Opera Neon, Sebuah Browser Baru yang Unik

opera neon browser baru
Anom Penulis

Opera meluncurkan sebuah browser baru yang disebut Opera Neon. Sebuah browser dengan tampilan dan perilaku sedikit berbeda dengan browser biasanya.

Bisa dimaklumi. Karena Opera Neon merupakan konsep browser yang dicobakan oleh Opera. Walau dinyatakan sebagai konsep, browser baru Opera ini bisa kita unduh dan kita gunakan. Boleh saya bilang, pengalaman menggunakannya cukup seru.


Baca juga: 8 Ekstensi Chrome untuk YouTube yang Keren


Jadi, apa yang berbeda dari Opera Neon? Alternatif apa yang ditawarkannya dibanding browser standar?

tampilan opera neon beda
Tampilan Opera Neon

Tampilan Opera Neon Berbeda. Tab browser yang biasa ada di sebelah atas, terletak di sebelah kanan dalam bentuk lingkaran (seperti Bubble Head Facebook Messenger). Begitu pula Speed Dial yang ada di tengah halaman. Sedangkan di sebelah kiri ada beberapa peralatan yang akan memudahkan kamu berkegiatan dengan browser baru ini. Animasi aksinya juga menarik. Misalnya, kalau kursor digerakkan di atas tiap Speed Dial, lingkaran itu akan bergerak seperti mengapung.

opera neon split screen
Tampilan split screen

Punya beberapa fitur unik. Opera Neon juga memiliki fitur yang berbeda. Di antaranya ada fungsi split screen, yang akan menampilkan dua tab berjejer; player, yang akan memainkan video atau audio dari sebuah situs tanpa harus trus membuka tab; dan snap tool, alat untuk membuat screenshot dengan ukuran yang bisa diatur sesuka kita (lengkap dengan galerinya)


Baca juga: Tips Menonton Youtube Dengan Cerdas


Beberapa fitur yang ada di browser ini boleh dibilang keren, dan sangat berguna. Selain itu, pengalaman penggunaannya juga mengasyikkan, terutama karena animasi yang oke. Memang sangat menarik.

Karena Opera Neon adalah browser konsep (dan artikel ini bukan review), kurang patut rasanya memberi penilaian tertentu. Karena Opera sendiri membuka besar-besar semua kemungkinan. Yang di satu sisi terlihat cool.

Sebagai contoh, saya sempat mempertanyakan kenapa tidak ada fungsi klik kanan (tap dua jari di touchpad kalau di Mac) di tab. Tapi kemudian saya berpikir, mungkin ini memang ditujukan untuk penggunaan layar sentuh (Halo Windows!). Tinggal tekan dan lempar ke tengah layar (which is cool). Bisa jadi, kekurangan itu justru merupakan fitur tersendiri. Haaa…!

Untuk yang ingin mencoba, Opera Neon  bisa digunakan di macOS (atau OS X) dan Windows. Seperti saya sebut, masih ada beberapa kekurangan di sana untuk dijadikan browser utama. Tapi kalau ingin mencoba browser baru, silakan kunjungi link di bawah ini. Selamat mencoba!

DOWNLOAD (macOS/Windows)

    %d blogger menyukai ini: