Ok Google Whatsapp, Chat Tanpa Harus Mengetik di Keyboard

fb-post----Whatsapp

Apakah kalian pernah mendengar istilah “Ok Google”? Ya, Ok Google adalah salah satu layanan dari Google yang digunakan untuk mencari berbagai hal di Google tanpa harus mengetikkan keyword atau kata kunci di search engine Google. Salah satu fitur andalan Google ini memang terbukti sangat membantu masyarakat yang hendak browsing namun malas untuk mengetik. Apalagi jika yang menggunakannya tengah dalam kondisi terburu-buru.

Salah satu fitur Google tersebut saat ini telah diadopsi oleh Whatsapp.

Berbicara mengenai WhatsApp, aplikasi chatting ini merupakan salah satu platform yang paling populer di dunia, termasuk di Indonesia. Pengguna harian WhatsApp atau dailiy active users (DAU) sudah bisa mencapai angka satu miliar. Selain itu, setiap harinya WhatsApp juga telah menangani sampai 60 miliar pertukaran pesan dari penggunanya di seluruh dunia. Jadi tidak heran, jika Whatsapp selalu mencoba memperbaharui dan menambah fitur untuk memberikan layanan terbaik ke penggunanya.

WhatsApp sudah mengalami perkembangan atau pembaharuan yang menarik perhatian penggunanya. Jika dulu WhatsApp hanya bisa digunakan untuk chat, telfon, video call, mengubah foto profil, maka semakin kedepan, WhatsApp menambahkan fitur status atau story ke dalam platformnya. Hal tersebut memungkinkan pengguna untuk bisa membagikan aktivitas atau momen apa saja yang terjadi.

Namun sayangnya, masih banyak orang yang belum mengetahui manfaat tersembunyi dari fitur WhatsApp yang satu ini. Banyak orang biasanya hanya sekedar mengetik pesan biasa, voice note, berbagai status WhatsApp, dan berbagai fitur umum WhatsApp pada umumnya.

Salah satu fitur yang belum banyak diketahui oleh banyak orang saat ini adalah menulis pesan di Whatsapp tanpa harus menyentuh layar ponsel dan hanya mengandalkan suara saja.

BACA JUGA
Cara Backup WhatsApp Agar Percakapan Tetap Ada

Sumber gambar: All You Need

Cara kerjanya memang hampir sama dengan “Ok Google”, WhatsApp akan langsung menangkap sensor suara, kemudian akan langsung memindainya sebagai tulisan pesan. Tentu saja fitur yang satu ini akan menarik untuk pengguna WhatsApp yang malas menulis pesan.

Fitur sensor suara WhatsApp ini sangat direkomendasikan untuk pengemudi mobil atau kalian yang sedang sibuk melakukan beraktivitas yang tidak memungkinkan untuk bisa menulis pesan seperti pada umumnya. Kalian yang suka nonton drama korea, pasti sering melihat si pemain menyetir mobil dan ponselnya diletakkan di depan stir. Tinggal satu klik saja, lalu bicaralah. Maka otomatis pesan akan tertulis di layar ponsel kalian.

Tapi walaupun sekilas fitur sensor suara dari WhatsApp ini terlihat sangat menarik, tapi fitur ini hanya bisa menangkap bahasa yang formal saja. Misalnya saja untuk pengucapan dalam bahasa daerah, biasanya pesan yang tampil dalam layar ponsel memang tidak sesuai dengan apa yang diucapkan. Tidak jarang pesan yang tampil sangat nyeleneh. Sehingga harus mengulangi menulis pesan dengan cara manual / mengetik.

Sementara itu, tombol sensor suara Whatsapp ini biasanya akan mempunyai letak berbeda dalam setiap ponsel. Biasanya pada keyboard memang akan ditandai dengan simbol mikrofon. Dalam beberapa ponsel, simbol mikrofon ini ada yang terletak di tombol enter, namun ada juga di tombol spasi.

Untuk menggunakan fitur ini, kalian tinggal klik simbol mikrofon tersebut, tahan sebentar sampai muncul tampilan layaknya saat merekam suara. Setelah itu kalian tinggal ucapkan pesan yang ingin ditulis nantinya. Sangat mudah bukan?

Walaupun masih ada beberapa kekurangan dalam fitur ini, namun tidak ada salahnya kalian mencobanya. Sekarang kalian sudah tidak perlu repot lagi menggerakkan jari untuk menulis pesan di WhatsApp. Cukup dengan mengeluarkan suara, WhatsApp akan langsung melacak dan kemudian memindai suara yang kalian ucapkan sebelumnya.

Ada komentar?