Kesan Pertama Terhadap Windows 10 PC

Tiga hari sudah saya mencicipi Windows 10 di PC. Banyak hal yang membuat saya tersenyum, Windows 10 merupakan sistem operasi yang menyenangkan untuk digunakan, paling tidak itulah yang saya rasakan dalam penggunaan selama ini. Dan inilah kesan pertama saya terhadap Windows 10.

[notification type=”alert-warning” close=”true” ]Pengalaman di tulisan ini bisa berubah saat saya menggunakannya lebih lama lagi[/notification]

Hal pertama yang saya suka dari Windows 10 PC ini adalah tampilannya. Tentu ini bisa dibilang subyektif, karena setiap orang punya preferensi berbeda mengenai hal ini. Saya pengguna yang lebih suka dengan tampilan dengan warna lembut dan tidak terlalu berwarna-warni. Windows 10 memiliki kriteria itu, membuatnya lebih enak dilihat. Mengadopsi gaya desain modern dan dibuat konsisten dengan desain dari Windows Phone membuatnya semakin familiar. Tidak perlu repot beradaptasi terlalu lama untuk bisa mengoperasikannya secara maksimal.

Saat pertama kali Microsoft mengatakan bahwa Windows 10 merupakan gabungan dari Windows 7 dan Windows 8, itu benar adanya. Windows identik dengan tombol Start, dan Windows 8 hadir dengan fitur live tile yang cukup informatif bagi pengguna. Windows 10 menggabungkan keduanya, menu Start dan live tile bisa digunakan secara bersamaan saat berada di mode PC.

Saat kita menekan tombol Start, maka akan muncul daftar aplikasi seperti Windows 7 dan live tile seperti Windows 8. Kalau di Windows Phone, mirip dengan daftar aplikasi yang akan terlihat saat kita melakukan swipe layar ke kanan. Menariknya, saat kita berada di mode tablet, susunan tile-tile tersebut letaknya menyesuaikan seperti saat berada di mode PC.

Windows 10 PC memiliki Action Center-nya sendiri, untuk memunculkannya, kalian bisa klik ikon notifikasi yang ada di pojok kanan bawah atau swipe ke kiri pada layar sebelah kanan. Pada Action Center, kita akan melihat hal yang sama seperti Action Center yang ada pada Windows 10 mobile.

Universal app merupakan ide yang brilian di Windows 10 ini. Jika di Windows 8 kemarin kita akan menemukan dua aplikasi yang sama namun beda versi (versi desktop dan versi metro), maka di Windows 10 hanya akan satu versi saja dan bisa digunakan saat berada di mode PC maupun mode tablet.

Saya mendapatkan Windows 10 dengan cara upgrade over the air, sebelumnya Laptop sudah terpasang Windows 8.1 bawaan. Di Windows 8.1 sebelumnya, laptop sudah terpasang beberapa aplikasi seperti Football Manager 2015, Steam, CyberGhost, Minecraft dll. Saat sudah berada di Windows 10, aplikasi-aplikasi tersebut bisa berjalan dengan lancar tanpa ada kendala.

Beberapa catatan seperti Microsoft Edge yang masih belum bisa menjalankan add-on, atau beberapa aplikasi yang force close semoga akan segera diperbaiki pada update bulan depan. Beberapa isu mengenai celah keamanan pada fitur WiFi Sense bisa diatasi dengan mudah.

Beberapa fitur Windows 10 yang belum bisa saya coba adalah, Cortana, karena memang belum bisa digunakan di region Indonesia. Kemudian fitur Windows Halo, karena memang hardware laptop yang saya gunakan (ThinkPad Yoga 12) tidak mendukung spesifikasi yang dibutuhkan.

Selama tiga hari ini, saya cukup puas menggunakan Windows 10 dan mungkin secara berkala, saya akan melakukan review ulang mengenai pengalaman pribadi menggunakan Windows 10.

Nah kalian yang sudah menggunakan Windows 10, jangan sungkan untuk berbagi pengalaman kalian melalui kolom komentar.