Layar Monitor dan TV Yang Menggebrak Tahun 2018

layar monitor 2018 samsung flip wm55h

Tampilan visual yang besar dan tajam memang menyenangkan. Baik untuk nonton film, TV, atau main game. Perkembangan layar monitor dan TV pun semakin canggih. Tahun ini, beberapa merk mengumumkan produk barunya. Inilah layar monitor 2018 yang paling seru.

Sejak beberapa tahun terakhir, perkembangan teknologi digital mulai menggeser peralatan lama. Selain berusaha menambah kenyamanan melihat, teknologi juga mengembangkan sisi fungsi (apa yang bisa kita lakukan). Ada pula yang berusaha memecahkan masalah ruang (ringkas).

Handphone dan tablet, misalnya, mulai menggantikan kertas dan pena. Beberapa perusahaan mulai menyasar peralatan lain seperti papan tulis. Beberapa lainnya, berusaha mendefinisikan ulang istilah home theatre.

Tahun lalu, layar lengkung seperti bioskop mulai marak. Nah, seperti apa teknologi layar monitor dan TV di tahun 2018 ini?

BACA JUGA
Mengenal Resolusi Layar dan Kerapatan Piksel

Samsung Flip: Papan Tulis Digital

layar samsung flip wm55h

Beberapa tahun lalu, Microsoft memperkenalkan Surface Hub, sebuah layar sentuh besar interaktif. Samsung tidak ingin kalah dengan merilis layar monitor Samsung Flip. Sebuah smart whiteboard.

Samsung Flip WM55H merupakan produk terbaru di tahun 2018. Layar sebesar 55 inci ini memiliki teknologi InGlass dengan OS Tizen 3.0, penyimpanan internal sebesar 8 GB dan dukungan colokan USB juga nirkabel. Layar ini bisa diputar (vertikal dan horizontal), bisa disenderkan sampai 4.5º ke belakang, dan punya kaki dengan roda sehingga mudah digeser.

Mudah diduga, perangkat ini memang ditujukan untuk para profesional. Mereka melakukan presentasi atau berdiskusi dengan Samsung Flip ini. Perangkat ini pun mendukung sampai 4 orang menulis bersama, dan akses sampai 20 halaman.

Bisa kamu bayangkan menulis di papan tulis digital ini, lalu “melempar” tulisan ke laptop atau handphone? Keren kan?

Layar TV Samsung “The Wall”

The Wall Modular MicroLED 146 inch TV

Kalau Samsung Flip mewakili ambisi Samsung untuk profesional, The Wall menunjukkan sisi ukuran. Ya, sesuai namanya, The Wall adalah layar TV microLED sebesar 146 inci! Sekali lagi, 146 inci!

Seperti tren masa kini, layar monitor ini punya desain bezel-less alias minim bingkai. Jadi memang benar-benar seperti tembok (tapi ada gambar bergerak). Tapi bukan hanya ukuran layar besar saja yang hebat. The Wall punya teknologi microLED, yaitu skala LED yang kecil. Lebih kecil dari TV LED saat ini.

Teknologi ini akan menyesuaikan warna (baik nuansa warna maupun ketika ada backlight). Selain itu MicroLED bisa menampilkan cahaya efisien sehingga lebih hemat daya (walau kalau mengingat ukurannya mungkin hasilnya sama dengan TV biasa).

Yang jelas, TV The Wall dari Samsung ini mendefinisikan ulang arti home theatre.

TV Gulung dari LG

LG Display rollable oled tv

Oke, layar besar memang dahsyat. Tapi bagaimana dengan monitor layar besar yang bisa digulung? LG Display berusaha menawarkan hal itu. Persaingan layar OLED yang bisa ditekuk memang memanas. Terutama antara LG dan Samsung. Tidak ingin kalah cepat, LG menunjukkan perkembangan teknologi TV gulung terlebih dulu.

LG memperlihatkan teknologi yang menarik di CES 2018. Mereka menyebutkan sudah berhasil mengembangkan rollable TV sebesar 65 inci. Ya, sayangnya TV ini masih konsep. Belum ada detil lebih jauh mengenai teknologi dibalik layar monitor ini (rahasia perusahaan lah).

BACA JUGA
Review ROG GX800: Laptop Game ASUS Untuk Pro Gamers

Teknologi NVIDIA G-SYNC HDR dan NVIDIA SHIELD Baru

NVIDIA G SYNC HP Monitor

Saya akui, yang satu ini bukan monitor. Tapi teknologi dibalik tampilan layar monitor. Ya, NVIDIA mengembangkan teknologi baru.

NVIDIA memperkenalkan apa yang mereka sebut BFGD, atau Big Format Gaming Display. BFGD akan memungkinkan streaming atau casting game atau video dengan kualitas 4K 120Hz HDR di layar monitor. Kualitas itu juga akan hadir dengan tingkat reaksi lebih cepat (low latency).

Tampilan kualitas 4K memang akan menjadi standar baru hiburan masa kini. Teknologi BFGD ini akan menambah seru permainan baik dari PC, Android, atau dari konsol lain. Termasuk juga aplikasi streaming video seperti YouTube, Netflix, Hulu, dll.

NVIDIA menyebutkan kalau mereka sudah bekerjasama dengan beberapa merk seperti Acer, ASUS, dan HP. Di CES 2018, NVIDIA menampilkan teknologi ini dengan ASUS ROG.

MirraViz MultiView

Yang satu ini juga bukan layar monitor. Tapi teknologi di baliknya. Apa itu MirraViz Multiview? Teknologi ini memungkinkan beberapa orang (misalnya gamer) melihat tampilan yang berbeda di satu layar.

Anggaplah ada 4 orang gamer bermain MOBA. Mereka bisa melihat di satu layar, namun masing-masing akan melihat tampilannya sendiri, tanpa saling mengganggu, tanpa memisah bidang layar, tanpa menggunakan kacamata khusus. MirraViz MultiView bisa mendukung layar sampei lebih dari 96 inci. Canggih kan?

MirraViz menjelaskan bahwa MultiView memanfaatkan apa yang disebut retro-reflection. Layar akan memberikan (memantulkan) tampilan ke sudut yang sama. Jadi tampilan akan berbeda kalau kita lihat dari sudut yang berbeda pula. Tentu saja teknologi ini masih membutuhkan alat khusus.

Tapi bayangkan kalau teknologi ini sudah bisa dipakai umum. Kompetisi e-Sport bisa dijalankan dengan lebih unik. Dengan layar besar dan bisa dilihat oleh semua pemain tanpa mengganggu kenikmatan bermain.

ASUS Bezel Free Kit

ASUS ROG Bezel Free Kit

Kamu yang menggunakan multi monitor pasti tahu gangguan bingkai layar. Sekarang hal itu bisa tidak mengganggu. ASUS memperkenalkan Bezel Free Kit sebagai bagian dari Republic of Gamers.

Bezel Free Kit merupakan aksesoris yang menyambung layar satu dengan lainnya. Baik secara fisik dan tampilan di layar (dengan light refraction). Aksesoris ini akan menghubungkan layar dengan sudut 130º. Sudut yang membuat gabungan monitor nyaman dilihat (memberi efek lengkung).

Ada komentar?