5 Mitos Smartphone yang Banyak Dipercaya Orang-orang

mitos-penggunaan-smartphone-11

Apakah kalian selalu mempercayai semua hal-hal mitos tentang smartphone, yang selama ini belum terbukti kebenarannya?

Salah satunya seperti ponselmu yang harus dimasukan kedalam kulkas agar tidak overheat dan sekaligus dapat menghemat baterai.

Sebenarnya adanya mitos ini sangatlah diragukan kebenarannya, apalagi karena tidak adanya penjelasan ilmiahnya sama sekali.

Selain mitos tentang hal tersebut, ada lagi beberapa mitos tentang smartphone yang sering beredar di zaman sekarang.

Apakah benar kenyataannya sesuai dengan penjelasan yang telah beredar banyak di internet? Nah, untuk lebih jelasnya lagi, divbawah ini adalah beberapa mitos tentang smartphone yang telah dipercayai banyak orang.

Mematikan segala aplikasi yang menyala di background dapat menghemat bateraimu

Sumber Gambar : unsplash.com/@mjaswanth

Sebenarnya ketika aplikasimu masuk kedalam mode background, maka aplikasi tersebut berada dalam mode sleep atau dapat dikatan mati sementara.

Aplikasi tersebut tidak akan mengurangi penggunaan bateraimu, dan hanya akan menyala ketika kamu membukanya kembali.

Namun hal ini tidak berlaku untuk aplikasi yang tetap menyala meskipun telah masuk ke dalam mode background, yaitu seperti Spotify.

Menghabiskan baterai hingga ke nol di dapat menjaga handphone-mu

Sumber Gambar : IDN Times

Dijaman modern seperti sekarang, kamu telah menggunakan baterai lithium yang tidak perlu lagi digunakan sampai benar-benar kehabisan.

Jika kamu menggunakan baterai hingga kondisi nol, justru ponselmu akan kehilangan kemampuannya untuk diisi ulang, dan ini akan memperburuk kondisi kesehatan ponselmu.

Terkadang untuk sebagian ponsel yang cukup canggih, kamu dapat membiarkannya dalam kondisi overchanged.

Hal ini karena beberapa ponsel telah mennggunakan teknologi yang mampu menutup saluran listrik secara otomatis ketika pengisian baterai sudah penuh.

Menggunakan charger yang “murahan” merusak handphone-mu

Sumber Gambar : Bobo.ID – Grid.ID

Mitos yang ketiga ini sebenarnya adalah benar atau bisa dikatakan sebagai fakta.  Menggunakan charger baterai yang asli sebenarnya adalah pilihan terbaik untuk menjaga kondisi ponselmu.

Selain sudah disesuaikan, pihak pabrik juga telah menentukan beberapa daya yang memang cocok untuk ponsel, sehingga pengisian baterainya dapat tepat waktu.

Hal ini berbanding terbalik jika harus menggunakan charger yang tidak jelas dengan harga murah, dan akhirnya akan membuatmu menunggu berjam-jam agar baterai penuh atau bahkan tidak sama sekali.

Namun ini bukan berarti kamu harus membeli charger original seharga ratusan ribu, tapi carilah charger yang memiliki kualitas layak digunakan.

Mengganti ponselmu dengan yang terbaru dan sesuai dengan jadwal perilisan adalah hal yang baik

Sumber Gambar : unsplash.com/@maltewingen

Era digital yang semakin merajela, membuatmu akan disuguhkan dengan produk terbaru dari perusahaan-perusahaan ternama hampir setiap bulannya.

Jika produk baru muncul, sebaiknya janganlah membeli produk tersebut saat itu juga, selain harganya yang masih mahal, kamu juga belum bisa melihat kualitas ponsel yang sesungguhnya.

Pada umumnya, dalam waktu beberapa bulan kedepan akan ada promo yang memotong harga produk tersebut dan akan mendapatkan review yang membahas secara detail tentang kualitas ponsel baru tersebut.

Kecuali kamu ingin me-review ponsel tersebut ya guys, jika seperti itu kamu boleh lah membelinya terlebih dahulu.

Ponsel Android memiliki banyak malware

Sumber Gambar : IDN Times

Pada umumnya yang berpikir hal tersebut adalah para pengguna iOS dan pernah merasakan mengggunakan Android yang  terkena malware.

Padahal malware ini bukan datang dari ponsel itu sendiri, namun karena ketidakhati-hatian penggunanya yang asal mengunduh aplikasi.

Mereka yang tidak pernah mengunduh aplikasi apapun, maka tidak akan memiliki satu pun malware di dalam ponsel Android-nya.

Dan cara paling mudah untuk menghindarinya adalah, dengan mengunduh aplikasi dari Google Play Store, karena didalam situ semua aplikasi-aplikasi sudah terdeteksi sedemikian rupa.

Itulah beberapa mitos tentang smarthphone yang banyak sekali dipercayai orang-orang. Semoga dengan membaca artikel ini, sekarang kalian sudah bisa membedakan mana mitos dan mana fakta.

Ada komentar?