Inilah Logitech G Pro X Superlight, Mouse Gaming Nirkabel Teringan di Dunia

Logitech resmi memperkenalkan mouse gaming wireless baru, Logitech G Pro X Superlight. Ini adalah mouse gaming wireless teringan di dunia.

Berbagai perangkat gaming telah menjadi incaran banyak orang, khususnya penggila game. Sebab perangkat gaming terbaik diklaim mampu menunjang aktivitas game agar lebih lancar.

Salah satu perangkat gaming yang selalu diperhitungkan adalah mouse wireless. Mouse jenis ini memang praktis. Tapi kebanyakan mouse wireless cenderung lebih berat.

Namun Logitech berhasil membuat mouse wireless gaming teringan di dunia. Mouse tersebut adalah Logitech G Pro X Superlight. Mouse ini akan dijual 3 Desember mendatang.

Fitur Andalan Logitech G Pro X Superlight

Superlight adalah versi ringan dari Logitech G Pro Wireless yang beratnya 80 gram. Kehadiran Superlight resmi menggeser posisi SteelSeries Aerox 3 Wireless sebagai mouse gaming wireless teringan di dunia. SteelSeries Aerox 3 Wireless memiliki berat 66 gram.

Sementara G Pro X Superlight memiliki berat kurang dari 63 gram. Bahkan jika pelat magnet penutup receiver wireless USB bagian bawah dilepas, bobot mouse akan turun menjadi 60 gram.

Logitech G Pro X Superlight
Sumber Gambar : The Verge

Dikutip dari The Verge, saat dipakai, mouse ini terasa seperti prototipe kosong. Tapi karena sangat ringan, mouse ini akan kehilangan beberapa fitur.

Selain ringan, G Pro X Superlight juga menawarkan bodi mulus tanpa lubang. Berbeda dengan mouse lain yang memiliki bodi dengan pola berlubang mirip sarang lebah.

Superlight juga membawa perubahan lain. Mouse ini hadir dengan finishing putih matte dan hitam matte, agak mirip G Pro Wireless.

Logitech G Pro X Superlight
Sumber Gambar : The Verge

Mouse baru ini memiliki LED yang lebih sedikit. Inilah yang menyebabkan mouse punya bobot ringan dan dapat memaksimalkan penggunaan baterai. LED ini hanya ada satu di dekat roda gulir. Itu pun hanya untuk menandakan status baterai.

Di sisi lain, terdapat Logo ‘G’ bercahaya yang diletakkan di tempat telapak tangan. Jadi saat dipakai, logo ini tidak akan kelihatan.

Beralih ke masalah daya tahan, mouse ini mampu dipakai sampai 70 jam (sekali pengisian daya). Perbandingannya lumayan jauh dibanding G Pro Wireless yang hanya mampu bertahan 48 jam.

Superlight memiliki sensor HERO 25.600 DPI. Sayangnya mouse ini tidak memiliki tombol pengalih DPI seperti G Pro Wireless. Kesimpulannya performa Superlight hebat, tapi pengguna tidak bisa mengubah sensitivitas pada mouse.

Logitech G Pro X Superlight
Sumber Gambar : The Verge

Kelemahan lain Superlight tidak sampai di situ. Mouse ini cuma mendukung pengguna non-kidal. Berbeda dengan G Pro Wireless yang mendukung pengguna kidal dan non-kidal.

Jika disuruh memilih, kebanyakan orang mungkin lebih suka SteelSeries Aerox 3 Wireless. Sebab selain murah (hanya 100$), mouse ini punya fitur lebih lengkap.

SteelSeries Aerox 3 Wireless punya port USB-C (Superlight masih pakai MicroUSB), LED opsional, Bluetooth ganda dan konektivitas 2.4GHz.

Berbeda dengan Superlight yang dibanderol dengan harga lebih mahal yakni $150. Yah meski fiturnya lebih sedikit, tapi Superlight cocok buat kalian yang suka mouse ringan dengan desain minimalis.

banner cybersport
%d blogger menyukai ini: