Mau Beli Smartphone Terbaru? Pertimbangkan Baik-baik Lebih Dulu

Sudah ngebet ingin beli smartphone terbaru? Tunggu dulu, sobat. Jangan keburu nafsu. Pertimbangkan baik-baik beberapa hal yang penting.

Ya, memang. Kehadiran smartphone baru memang sangat menggoda. Apalagi dengan iming-iming penampilan trendy dan fitur canggih. Apalagi kalau ponsel itu punya harga yang sangat masuk akal.

Tiba-tiba ponsel milik kita bisa terkesan kuno. Mendadak untuk main game terasa lemot. Bahkan saat memotret selfie, wajah kita terlihat lebih jelek dari biasanya. Hahaha, oke, saya terlalu lebay. Intinya ada dorongan untuk memperbarui senjata andalan kita untuk eksis.

Tapi benarkah begitu? Apakah memang sudah saatnya kamu beli smartphone baru? Coba pikir lagi. Kami bantu dengan beberapa poin penting di bawah ini.

1. Apakah Dana Mencukupi?

Tentu saja dana adalah pertimbangan nomor satu. Kamu punya duit nggak? Kalau punya, berapa banyak? Bukan mau mengecilkan hati. Tapi masalah dana ini memang sangat menentukan keputusan dan pilihan yang ada.

Anggaplah kamu punya uang. Apakah jumlah uangmu benar-benar mencukupi? Jangan-jangan, begitu kamu beli ponsel baru, kamu tidak bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Tapi tidak kita elakkan, sebuah hal memang punya batasan usia. Ada saatnya kita mengganti dengan yang lebih baru. Tentunya agar semua aktivitas kita tidak terganggu.

Nah, jumlah uang yang bisa kamu pakai untuk berbelanja itu akan menentukan kelas smartphone yang jadi pilihan. Apakah kamu bisa membeli smartphone kelas menengah, seperti realme 5 Pro atau Redmi Note 8, atau apakah kamu mampu membeli ponsel premium, seperti iPhone 11 Pro Max atau Samsung Galaxy Note 10?

Lalu, lihat juga ponsel yang kamu gunakan saat ini. Bagaimana nilainya kalau ada kemungkinan tukar tambah? Berapa kira-kira kalau dijual kembali?

2. Apa Teknologi Smartphone Terbaru Sudah Jauh Lebih Baik?

Ketika melihat berita soal smartphone terbaru, memang kelihatannya selalu ada teknologi canggih hadir, fitur yang lebih seru, atau kemampuan yang lebih powerful. Tapi benarkah begitu? Lebih canggih dari yang mana?

Tentunya hal pertama yang harus kamu bandingkan adalah dengan ponsel milikmu sendiri. Apakah perbedaan teknologi dan fitur smartphone terbaru sudah jauh lebih baik? Apakah hanya sekedar beti (beda tipis) saja?

harga dan spesifikasi samsung galaxy s8

Perhatikan siklus rilis smartphone. Kalau kamu punya Samsung Galaxy S8, membeli Galaxy S9 mungkin tidak terlalu jauh berbeda. Sedangkan Galaxy S10 sudah punya perbedaan signifikan dari teknologi dan fitur. Tapi ada juga yang seperti realme 3 Pro dan realme 5 Pro yang walau cukup mirip, punya perbedaan cukup unik di kamera.

Nah, jadi lihat baik-baik spesifikasi smartphone terbaru. Perbandingkan dengan detil. Kalau memang sudah memiliki perbedaan yang signifikan, ya bukan masalah. Tapi kalau masih tidak jauh berbeda. Kamu boleh bersabar sebentar.

3. Apa Ponsel Milikmu Masih Bisa Memenuhi Kebutuhan?

Semua orang punya kebutuhan dan kebiasaan berbeda. Kamu harus mampu mengenali kebutuhan dan kebiasaanmu sendiri. Hal ini bisa menentukan keputusan membeli atau spesifikasi dan fitur yang sesuai.

Tentu saja, kalau baterai ponselmu sudah tidak bagus, performa sudah lemot, sistem operasi sudah ketinggalan jaman, dll, maka memang sudah waktunya kamu ganti ponsel. Apalagi kalau ponsel milikmu sudah mengganggu aktivitas sehari-hari.

Tapi kalau ponsel milikmu masih berfungsi baik, kamu perlu mempertimbangkan ulang (lihat poin kedua). Lalu bandingkan dengan kebutuhanmu, apakah bisa meningkatkan kualitas pemakaian atau tidak.

Misalnya, kamu seorang arsitek. Ponsel milikmu masih bisa berfungsi baik. Namun smartphone terbaru menawarkan kamera ultra wide, yang tidak dimiliki ponselmu, yang berguna untuk memotret lanskap proyek atau bangunan sebagai bahan portofolio. Faktor ini bisa jadi pertimbangan positif kalau kamu mau beli smartphone terbaru tersebut.

4. Apa Ada Alternatif Lebih Baik dan Lebih Murah?

Kalau smartphone milikmu mengalami masalah atau kerusakan, pertimbangkan perbaikan yang bisa dilakukan. Termasuk kalau harus mengganti suku candang (spare parts). Kalau memperbaiki masih jauh lebih murah, ya ambil saja langkah itu dulu. Tapi kalau masih bermasalah atau biayanya tidak jauh berbeda dengan membeli ponsel baru, ya silakan lem biru (lempar beli baru).

Kalau kamu memang perlu beli smartphone terbaru, buka wawasan lebar-lebar. Jangan berhenti sebatas merk. Pertimbangankan spesifikasi dan fitur (poin kedua), dan layanan purna jual. Saat ini, sudah banyak smartphone dengan spesifikasi yang tidak jauh berbeda namun dengan harga yang lebih murah.

Kemudian, jangan pula memilih smartphone yang “asal unik” atau “asal bergengsi”. Kadang, smartphone yang paling banyak laku (ponsel sejuta umat), memiliki dukungan paling banyak. Misalnya mencari casing lebih mudah, mencari layar LCD pengganti ada, dll.

%d blogger menyukai ini: