Mengenal Fitur Kamera realme 5 Pro

aplikasi kamera realme 5 pro

realme 5 Pro adalah smartphone baru yang memiliki fitur kamera berlimpah sebagai salah satu unggulannya. Fiturnya memang banyak. Jadi bakal seru membahasnya.

Pada generasi ini, realme meningkatkan sistem kamera di semua lini smartphone mereka dengan sistem Quad Camera alias empat kamera belakang. Masing-masing tipe memiliki konfigurasinya sendiri. realme 5 Pro, sebagai salah satu yang menjadi andalan, memiliki kelebihan tersendiri, salah satunya dengan sensor kamera 48MP.

Namun tidak hanya itu. Di dalam aplikasi kameranya, terdapat banyak setelan dan fitur menarik. Fitur yang menjadi kekhasan realme sendiri adalah Chroma Boost dan Nightscape. Di samping itu, masih ada lagi fitur seperti Ultra 48 MP, Panorama, Expert (manual), Time Lapse, Slo-Mo, dan Ultra Macro.

Apa sudah semua? Tidak. Masih ada fitur lain seperti Portrait, Ultra Wide, dan HDR selain beberapa fitur “kecil” layaknya beautification dan fitur dekorasi edit foto (edit wajah, stiker, filter, dll).

Daftar Isi

Portrait

Kelihatannya fitur ini tidak membutuhkan banyak penjelasan. Portrait Mode merupakan salah satu fitur kamera smartphone yang sangat populer sejak beberapa tahun belakangan.

Untuk beberapa merk dan model ponsel, fitur ini hadir dengan setelan kadar “blur” untuk latar belakang. Di beberapa merk lainnya, mode ini hadir otomatis. realme 5 Pro merupakan salah satu yang menghadirkannya secara otomatis melalui bantuan kamera depth sensor.

Kamu tinggal menggeser mode ponsel ke ‘PORTRAIT’ dan mengambil gambar. Kamu juga bisa memilih salah satu dari 6 filter yang ada untuk mode ini. Proses pemotretan mode ini cukup cepat, bahkan di kondisi sedikit low light dan backlight. Tergantung kondisi saat pengambilan gambar, kadang ada proses pengolahan gambar saat kamu pertama kali melihat hasilnya.

Mode Portrait cukup sensitif dengan jarak fokus, detil obyek, warna, dan backlight. Kadang, bergeser sedikit atau warna obyek terlalu mirip, bisa menghilangkan batas tegas. Sehingga obyek yang seharusnya tajam bisa ikut menjadi kabur. Tapi pengolahan foto Portrait di realme 5 Pro mampu menanganinya dengan cukup baik.

mode portrait realme 5 pro
Mode Portrait (Ukuran foto sebenarnya)

Ultra Wide

Mode ini menghadirkan foto ekstra luas. Cocok dipakai untuk memotret lingkungan, baik alam maupun nuansa perkotaan. Mode ini hadir dengan bantuan kamera sudut-lebar 8MP yang mampu mengambil gambar pada cakupan sudut 119º±1.5º.

Kamu bisa memakai mode ini melalui tombol Ultra-wide di sebelah kanan fitur HDR di bagian atas. Untuk mode ini, kami sarankan kamu memakai rasio foto ‘Full Screen’, bukan 4:3 atau 1:1 (lihat di Setelan aplikasi Kamera). Kenapa? Karena kalau memakai rasio ‘Full Screen’ akan memberi ukuran foro lebar juga dan memaksimalkan tampilan Ultra-wide.

foto ultra wide
Foto Ultra-wide (ukuran foto sebenarnya)

Chroma Boost

Fitur ini adalah salah satu fitur unggulan kamera realme. Chroma boost berguna untuk meningkatkan kadar warna (saturasi) di foto. Jadi, dengan fitur ini, warna di foto bisa lebih “keluar”. Tombol untuk fitur ini ada di sebelah kanan Ultra-wide.

Ada yang sedikit menarik dengan fitur ini. Saya perhatikan, kalau di ponsel perbedaan warnanya bisa cukup mencolok. Kadang, untuk obyek manusia, warna kulit jadi kurang terlihat natural. Tapi bagitu saya lihat di perangkat lain (misalnya laptop), saturasi warna Chroma Boost tidak terlalu mencolok.

perbandingan chroma boost
Perbandingan Chroma Boost — Non-aktif (kiri—ukuran sebenarnya) dan aktif (kanan—ukuran sebenarnya)

Ultra 48MP

Fitur kamera ini tentu saja merupakan hasil dari sensor 48MP di realme 5 Pro. Fitur ini akan memberikan hasil foto dengan resolusi sekitar 8000 x 6000 pixel dan besar berkas bervariasi (paling kecil yang saya dapat 7,6MB).

