tersebut, berikut adalah ulasan tentang 3 game yang tidak bisa dimainkan karena dirilis dalam kondisi cacat atau tak sempurna.

Langsung saja ini dia ulasannya.

Batman: Arkham Knight

Sumber Gambar : Kotaku

Game yang pertama adalah Batman: Arkham Knight. Game ini merupakan seri keempat dari franchise Batman buatan Rocksteady, yang dibuat sebagai seri penutup untuk saga Arkham yang cukup terkenal.

Namun sayangnya, game ini sudah mengalami beberapa gangguan ketika dirilis, masalah utamanya terjadi pada versi PC-nya.

Begitu banyak pemain yang mengeluhkan, jika game ini memiliki banyak masalah teknis seperti bug dan juga fps drop.

Sebagai bentuk tanggung jawabnya, Warner Bros selaku publisher akhirnya menarik game ini dari peredaraannya di Steam, untuk diperbaiki lagi sebelum akhirnya kembali dirilis.

Tetapi usah perbaikan selama berbulan-bulan dari pihak developer game ini sendiri, tetap tidak menghasilkan perubahan yang signifikan terhadap masalah yang ada.

Diablo III

Sumber Gambar : Blizzard Entertainment

Game Diablo III ternyata merupakan bencana yang tidak tanggung-tanggung yang pernah  dirasakan oleh Blizzard Entertainment pada tahun 2012 silam.

Mampu terjual sebanyak 3 juta kopi hanya dalam kurun waktu 24 jam saat pertama peluncurannya, ternyata harus hancur begitu saja karena server yang bermasalah.

Akhirnya karena masalah server tersebut, jutaan pemain tidak dapet mengakses game Diablo III ini ketika dirilis.

Game Diablo III ini bisa dibilang merupakan pergerakan baru dari Blizzard, dimana game action-RPG ini dibuat dengan menggabungkan unsur single-player dan multiplayer, inilah yang menyebabkan game ini menjadi game always online.

Artinya always online disini adalah, game Diaoblo III harus selalu membutuhkan koneksi internet untuk bisa dimainkan. Hal itulah yang justru tak bisa diatasi dengan baik oleh Blizzard di hari pertama perilisannya.

SimCity

Sumber Gambar : www.ea.com

Dari begitu banyaknya game EA yang tak berguna, SimCity menjadi salah satu game yang menggambarkan apa itu bencana nyata yang sesungguhnya.

Bagaimana tidak? game yang memiliki genre simulation-building ini hanya bisa dimainkan secara online saja.

Selain itu, game SimCity ini juga membatasi pemainya agar hanya bisa bermain di area yang kecil saja, padahal di dalam game ini terdapat area yang lebih besar untuk dimainkan.

Bahkan bukan hanya itu saja, game yang dirilis oleh EA ini memaksa pemainnya untuk selalu berkolaborasi dengan pemain lain, guna untuk mendapatkan sumber daya tertentu.

Dan semua itu menjadi semakin buruk, ketika mengetahui jika server yang digunakan mengalami masalah di hari pertama perilisan game SimCity ini.

Para pemain yang sudah menunggu game ini lebih diherankan lagi, ketika pihak EA membutuhkan waktu seminggu untuk memperbaiki masalahnya.

Namun yang terjadi justru game SimCity harus kehilangan beberapa fitur gameplay-nya. Benar-benar buruk bukan?

Nah, itulah beberapa game yang tidak bisa dimainkan karena dirilis dalam keadaan cacat atau tidak sempurna.

%d blogger menyukai ini: