Zenbook 14 M3400 banner
Zenbook 14 M3400 banner
Zenbook 14 M3400 banner

Dapat Tekanan Publik, Instagram Bakal Balik Seperti “Instagram yang Dulu”

Indri Penulis

Instagram rupanya tak tahan mendapat tekanan dari publik! Capek dengan itu semua, Instagram putuskan bakal kembali jadi “Instagram yang dulu.”

Mayoritas pengguna Instagram tentu telah menyadari kalau platform kesayangan mereka sudah berbeda dengan bertahun-tahun lalu. Kalau dulu Instagram cuma fokus untuk berbagi foto dan video, sekarang Instagram sudah seperti platform serba guna. Pengguna bisa jualan sampai jadi konten kreator di Instagram.

popculture.id

Tapi bukan itu masalahnya. Sebenarnya kalau Instagram berubah menjadi platform media sosial yang mendukung aktivitas transaksi jual beli, ya nggak masalah. Justru para pelaku usaha sangat terbantu dengan adanya fitur toko di Instagram karena bisa menaikkan omset penjualan mereka.

Nah yang jadi masalahnya adalah obsesi Instagram untuk menyamai (dan mengungguli) TikTok. Supaya bisa menyaingi TikTok, Instagram meluncurkan fitur Reels yang memungkinkan pengguna mengunggah konten video pendek berbentuk vertikal dengan segudang tools edit di dalamnya.

Nggak berhenti sampai di situ saja. Instagram makin ke sini malah justru terang-terangan menjiplak alur kerja TikTok. Bagaimana tidak, algoritma terbaru Instagram sekarang justru lebih banyak menampilkan postingan foto dan Reels milik orang lain yang bahkan nggak dikenal, ketimbang postingan akun yang diikuti oleh pengguna. Padahal yang diinginkan pengguna hanyalah melihat postingan terbaru akun yang mereka ikuti dan berinteraksi dengannya.

Pengguna Instagram Merasa Muak!

Merasa muak dengan Instagram, tak sedikit pengguna yang memberikan feedback negatif ke Instagram selama beberapa pekan terakhir.

Bahkan artis kelas dunia sekela Kylie Jenner dan Kim Kardashian juga ikut menyuarakan kritikan pedasnya dengan Instagram. Dalam postingan yang diunggah beberapa waktu lalu, mereka berdua memohon agar Instagram mengembalikan Instagram seperti yang dulu. Mereka juga menunjukkan ketidaksukaannya terhadap rekomendasi konten Instagram Reels yang sering nongol di halaman beranda.

Karena feedback negatif sangat kuat, mau nggak mau bos Instagram, Adam Mosseri, harus bikin pernyataan publik di Twitter-nya untuk mengatasi protes dan menjelaskan kenapa perubahan itu terjadi.

Setelah Twitter Adam Mosseri nggak membuahkan hasil, sepertinya sekarang Instagram sudah menyerah. Baru-baru ini Instagram mengatakan pada Platformer bahwa mereka akan membuat perubahan selama beberapa minggu mendatang.

Apa saja perubahan yang disiapkan Instagram. Intinya Instagram bakal balik seperti “Instagram yang dulu.” Mereka akan menghapus foto dan video layar penuh dari aplikasi, Instagram juga akan mengurangi jumlah rekomendasi yang didorong ke penggunanya.

Itu artinya, nanti pengguna Instagram akan bisa menikmati konten-konten dari orang yang mereka ikuti. Persis seperti dulu saat Instagram baru berdiri.

Tapi jangan senang dulu. Karena dengar-dengar perubahan ini ‘nggak bersifat permanen.’ Pasalnya CEO Meta sekaligus pemilik Instagram, Mark Zuckerberg, benar-benar terobsesi dengan algoritma rekomendasi postingan. Bahkan ia memprediksi kalau rekomendasi di Instagram akan menjadi dua kali lipat di akhir tahun 2023.

Selain itu, Instagram mau nggak mau juga harus tetap bergerak maju dan membuat perubahan kalau nggak ingin tersaingi sepenuhnya dengan TikTok.

Lalu bagaimana nantinya, apakah pengguna benar-benar bisa menikmati Instagram seperti yang dulu? Hm.. Entahlah, kalau melihat visi Mark Zuckerberg yang begitu ambisius, peluangnya cukup kecil.

    %d blogger menyukai ini: