Foto: Motorola

Moto Z4: Akhir Smartphone Flagship Motorola?

Motorola sudah mengumumkan smartphone terbarunya Moto Z4. Seri Z biasanya menjadi seri smartphone flagship merek ini. Namun kelihatannya kali ini berbeda. Smartphone ini sepertinya menandai akhir ponsel mutakhir Motorola.

Seri Moto Z dari Motorola merupakan ponsel yang khas. Ponsel ini mengusung konsep modular, sehingga bisa digabung dengan aksesori lain (Moto Mods) yang akan menambah kemampuan ponsel. Seri Z juga biasanya memiliki spesifikasi yang tinggi khas smartphone kelas flagship.

Namun, sejak beberapa waktu terakhir, Motorola membuat beberapa varian dan mulai membatasi spesifikasi tinggi pada segelintir ponsel saja. Mereka lebih memilih menjual kelebihan ponsel dari Moto Mods.

Moto Z4 menjadi bukti final kenyataan ini.

Moto Z4 (foto: Motorola)

Spesifikasi Moto Z4

Dari sisi penampilan, ponsel ini jauh dari kesan buruk. Ponsel ini masih hadir dengan desain khas Moto. Dengan bodi yang tipis dan bagian pinggir melengkung halus, dilengkapi dengan layar 6,4 inci FHD+ dan notch ala water drop di atas.

Spesifikasinya lah yang akan membuat kita sedikit mengernyitkan dahi. Moto Z4 menggunakan chipset Snapdragon 675 yang lebih sesuai untuk ponsel kelas menengah. RAM-nya 4GB, memori internalnya 128GB dengan dukungan microSD sampai 512GB, dan baterainya “hanya” 3600 mAh (+ 15W TurboPower charger).

Fitur lainnya pun kurang istimewa. Ya, ponsel ini memang menggunakan sensor sidik jari di layar, ada colokan USB type-C, dan colokan audio 3,5 mm. Tapi layar OLED ponsel ini “hanya” dilindungi oleh 2.5D Gorilla Glass 3.

Bagaimana dengan kameranya? Yah, seperti ponsel jaman sekarang, Moto Z4 menggunakan kamera dengan sensor 48MP dengan OIS, PDAF, laser autofocus, dll. Sayangnya, bukan kamera ganda. Sedangkan kamera depannya berkualitas 25MP.

Persaingan Keras

Mungkin ada yang berpikir “Ah, pasti ada varian lain seperti Moto Z4 Force yang spesifikasinya lebih tinggi”. Yah, ada kabar buruk untuk yang berpikir seperti itu. Motorola tidak berencana merilis perangkat Moto Z lain tahun ini.

Kalau kita perhatikan, posisi Moto Z4 jadi terlihat janggal di peta smartphone masa kini. Dengan harga $499.99, keunggulannya mungkin hanya ada di Moto Mods (ada Moto Mods untuk 5G). Yang mengharuskan kamu merogoh kocek lagi.

Di era ketika persaingan ponsel kelas menengah yang memanas dan terjangan ponsel flagship terjangkau (affordable flagship), Moto Z4 terlihat tidak punya ruang gerak. Yah, mungkin bisa sedikit bergerak di pangsa Amerika.

Sekedar perbandingan, Redmi K20 Pro memiliki harga ¥2499 di Cina (sekitar $362). OnePlus 7 Pro memiliki harga mulai dari $669. Lalu ASUS Zenfone 6 memiliki harga sekitar €449 di Eropa (sekitar $645).

Bagaimana dengan ponsel kelas menengah yang juga menggunakan Snapdragon 675? Tentunya ada Redmi Note 7 Pro, Samsung Galaxy A70, dan Vivo V15 Pro.

Belum jelas bagaimana ketersediaan ponsel ini secara global. Blog Motorola hanya menyebutkan Amerika dan Kanada secara spesifik. Yang pasti, Moto Z4 bukanlah ponsel flagship seperti pendahulunya.

More Stories
4 Hal Paling Menyebalkan Saat Sedang Bermain Game