Kamu bisa memakai fitur ini dengan mengakses tombol menu di sebelah kiri mode Video/Photo/Portrait. Pilihan Ultra 48MP ada di paling atas.

Apa keuntungan memakai mode ini? Foto 48MP bisa berguna ketika kamu mau melakukan cropping (memotong) foto pada obyek yang jauh/kecil dan bisa memberi detil yang lebih banyak. Selain itu, kalau kamu hanya memotret dan melihat foto di layar ponsel, pengaruhnya tidak banyak dan mode biasa sudah memadai.

Di era Lumia 1020 (40MP di tahun 2013), saya sudah pernah mencoba foto seperti ini. Terus terang, harus saya akui, saya masih cukup kagum. Ketajaman gambarnya saat dipotong ke bagian kecil, masih bisa diandalkan.

foto ultra 48mp realme 5 pro
Foto Ultra 48MP (lihat ukuran sebenarnya) dan hasil potongan diperbesar

Nightscape

Fitur Nightscape juga merupakan fitur andalan realme. Fitur ini bisa meningkatkan kecerahan gambar saat memotret di kondisi gelap (low light). Kamu bisa mengaksesnya melalui tombol menu di sebelah kiri mode Video/Photo/Portrait, di bawah Ultra 48MP.

Ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan ketika menggunakan fitur Nightscape ini. Memang fitur ini terdengar seperti magic. Namun kalau kamu sembarangan, hasil foto tetap saja tidak akan maksimal.

Walaupun bisa meningkatkan kecerahan gambar, kamu tetap membutuhkan cahaya yang cukup (walau lebih gelap dibanding kondisi ideal) untuk bisa menghasilkan foto yang benar-benar bagus. Lalu, usahakan tidak ada gerakan (baik dari obyek maupun kamu yang memotret). Karena mode ini akan mengambil gambar dalam waktu ±3 detik.

Kadang, memotret dengan Nightscape bisa sedikit tricky. Karena bagaimanapun kita memotret di kondisi low-light. Tempat di mana kita memotret pun bisa menentukan hasilnya. Apakah memotret di luar ruang waktu malam (misalnya pemandangan kota) atau di dalam ruangan (untuk menangkap detil yang ada di bayangan).

Foto biasa (Lihat ukuran sebenarnya)
foto nightscape realme 5 pro
Dengan Nightscape (Lihat ukuran sebenarnya)

Pano

Foto panorama akan menggabungkan beberapa gambar menjadi satu untuk menciptakan foto super lebar. Mode ini sangat bagus bisa dipakai untuk memotret alam. Misal garis pantai, pegunungan, atau lanskap kota.

Kamu bisa mengaksesnya melalui tombol menu di sebelah kiri mode Video/Photo/Portrait. Fitur pano akan mengambil gambar secara otomatis setelah kamu menekan tombol kamera dan seiring kamu menggeser kamera (mengikuti arah panah dan garis). Kamu bisa melihat preview foto di layar.

mode panorama realme 5 pro
Mode panorama

Untuk mencapai hasil yang sesuai keinginanmu, kamu mungkin perlu bereksperimen terlebih dahulu. Paling tidak berlatih memutar kamera dengan posisi yang tetap stabil, sehingga tidak ada distorsi di obyek foto. Lalu, akan lebih baik bisa kamu mengambil foto panorama dengan obyek yang diam (heh, ada banyak meme di internet soal foto panorama dengan obyek bergerak).

Sejauh yang saya coba, penggabungan gambar yang dilakukan oleh kamera realme 5 Pro ini memuaskan. Bahkan ketika ada sedikit gerakan dan berada di konsisi sedikit low-light.

foto panorama realme 5 pro
Hasil foto panorama (diambil sekitar jam 17:30 – lihat ukuran sebenarnya)

Expert

Mode expert adalah memotret dengan setelan manual seperti di kamera DSLR. Di sini kamu bisa mengatur sendiri beberapa elemen fotografi, seperti Exposure (ISO dan kecepatan), White Balance (WB), Focus, dan Exposure Value (EV).

Kamu bisa mengaksesnya melalui tombol menu di sebelah kiri mode Video/Photo/Portrait. Setelah memilih mode ini, kamu bisa melihat tombol setelan lain muncul di layar. Tekan pilihan itu dan kamu bisa mengaturnya lebih lanjut.

mode expert kamera realme 5 pro
Mode expert

Mode ini tentunya akan lebih bermanfaat untuk kamu yang sudah memiliki pengetahuan dan pengalaman di bidang fotografi. Karena mode ini memang bertujuan agar kamu bisa mendapatkan hasil sesuai tujuan (secara fotografis). Kalau kamu tidak memahami ukuran dan fungsi elemen fotografi yang ada, kemungkinan besar hasil foto akan buruk.

Time-Lapse

Time-lapse adalah teknik fotografi/videografi yang merekam gambar dengan durasi lama (atau frame rate yang lama), dan menampilkan hasilnya dalam kecepatan normal. Dengan begitu, saat dilihat, gerakan dan waktu terlihat berjalan cepat. Boleh dibilang kebalikan dari slo-mo.

Kamu bisa mengaksesnya melalui tombol menu di sebelah kiri mode Video/Photo/Portrait. Kemudian kamu tinggal menekan tombol kamera untuk mulai merekam.

Teknik ini biasanya dipakai untuk menunjukkan proses yang biasanya berjalan lama. Misalnya matahari terbenam, tanaman yang tumbuh, dll. Jadi, pertimbangkan kejadian apa yang akan menjadi obyek. Lalu, pertimbangkan juga durasi (lama merekam). Ingat, makin lama merekam tentu saja akan makin banyak memakai daya di baterai.

Slo-mo

Slo-mo atau slow motion adalah teknik yang menunjukkan gerakan lebih lambat dari seharusnya. Hal ini merupakan hasil dari proses rekaman ekstra cepat, dan kemudian memutarnya dalam kondisi normal. Fitur Slo-mo di kamera realme 5 Pro memiliki pilihan 120fps (1080p), 240fps (720p), dan 960fps (720p).

Kamu bisa mengaksesnya melalui tombol menu di sebelah kiri mode Video/Photo/Portrait. Pilih kecepatan rekaman melalui tombol yang ada di bagian atas layar. Lalu kamu tinggal merekamnya.

Teknik ini sangat seru dipakai untuk menunjukkan detil aksi yang biasanya berlangsung cepat. Misalnya ketika seseorang melakukan trik skateboard. Untuk mencapai hasil optimal, kondisi cahaya harus baik dan cerah. Lalu kamu juga harus bisa memperhitungkan arah gerakan dan framing yang tepat supaya terlihat dramatis.

Sekedar catatan, ketika kamu menggunakan kamera Slo-mo, kamu harus memperhitungkan dengan baik kapan mulai merekam. Terutama ketika memilih mode 960fps. Karena durasinya tidak lama.

Lalu, saya pikir realme bisa menerapkan sistem editing yang lebih baik untuk mode Slo-mo ini. Ketika menggeser bagian yang pelan, bagian yang tidak pelan menjadi seperti terpotong dan terlalu singkat. Mungkin ini berhubungan dengan durasi rekaman yang tidak lama itu. Sehingga transisi jadi sedikit mepet. Walau hasilnya bagus, efeknya jadi sedikit kurang dramatis.

Ultra-macro

Fitur ini berguna untuk memotret obyek kecil atau memotret detil dalam jarak dekat. Kamera realme 5 Pro mendukung fitur ini dengan jarak ideal 4 cm. Jadi sangat dekat dengan obyek.

Kamu bisa mengaksesnya melalui tombol menu di sebelah kiri mode Video/Photo/Portrait. Lalu tinggal mendekat ke obyek dan memotretnya.

Ketika kamu memotret dengan mode ini, jangan berharap semua obyek akan menjadi tajam. Karena lensa makro cenderung memiliki jarak fokus yang sensitif. Sedikit menjauh atau mendekat bisa membuat obyek lepas dari jarak fokus ideal. Jadi, perhatikan obyek apa yang ingin kamu ambil, dan jaga jarak supaya obyek tetap dalam jangkauan fokus.

perbandingan foto ultra macro
Foto Ultra-macro (Ukuran sebenarnya)