Inilah Keuntungan Bermain Game Menggunakan Cloud Streaming

Beberapa waktu lalu, Google telah mengumumkan Stadia. Stadia merupakan sebuah konsol maupun layanan cloud streaming, yang akan membuat pemain dapat bermain game hanya menggunakan koneksi internet.

Namun sayangnya, tidak sedikit pihak yang meragukan teknologi ini. Banyak pihak menilai bahwa teknologi ini punya kelemahan, dan bisa merugikan pemain dengan penggunaan internet.

Saat ini, jika pemain dapat mengakses layanan cloud streaming dengan dukungan internet yang cepat, maka mereka bisa merasakan banyak keuntungan lho.

Berikut ini beberapa keuntungan bermain game menggunakan cloud streaming.

Sumber Gambar : Skyegrid Media

Tidak Membutuhkan Kapasitas Penyimpanan

Ini adalah salah satu hal yang cukup mengganggu, terlebih dalam aktivitas bermain game masa kini. Kalian tentu tahu jika game masa kini membutuhkan penyimpanan yang semakin besar. Istilah game berat sering menjadi momok menakutkan bagi banyak gamer.

Namun dengan adanya cloud streaming, maka pemain tidak perlu khawatir untuk memasang dan menyimpan game. Mereka dapat langsung memainkan game, serta bisa melanjutkan permainan di tempat mereka meninggalkan game.

Sementara itu, kapasitas penyimpanan cloud bisa berguna untuk menyimpan data save. Dengan begitu pemain bisa kembali melanjutkan permainan tanpa khawatir data itu hilang atau terhapus.

Komunitas Game Lebih Sehat

Salah satu keunikan dari cloud streaming adalah, mereka akan membatasi pemain untuk tidak mengobrak-abrik data game yang dimainkan.

Hal ini dapat membuat banyak cheater tidak mempunyai celah. Dengan bagitu, ekosistem dalam game di cloud streaming juga menjadi lebih sehat.

Namun ada satu hal yang disayangkan oleh banyak orang, yaitu pemain yang menggunakan mods pasti akan kewalahan. Tapi jangan khawatir, karena mungkin kedepan pengelola akan membuka akses mods seperti Steam.

Biaya Lebih Murah

Teknologi cloud streaming dijamin bisa membuat banyak orang mendapat keuntungan biaya yang murah. Satu komputer mumpuni bisa berharga 10 juta rupiah, begitu pun dengan harga konsol modern yang cukup mahal.

Mereka tidak perlu lagi mengeluarkan uang muka, untuk membeli mesin dengan harga fantastis seperti itu. Sebab Google Stadia sendiri telah memaparkan biaya yang harus dikeluarkan pemain untuk mendapatkan akses.

Konektivitas dan Produksi Konten

Untuk meluncurkan konten ini, maka Stadia bisa dipakai menggunakan Google Chrome maupun layanan internet lainnya. Hal ini tentu bisa menunjang konektivitas yang cukup berguna bagi pemain.

Sebab Google sendiri berjanji jika cloud streaming miliknya dapat mudah diintegrasikan dengan platform lain, seperti YouTube Gaming. Dengan begitu, pemain bisa bermain game sekaligus melakukan siaran langsung di layanan itu.

Cloud streaming mempunyai kapasitas yang sangat besar. Hal ini membuatnya dapat dimainkan oleh banyak perangkat. Selain itu, cloud streaming juga bisa menunjang aktivitas game.

Kalian tidak perlu khawatir apabila belum punya konsol, atau bingung menjalankan game di platform mana saja. Sebab dengan cloud streaming, semua permasalahan itu akan teratasi.

Main Game Tanpa Mesin

Secara gamblang, teknologi cloud streaming membuat orang tidak butuh konsol atau komputer untuk bisa bermain game. Mereka hanya membutuhkan internet saja.

Hal ini berarti, pemain hanya membutuhkan kapasitas internet. Saat peluncuran, Stadia hanya menyediakan controller opsional untuk menghubungkan pemain, menggunakan banyak platform seperti laptop, PC, smartphone sampai layar TV.

Hal ini tentu dapat memudahkan pemain saat bermain game. Mereka tidak perlu khawatir kemampuan hardware-nya tidak mampu menjalankan gamegame berat.

Seperti apapun keuntungan yang ditawarkan oleh cloud streaming, musuh utama mereka tetaplah penggunaan internet saja.

Jika kalian dapat mengakses layanan dengan koneksi cepat, maka masalah lag atau delay mungkin bisa dihindari. Namun jika tidak bisa, maka resiko sebaliknya harus siap ditanggung.

%d blogger menyukai ini: