3 Harapan Ini Dapat Membuat Industri Game Lebih Baik di Tahun 2019

Tidak terasa tahun 2018 sebentar lagi akan berakhir. Menjelang pergantian tahun ini, akan ada banyak hal yang siap menanti di tahun depan.

Selain semakin dewasa diri kita, tentu akan ada perubahan yang terjadi kedepan, tidak terkecuali dalam video game.

Video game selama ini juga telah berubah menjadi suatu industri, yang lebih berkembang serta selalu berevolusi setiap tahun.

Namun tidak semua perubahan yang terjadi dapat memperoleh hasil bagus. Ada beberapa hal yang sering disesalkan. Sehingga tidak jarang, kita merasa kesal dengan developer game.

Game mobile, online game maupun Microtransaction adalah komponen baru dalam industri video game. Komponen itulah yang mulai membentuk mindset kita terhadap dunia gaming saat ini.

Tidak jarang penikmati video game membuat harapan untuk developer. Berikut beberapa harapan yang bisa membuat industri game jauh lebih baik di tahun 2019:

Sumber Gambar : On MSFT

Promosikan Game Dengan Label Harga yang Pantas

Tidak bisa dipungkiri, harga menjadi salah satu hal yang mendongkrak industri game supaya tetap bisa berjalan dan hidup.

Namun tidak jarang, beberapa developer justru terpancang dengan nama besar mereka. Bahkan ada pula yang masih terpancang dengan prestasi yang mereka torehkan di masa lalu.

Hal ini menyebabkan mereka menjual game sederhana dengan harga sangat mahal. Hal tersebut sering terjadi pada beberapa developer game besar.

Ini bukan masalah harga game yang harus turun. Namun cobalah untuk bersikap jujur pada konsumen. Promosikan game dengan harga yang sesuai.

Keberadaan game dengan harga ratusan ribu hingga jutaan, sebenarnya tidak menjadi masalah. Apabila keseluruhan isi game yang dihadirkan memang sesuai dengan harga yang ditawarkan.

Berkembang Proteksi Game Menjadi Lebih Kuat, Namun Tidak Menjadi ‘Bumerang’

Pembajakan bukan suatu isu yang baru dalam industri video game. Sudah bertahun-tahun developer serta publisher selalu memerangi cracker yang menjebol game mereka.

Semakin berkembangnya teknologi saat ini, setidaknya masih ada harapan untuk menghambat pembajakan video game. Hal ini bisa dilakukan melalui ketatnya proteksi yang developer gunakan.

Keberadaan DRM serta firmware konsol saat ini, sudah bisa memberi sedikit angin segar bagi para developer. Dengan dua komponen tersebut, developer bisa lebih fokus dan tenang dalam menciptakan game.

Namun, kualitas dari proteksi tersebut juga harus selalu ditingkatkan. Hal ini agar kepercayaan industri video game terbentuk dengan baik.

[irp posts=”54591″ name=”5 Game Developer Wanita di Dunia yang Bikin Salah Fokus”]

Kesadaran Mengenai Hal-hal ‘Original’ Perlu Ditingkatkan

Fenomena pembajakan yang kian meningkat setiap tahunnya, seolah-olah ditakdirkan untuk tidak bisa selesai secara tuntas.

Tanpa adanya kesadaran dari pihak yang melakukan tindakan negatif tersebut, maka usaha developer untuk melindungi karya mereka akan sulit.

Jadi tidak adil rasanya, apabila kita hanya menyerahkan perlindungan video game kepada developer. Agar keaslian video game tetap terjaga, maka harus diimbangi dengan pengertian serta nurani dari komunitas gamer.

Selama ini tidak sedikit studio game bangkrut, karena disebabkan proses pembajakan game secara besar-besaran.

Realita pahit tersebut bisa diibaratkan dengan penyakit kanker, yang membutuhkan penanganan khusus untuk bisa disembuhkan.

Namun usaha developer dalam meminimalisir pembajakan juga bisa dianalogikan dengan, upaya dokter dan ilmuwan yang melakukan riset terhadap obat maupun metode terbaik menyembuhkan kanker.

Atau kalian bisa berperan sebagai pasien, yang berusaha hidup sehat agar terhindar dari penyakit kanker. Hal ini berarti, kalian sebagai konsumen jangan mau memainkan game bajakan.

Yang menjadi pertanyaan adalah, apakah kalian mau berkontribusi seperti itu demi mengubah potret industri game menjadi lebih baik?

More Stories
Game Windows Phone: Star Wars Commander Sudah Bisa Diunduh