5 Mode Aplikasi Kamera Smartphone Yang Paling Menarik Dipakai

mode aplikasi kamera

Smartphone jaman sekarang sudah memiliki sistem multi kamera dan menawarkan berbagai mode di dalam aplikasi kamera. Tapi pernahkah kamu memperhatikan mode memotret apa yang ada di dalam aplikasi kamera yang paling sering kamu pakai?

Saat mengumumkan ponsel Pixel 4, Marc Levoy menyebutkan kalau kamera telephoto lebih menarik daripada kamera wide. Karena itulah Google memilih fitur itu yang hadir di Pixel 4.Β  Dari demo yang ditunjukkan, hasilnya memang cukup luar biasa.

Namun di kehidupan nyata, saat kita memakai smartphone sebagai alat memotret sehari-hari, benarkah zoom lebih berguna dibanding fitur lain, terutama foto wide?

Secara praktis dengan kemampuan rata-rata kamera smartphone saat ini, kelihatannya tidak juga. Toh, beberapa merek lain, seperti OPPO yang melakukan terobosan zoom 10x di OPPO Reno, tidak menyertakannya di edisi kedua.

Oleh karena itu, kami berusaha mengumpulkan beberapa mode aplikasi kamera smartphone yang paling menarik yang berguna di kehidupan sehari-hari. Tentunya selain foto biasa dengan mode otomatis.

Mode Wide

wide mode
Mode wide

Mode wide secara mengejutkan punya kelebihan yang sangat praktis. Tidak percaya? Apakah kamu pernah diminta memotret orang banyak saat reuni, di acara kantor, sekolah, atau di acara keluarga?

Dengan mode wide, kelompok orang yang dipotret tidak perlu terlalu berdempetan seperti sarden. Ya, tentu saja. Karena bidang foto lebih lebar. Jadi memotret bisa sedikit lebih dekat dan bisa mencakup lebih banyak orang.

Selain itu, mode ini juga berguna untuk profesi tertentu. Seperti arsitek atau event organizer ketika mau menunjukkan hasil kerjanya. Yah, fans klub sepak bola juga bisa memakai mode ini untuk menunjukkan ramainya kondisi tribun.

Jadi memang secara praktis, mode ini punya banyak fungsi yang menarik.

Mode Portrait

mode portrait
Mode portrait

Ketika pertama kali hadir, fitur aplikasi kamera ini langsung menjadi perhatian. Walau sedikit memiliki kesan gimmick, tapi toh mode portrait memang bisa memberi sisi dramatis tersendiri.

Ada dua hal yang menarik dari mode ini. Pertama, memisah obyek dengan latar belakang (yang kabur). Yang kedua, tentu saja hadirnya efek bokeh dari pendar cahaya di latar belakang.

Fungsinya tentu sangat banyak. Mulai dari sekedar selfie, fotografi bertema human interest, sampai menunjukkan detil dari obyek tertentu.

Apabila digunakan dengan tepat, mode portrait bisa lebih dari gimmick semata.

Mode Makro

mode makro
Mode makro

Mode makro merupakan mode aplikasi kamera smartphone yang seru. Karena bisa memancing kreativitas dan bisa menunjukkan hal-hal menarik atau sisi lain sebuah obyek.

Biasanya mode ini meminta jarak pengambilan gambar yang dekat (di bawah 10 cm). Dengan begitu, mode ini sangat ideal untuk menunjukkan detil obyek. Misalnya kamu menjual aksesori atau perhiasan secara online.

Di sisi lain, kamu juga bisa bermain dengan obyek kecil seperti mainan. Tentunya kamu sering melihat foto mainan action hero yang tampil seperti orang biasa. Seru kan?

Walau berkesan kurang umum, mode makro sebenarnya cukup praktis dipakai untuk keperluan tertentu dan seru untuk berkreasi.

Mode Malam

mode malam
Mode malam (foto: Android Central)

Mode foto ini sangat populer belakangan ini. Hampir semua merek smartphone memperkenalkan mode malam mereka masing-masing. Sekilas, mode ini terlihat belum memiliki fungsi yang praktis.

Ya, karena mode ini masih belum cukup cepat dalam mengambil gambar. Butuh beberapa detik agar aplikasi kamera bisa merekam semua informasi dan menggabungkannya menjadi foto yang ciamik.

Walau begitu, kalau kamu bisa memanfaatkannya dengan benar, mode malam bisa berguna. Ya tentu saja ketika cahaya redup. Mode ini masih memungkinkan kita mengambil gambar dengan cukup terang.

Sekali lagi, dengan cara pengambilan gambar yang tepat, mode ini sangat membantu di kala kondisi tidak memungkinkan memakai lampu kilat.

Mode Slo-Mo

Mode Slo-mo

Mode satu ini merupakan mode video. Dengan mode ini kamu bisa merekam video ekstra lambat. Dengan begitu video bisa menunjukkan detil gerakan secara dramatis.

Mungkin memang mode ini tidak praktis dan kurang berfungsi untuk aktivitas sehari-hari. Namun, harus kita akui kalau video slow motion hampir selalu terlihat keren.

Apalagi kalau kamu hobi olahraga ekstrim seperti main skateboard. Video slo-mo akan bisa menunjukkan aksi keren yang kamu lakukan. Bahkan bisa juga sesederhana menunjukkan proses bagaimana api menyala dari korek.

Seperti mode makro, mode slo-mo memancing kreativitas kita dalam mencari obyek menarik dan sudut pandang lain. Kalau tepat, hasilnya dijamin “Wow!”