Inilah 4 Penyakit Aneh Paling Viral Dalam Sejarah Video Game

Suatu video game memang selalu mempunyai berbagai hal menarik, yang nanti menjadi dasar dari suatu cerita. Salah satu hal yang digunakan sebagai bumbu dalam video game adalah virus.

Virus yang kami maksud berbeda dengan trojan maupun malware. Namun virus yang kami maksud adalah, berbentuk penyakit aneh maupun wabah mematikan.

Biasanya virus kerap digunakan oleh developer, sebagai tema utama dalam video game. Biasanya game yang banyak menggunakan virus ke dalam cerita adalah genre horror dan zombie.

Virus biasa digambarkan dengan penyakit menular mematikan. Virus tersebut dapat mengubah seseorang yang terinfeksi, menjadi monster menyeramkan.

Tidak sedikit developer yang menggunakan penyakit di dunia nyata, untuk mereka masukkan ke dalam video game.

Walaupun begitu, tidak sedikit pula developer yang menciptakan virus fiktif. Tidak jarang kita bisa menemukan beberapa virus aneh yang ada dalam video game.

Pada kesempatan ini, kami telah merangkum beberapa penyakit aneh paling viral dalam sejarah video game. Beberapa penyakit tersebut antara lain:

Green Poison – The Division

Sumber Gambar : Twitter

Sebenarnya Green Poison merupakan penyakit cacar. Namun penyakit ini dapat mempunyai efek lebih cepat, dan lebih mudah menular.

Di dalam game The Division, virus tersebut dikenal pula sebagai Dollar Flu. Alasannya cukup sederhana, sebab metode penyebaran virus ini melalui uang dollar yang sengaja diinfeksi. Tujuan utama virus tersebut diciptakan adalah, untuk mengontrol populasi manusia di Bumi.

Virus aneh tersebut diciptakan oleh seorang dokter yang bernama Gordon Amherst, serta ahli virologi bernama Dr. Kandel. Di dalam cerita video game, kedua dokter tersebut tengah menemukan penawar virus Green Poison.

Selain itu, Green Poison juga kerap dijelaskan sebagai virus hibrida. Green Poison mengandung berbagai virus mematikan lain seperti H1N1, ebola, hantavirus, marburg swineflu, hingga demam berdarah.

T-Virus – Resident Evil

Sumber Gambar : Entertainment Earth News

T-Virus atau Tyrant Virus, adalah sebuah virus mematikan yang ada dalam game Resident Evil. Jika kalian penggemar game Resident Evil, tentunya akan sangat paham tentang virus tersebut.

T-Virus mempunyai kemampuan untuk mengubah manusia menjadi zombie. Virus tersebut akan dapat menyebabkan nekrosis dan bahkan demensia.

Virus mematikan ini dikembangkan oleh Umbrella Pharmaceutical, lebih tepatnya pada akhir tahun 1960-an. T-Virus pada awalnya digunakan untuk keperluan militer.

Namun sayang, virus ini secara tidak sengaja menjadi sangat menular dan mematikan. Walaupun mematikan, setidaknya masih ada 4 penawar virus ini yaitu T-vaksin, AT1521, antibodi, serta obat bernama ‘daylight.’

[irp posts=”59354″ name=”6 Rekomendasi Game Petualangan Offline Terbaik”]

Genophage – Mass Effect

Sumber Gambar : Mass Efect Wiki

Sebenarnya Genophage merupakan sebuah senjata biologis dari Mass Effect. Senjata tersebut digunakan untuk menurunkan populasi manusia dengan cepat.

Awalnya, Genophage digunakan oleh para Salarians untuk mencegah punahnya populasi. Namun ras alien Turians berhasil mengambil senjata tersebut.

Mereka kemudian memanfaatkan Genophage untuk kejahatan. Di dalam Mass Effect, Genophage bisa dikatakan sebagai hal penting. Sebab mereka merupakan kunci utama cerita dalam game.

Sementara itu di seri ketiga Mass Effect, pemain akan diberi pilihan untuk menyembuhkan manusia yang terinfeksi atau tidak.

Biasanya ada 92% persen orang yang memilih untuk menyembuhkan. Sementara itu, sisanya akan membiarkan kehidupan hancur karena genosida.

Cordyceps Brain Infection – The Last of Us

Sumber Gambar : Bloody Disgusting

Cordyceps Brain Infection digambarkan sebagai virus, yang berasal dari jamur mematikan. Jamur tersebut dapat membunuh hingga 60% populasi penduduk di dunia.

Oleh karena itu, tidak heran jika banyak gamer yang menyebut virus ini paling mematikan dalam video game.

Cordyceps Brain Infection akan mengambil alih otak manusia. Kemudian virus tersebut akan memanipulasi kemampuan mereka, yaitu untuk berpikir dan mengubah manusia menjadi monster.

Yang perlu diketahui adalah, virus tersebut rupanya terinspirasi dari salah satu episode program Planet Earth dari BBC. Di dalam episode tersebut, sempat dijelaskan bahwa jamur Cordyceps dapat mengendalikan otak serangga, dan tumbuh di kepalanya.