Diskon VPN terbaik: Klik di sini

Hal Konyol yang Dilakukan Pemain DOTA 2 Saat Bermain League of Legends

A visitor plays a Playstation 4 at the Sony exhibition stand during the Gamescom 2013 in Cologne August 21, 2013. Sony has had more than one million preorders worldwide for its new PlayStation 4 console, the head of its SCE computer entertainment division said on Tuesday. Sony has priced the PlayStation 4, its first new console in seven years, $100 lower than the new Xbox One by Microsoft at $399. The Gamescom convention, Europe's largest video games trade fair, runs from August 22 to August 25. REUTERS/Ina Fassbender (GERMANY - Tags: BUSINESS ENTERTAINMENT)

DOTA 2 dengan League of Legends merupakan game MOBA dengan jumlah pemain sama-sama besar. Dan setiap hari pasti ada jutaan pemain game di seluruh dunia, yang memainkan kedua game ini.

Tidak hanya itu, persaingan antara DOTA 2 dan League of Legends agar menjadi game MOBA terbesar juga sangat sengit.

Seperti di Indonesia, DOTA 2 sudah mempunyai banyak pemain dibanding League of Legends. Hal ini disebabkan pemain DOTA 2 berasal dari DOTA 1, yang populer sejak 2006.

Sedangkan untuk League of Legends persaingannya sungguh ketat. Garena selaku publisher game ini selalu menghadirkan event manerik kepada para pemain. Inilah yang membuat pemain DOTA 2 tertarik memainkan League of Legends.

Tapi jangan salah, walau punya genre yang sama yaitu Multiplayer Online Battle Arena, namun League of Legends dan DOTA 2 juga punya beberapa perbedaan.

Dan perbedaan itu sering salah digunakan oleh player DOTA 2 yang mencoba League of Legends, maupun sebaliknya. Dan inilah beberapa hal konyol yang dilakukan pemain DOTA 2 saat mencoba League of Legends:

Sumber Gambar : Variety

Mencari Kurir

Sebenarnya fitur kurir memang tidak ada dalam game League of Legends. Pemain League of Legends perlu pulang ke base terlebih dahulu untuk membeli items.

Sedangkan selama ini, banyak pemain DOTA 2 yang mencoba League of Legends mencoba mencari kurir. Setelah itu mereka mencoba membeli items ketika masih dalam lane masing-masing. Perlu kalian pahami, bahwa hal itu hanya sia-sia belaka.

Mencoba Stacking Jungle Camp

Salah satu role dalam League of Legends berbeda dengan DOTA 2, yaitu Jungler. Seorang Jungler harus melakukan roaming serta membunuh Minions Jungle Camp.

Selain itu, di dalam League of Legends kalian juga tidak bisa melakukan stacking, serta mencoba melakukan hit and run kepada Minion Jungler.

Pemain DOTA 2 harus tahu, bahwa camp di Jungler League of Legends itu bisa kalian stacking. Selain itu, saat Minions Jungler keluar dari area maka HP akan kembali maksimal.

Inilah dua kesalahan yang pasti selalu dilakukan oleh pemain DOTA 2, saat mereka mencoba untuk membunuh Minions Jungler.

[irp posts=”64053″ name=”6 Tips Menjadi Dewa Support di DOTA 2″]

Memilih Champions yang Tidak Sesuai Role

League of Legends mempunyai beberapa Champions. Dan setiap Champions di dalamnya mempunyai peran berbeda-beda. Champions tertentu bisa sangat lemah apabila digunakan tidak sesuai role.

Tidak hanya itu, Champions berbayar ketika dimainkan juga menjadi penyebabnya. Dan jika pemain ingin menjadi midlaner tapi tidak punya Champions Mid, maka pemain DOTA 2 akan memaksa Champion Janne untuk menjadi midlaner.

Membeli Items Tidak Sesuai Standar

Layaknya memilih Champions dalam League of Legends, saat kalian akan memilih items, maka usahakan pilih yang sesuai dengan standar.

Sementara itu dalam DOTA 2 Phantom Lencer, membeli Eul Scapter untuk mengindari stun dari Earthshaker memang merupakan hal yang wajar.

Tapi bagi Champions AP Midlaer membeli items support atau hitter attack damage di League of Legends, maka itu adalah hal yang sangat konyol.

Melakukan Blocking Minions

Pemain DOTA 2 memang mayoritas selalu melakukan blocking creeps saat permainan baru dimulai. Tujuannya adalah supaya creeps tidak terlalu maju, dan pemain bisa melakukan farm dengan aman.

Tapi hal ini berbeda jika kalian memainkan League of Legends. Sebab dalam game itu tidak mengenal istilah blocking Minions. Sekuat apapun usaha kalian untuk menghadang Minions, hal tersebut tidak akan berhasil.

More Stories
Daftar Aplikasi Simulasi Rakit PC Android yang Wajib Dicoba