5 Genre Game yang Diprediksi Booming Tahun 2019

Tidak bisa dipungkiri jika MOBA dan Battle Royale menjadi genre game yang paling banyak diminati saat ini. Dan ‘kompetisi’ merupakan kata kunci untuk menjelaskan fenomenal kedua genre tersebut.

Dibanding bermain untuk kepuasan pribadi, bermain game online serta multiplayer memang sudah jadi harga mati bagi mayoritas gamer, dimana selama ini mereka ingin ada unsur interaktif dalam sebuah game.

Namun apakah selamanya dunia game hanya akan diisi oleh kedua genre tersebut? Dan apakah dunia game hanya akan didominasi oleh PUBG dan Mobile Legends? Tentu tidak.

Mengingat ada kalanya gamer mungkin mulai merasa jenuh. Setelah merasa jenuh, gamer akan mulai mencari genre game lainnya.

Tidak menutup kemungkinan genre game lama akan meraih kejayaan mereka kembali. Mungkin juga muncul akan genre baru yang berasal dari inovasi kreatif developer game.

Disini kami berspekulasi tentang beberapa genre yang mungkin akan mulai menggeser MOBA maupun Battle Royale di tahun ini.

Berikut ini beberapa genre game yang diprediksi akan booming  di tahun 2019:

RPG Co-op

Sumber Gambar : PlayStation Blog

Kesuksesan Warframe maupun Monster Hunter World dalam membuat game RPG Co-op memang tidak bisa diragukan lagi.

Game dengan genre yang  semacam itu menawarkan keseruan yang luar biasa. Hal ini diikuti dengan EA melalui game barunya yang berjudul Anthem.

Dengan menggunakan tema yang serupa, tidak menutup kemungkinan jika beberapa developer akan semakin tertantang menciptakan game semacam itu, dalam tampilan yang dapat dinikmati oleh semua kalangan.

Kebangkitan Game Seperti Left 4 Dead

Sumber Gambar : Game Banana

Mungkin pihak Gaben kini tengah malas melanjutkan game-game potensial mereka, salah satunya seperti Left 4 Dead.

Tapi di tahun 2019 ada hal menarik yang dilakukan oleh beberapa developer game. Rupanya mereka diam-diam mulai mengadopsi formula dari game survival co-op zombie tersebut.

Setelah tahun kemarin ada Warhammer Vermintide yang dieksekusi dengan tema fantasi serta role super RPG, kini muncul game-game survivel yang fokus pada unsur kerja sama kuat layaknya di GTFO, The Black Out Club dan Generation Zero.

Walaupun kemampuan ketiga game tersebut untuk menggeser MOBA dan Battle Royale masih diragukan, namun developer mungkin akan menjadikan itu sebagai salah satu rencana cadangan, untuk memberi kesegaran terhadap para gamer.

Game Seperti Harvest Moon, Namun Multiplayer

Sumber Gambar : Reddit

Genre Life Sim memang akan selalu diminati dalam dunia game. Dan setelah sekian lama, akan ada beberapa hal baru yang dihadirkan developer untuk game bertema Life Sim.

Diawali dengan inovasi dari Stardew Valley dalam menciptakan multiplayer di Harvest Moon. Hal tersebut kini banyak dipaparkan dalam berbagai komunitas gamer.

Melakukan aktivitas bercocok tanam sambil bersosialisasi dan bertransaksi sama-sama, yang dilakukan oleh masing-masing player, tentu menjadi fitur paling menarik yang dapat membuat popularitas genre ini semakin naik.

[irp posts=”64707″ name=”Berharap Menjadi Keren, 5 Video Game Crossover ini Justru Berakhir Jelek”]

Party Game

Apakah kalian masih ingat dengan game mirip monopoli, dengan beragam varian gameplay mini game yang sangat intuitif jika dilakukan secara beramai-ramai?

Yup, game semacam ini memang mempunyai potensi perkembangan luar biasa. Terlebih jika game tersebut lebih dikembangkan lagi oleh developer.

Konsep yang dibawa game tersebut cenderung ringan dan kasual, sehingga bisa digemari oleh siapa saja (termasuk non gamer) yang butuh teman bermain.

Sports

Sumber Gambar : Softonic

Setiap tahun genre olahraga tidak pernah sepi peminat, namun genre tersebut jarang meraih tempat tertinggi di dunia game.

Seperti di tahun 2019, EA selaku pihak yang terkenal paling rajin memunculkan game bertema olahraga, kini perlahan mulai mencari berbagai potensi yang bisa mereka dapatkan dari genre tersebut.

Mungkin akan ada sesuatu yang membuat gamer di seluruh dunia secara positif kaget, karena developer game olahraga akhirnya bisa memenuhi kebutuhan mayoritas gamer, untuk berkompetisi dan berkomunikasi satu sama lain.

Selama ini permainan sepak bola hanya bisa dimainkan oleh 2 sampai 4 pemain, dalam konteks coop 2 lawan 2.

Coba bayangkan jika ada 11 gamer di saat yang sama bisa langsung bermain game sepak bola secara virtual, melawan 11 gamer lainnya.

Mungkin hal ini hampir serupa dengan formula yang telah berhasil diadaptasi oleh game Rocket League. Dimana 11 pemain akan mempunyai role masing-masing.

Baik itu sebagai pemain sayap, penyerang, bek, gelandang, hingga kiper sekalipun. Begitu juga saat ada update peran untuk para pemain cadangan, pelatih hingga wasit dapat dikendalikan oleh player.

banner cybersport
%d blogger menyukai ini: