Zenbook 14 space banner
Zenbook 14 space banner
Zenbook 14 space banner

4 Fakta Konsol Harga Rp 5 Jutaan “Logitech G Cloud Gaming”

Indri Penulis

Logitech akhirnya resmi meluncurkan konsol genggam Logitech G Cloud Gaming. Ini dia beberapa fakta konsol genggam Logitech yang perlu kamu tahu.

Logitech memang sudah cukup lama dirumorkan bakal mendebutkan konsol genggam. Konsol genggam tersebut digadang-gadang akan mampu menjadi rival yangs sepadan dengan Nintendo Switch.

popculture.id

Menjelang akhir September ini, akhirnya Logitech resmi meluncurkan konsol genggam pertamanya, Logitech G Cloud Gaming. Konsol ini dibanderol dengan harga Rp 5 jutaan dan baru bisa dipesan via pre-order lewat situs Logitech G. Konsol ini baru tersedia di toko offline tanggal 18 Oktober 2022.

Nah sebagai konsol genggam pertama Logitech, nggak sedikit orang akan penasaran dengan konsol ini. Apalagi Logitech sering sesumbar kalau perangkat ini bisa menandingi Nintendo Switch. Hm.. Daripada penasaran, kamu bisa simak beberapa fakta dari Logitech G Cloud Gaming berikut ini.

Pakai Konsol Lewat Streaming

G Cloud Gaming adalah konsol yang cara penggunaannya dilakukan dengan streaming. Konsol ini dirancang untuk dipakai dengan layanan cloud gaming seperti Xbox Cloud Gaming dan Nvidia GeForce Now.

Konsol ini juga berjalan dengan aplikasi Xbox dan Steam Link untuk streaming lokal dari konsol dan PC. Pengguna juga bisa mengunduh layanan streaming lainnya (layanan streaming apapun yang berfungsi di Android, contohnya Google Stadia dan Amazon Luna).

Resolusi Lebih Oke dari Nintendo Switch

G Cloud Gaming menggunakan layar LCD 7 inci, panel 1080p dengan kecerahan 450 nits. Konsol ini juga mendukung fitur multi-touch dan kecepatan refresh 60Hz.

Sekilas, mungkin kecepatan 60Hz terdengar biasa-biasa saja. Walaupun beitu, resolusi 1080p sebenarnya cukup bagus di kalangan konsol genggam lainnya. Pasalnya Nintendo Switch dan Steam Deck saat ini masih menggunakan layar 60Hz dengan resolusi 720p (dukungan resolusi yang lebih tinggi kabarnya akan segera hadir).

Sementara itu sebagai fitur tambahan, konsol ini dibekali joystick analog kiri dan kanan, pemicu analog L & R, dua bumper, tombol D-pad dan A/B/X/Y. Konsol genggam ini mendukung kontrol yang bisa dipetakan ulang, umpan balik haptic dan giroskop.

Mendukung Google Play Store

Konsol ini sudah didukung Google Play Store di dalamnya. Itu artinya, pengguna bisa mengunduh game apapun yang ada di dalam Google Play Store untuk dimainkan di konsol.

Konsol ini menggunakan chipset Snapdragon 720G yang cukup bagus dan efisien untuk main game. Walau penyimpanannya cuma terdiri dari RAM 4GB dan penyimpanan internal 64GB, tapi itu tidak terlalu masalah. Karena mayoritas aktivitas gaming yang dilakukan di konsol genggam ini dilakukan secara streaming.

Kalau pengguna ingin mengunduh lebih banyak permainan dari Play Store juga tidak masalah. Pengguna tinggal memperluas penyimpanan pakai kartu microSD, supaya konsol bisa menampung lebih banyak permainan.

Efisiensi Daya Oke

Walaupun ada beberapa hal yang bikin G Cloud Gaming terkesan kurang nyaman dipakai, tapi soal efisiensi daya, konsol ini lumayan oke lho.

Konsol ini menjanjikan masa pakai baterai lebih dari 12 jam (baterai 23.1Wh). Untuk mengisi daya dari 0% – 100% hanya butuh waktu 2,5 jam lewat USB-C.

Selain efisiensi daya yang lumayan oke, konsol ini juga menyajikan fitur konektivitas yang cukup baik. G Cloud Gaming mendukung jack headphone 3.5mm, Bluetooth 5.1 dan speaker stereo. Selain itu konsol ini juga mendukung WiFi 5 untuk konektivitas internetnya.

    %d blogger menyukai ini: