Zenbook 14 space edition
Zenbook 14 space edition
Zenbook 14 space edition

Mengenal Teks Prediktif di Keyboard Windows 10 Mobile

Anom Penulis

Teks prediktif di keyboard Windows 10 Mobile pada dasarnya melanjutkan kecanggihan fitur itu di Windows Phone. Setelah sempat membahas tentang keyboard Windows 10 Mobile, kami ingin membahas lebih jauh mengenai fitur teks prediktif tersebut.

Bersama dengan teks prediktif (predictive text), keyboard Windows 10 Mobile (dan Windows Phone) juga dilengkapi dengan koreksi otomatis alias autocorrect. Kedua fitur ini, selain membantu kita mengetik, juga membantu kita menggunakan fitur wordflow (menulis dengan gestur swipe dari huruf ke huruf) yang kini sudah mendukung Bahasa Indonesia.

Teks prediktif sendiri merupakan sebuah teknologi yang membantu kita mengetik dengan memberikan prediksi atau saran kata berdasar huruf atau kata yang sudah kita ketik, sesuai dengan pilihan kata yang biasa kita gunakan. Teks prediktif biasanya muncul di baris di atas keyboard, dan terkait dengan pilihan bahasa yang kita gunakan di keyboard tersebut. Walau pilihan bahasa juga biasanya terkait dengan pilihan wilayah/region, tapi kita bisa menambahkannya (download).

Cara Menambah Bahasa pada Keyboard Handphone

  1. Masuk ke  Setting (Pengaturan) > Time and Language (Waktu dan Bahasa) > Keyboard
  2. Tekan ‘Tambah keyboard’
  3. Pilih bahasa yang dibutuhkan
  4. Tekan tanda centang (OK)

Cara Mengaktifkan Teks Prediktif

Teks prediktif biasanya sudah aktif untuk bahasa yang dipilih saat pertama kali mengatur handphone.

  1. Masuk ke Setting (Pengaturan) > Time and Language (Waktu dan Bahasa) > Keyboard
  2. Tekan bahasa yang ingin kita aktifkan
  3. Tentukan pilihan yang kita inginkan, baik untuk saran teks, ejaan, emotikon, dll

Bagaimana Teks Prediktif Windows Bekerja

Secara mendasar, teks prediktif menggunakan kata yang kita ketik selama kita menggunakan handphone, dan membangun semacam ‘kamus lokal’ untuk pola dan pilihan kata yang biasa kita pakai (ketik). ‘Kamus lokal’ tersebut juga terkait dengan bahasa yang kita gunakan. Sering mengetik dengan keyboard Bahasa Indonesia, dan jarang mengetik dengan keyboard bahasa Inggris (Amerika Serikat), akan menghasilkan prediksi teks yang berbeda untuk masing-masing bahasa.

Baca Juga:  Microsoft Mulai Uji Paket "Xbox Game Pass Friends & Family"

Di Windows, selain tingkat kekerapan dalam menggunakan sebuah kata, penyimpanan juga dipicu ketika kita memilih sebuah kata dari daftar prediksi teks, dan saat kita melakukan koreksi minimal sebanyak tiga kali. Konfirmasi penyimpanan terjadi ketika kita mengirimkan pesan yang kita ketik tersebut (entah itu email, sms, WhatsApp, BBM, dll). Mengetik atau melakukan koreksi kata sebanyak tiga kali berturut-turut tidak akan mengubah apa pun. Tapi mengetik-mengirim, mengetik-mengirim, mengetik-mengirim, akan mengubah probabilitas kemunculan kata tersebut. Jangan lupa, konsistensi dalam menyusun pola kalimat juga berpengaruh.

Penyimpanan kata itu juga bisa mencakup bahasa lain. Misalnya saya sering melakukan percakapan dalam Bahasa Jawa di keyboard Bahasa Indonesia. Lucunya, karena itu, prediksi untuk pola kalimat dalam Bahasa Jawa di handphone saya lebih baik daripada pola kalimat dalam Bahasa Indonesia 😀 .

Berikut beberapa contoh percobaan yang saya lakukan di handphone Lumia 920 dengan Windows 10 Mobile (yang belum lama di-update ke build 10586.63 dan di hard reset) dan Lumia 930 dengan Windows Phone 8.1 (yang sehari-hari digunakan).