6 Perangkat Smart Home untuk Hidup Lebih Nyaman

Philips smart home

Perangkat smart home sering dibicarakan akhir-akhir ini. Berbagai peralatan rumah tangga hadir memanfaatkan teknologi Internet of Things untuk mempermudah kehidupan kita.

Internet of Things (IoT) sendiri merupakan teknologi jaringan antar piranti fisik yang memiliki sistem operasi sederhana, komponen elektronik dan sensor tertanam di dalamnya. IoT membuat komunikasi antar perangkat berjalan langsung. Dengan demikian memungkinkan proses otomatisasi.

Walau tujuannya demi memudahkan kehidupan manusia, harus diakui pesatnya teknologi ini agak mengerikan. Apalagi dengan perkembangan asisten digital dan kecerdasan buatan di aplikasi (lahirnya Skynet? ????).

Toh, mengikuti perkembangan teknologi internet of things yang ada di peralatan elektronik cukup menggairahkan. Mau bagaimana lagi? Kita selalu takjub melihat hal-hal ajaib.

Perangkat Smart home

Smart home juga disebut dengan home automation atau domotics. Kalau kita menggunakan perangkat smart home di rumah, kita bisa memonitor dan mengontrolnya baik dari jarak jauh. Selain itu kita juga bisa mengaturnya bekerja otomatis sesuai kondisi tertentu.

Perangkat semacam ini meliputi pengatur suhu (termostat), lampu, keamanan, termasuk peralatan rumah tangga seperti mesin cuci, kulkas, dll.

Google Home

google home smart speaker
Foto: NDB Photos

Speaker cerdas ini membuatmu bisa mengontrol berbagai hal. Mulai dari mengatur alarm, menanyakan arti kata (kamus), mencatat acara di kalender, menyetel musik, sampai berbelanja bisa kamu lakukan. Terhubung dengan aplikasi atau perangkat lain, Google Home juga bisa kamu pakai untuk mengatur cahaya lampu dan suhu ruangan.

Smart speaker menjadi salah satu perangkat smart home yang paling banyak dikembangkan tahun ini. Perangkat lain yang sejenis Google Home adalah Amazon Echo dan Apple HomePod. Microsoft juga bekerja sama dengan Harman Kardon untuk membuat Invoke dengan Cortana di dalamnya.

Nest Thermostat

perangkat smart home nest thermostat

Nest Thermostat adalah sebuah perangkat pengatur suhu ruangan cerdas. Kamu bisa mengatur suhu ruangan melalui aplikasi, bahkan saat kamu tidak di rumah. Selain itu, alat ini juga bisa mengenali cuaca dan kebiasaanmu mengatur suhu.

Kemampuan Nest mengenali kebutuhan suhu ini juga bersifat ekonomis. Karena penggunaan berjalan sesuai kebutuhan. Nest juga bisa dikontrol melalui Google Home dan Amazon Echo.

Philips Hue

philips hue lighting system

Philips Hue merupakan sebuah sistem penerangan nirkabel. Dengan sistem penerangan ini, kamu bisa mengatur cahaya lampu di ruangan kapan saja dan di mana saja. Hal itu kamu lakukan melalui aplikasi atau perangkat kontrol yang disediakan.

Selain melalui aplikasi di handphone dan dari smart controller, Philips Hue juga bisa diatur melalui smart speaker seperti Amazon Echo.

Samsung Family Hub™

kulkas samsung family hub

Produk ini semacam komputer di kulkas. Nyatanya memang seperti itu. Kulkas Samsung Family Hub™ memiliki layar sentuh di bagian pintunya. Melalui layar itu kamu bisa melakukan banyak hal. Mulai dari mencatat daftar belanja, melihat kalender, sampai menyetel musik dan film.

Tidak hanya itu, di dalam kulkas ini terdapat kamera yang akan mengambil foto saat pintu di tutup. Foto itu bisa kamu lihat di handphone, dan kamu bisa tahu kondisi makanan di dalam kulkas kapanpun dan di manapun. Kulkas ini juga bisa terhubung dengan perangkat lain seperti TV atau speaker untuk penggunaan yang lebih nyaman.

Yale Conexis™ L1 Smart Door Lock

yale conexis l1 smart door lock

Kita tahu kalau Yale adalah sebuah perusahaan kunci ternama. Sekarang Yale sudah memiliki kunci pintar bernama Yale Conexis™ L1 Smart Door Lock. Dengan kunci pintar ini, kita bisa mengunci dan membuka pintu dengan handphone.

Hal lain yang menarik adalah kita bisa mengirim mobile key pada orang tertentu. Sehingga kita bisa tahu siapa saja yang bisa keluar masuk rumah. Kunci ini juga dilengkapi aksesoris lain seperti key tag dan key card di samping phone tag.

Dirror Smart Mirror

dirror digital mirror

Dirror merupakan cermin yang juga sekaligus komputer mini. Boleh dibilang seperti tablet berukuran besar. Seperti Samsung Family Hub™, kaca cerdas ini bisa berguna untuk berbagai hal. Mulai dari berkaca (tentu saja), mencatat, menyetel musik, dll.

Sebagai salah satu produk Internet of Things, smart mirror sebenarnya merupakan perangkat smart home yang bisa kamu buat sendiri dengan menggunakan Raspberry Pi. Dengan sedikit pencarian, kamu bisa menemukan tutorialnya di internet. Misalnya buatan Michael Teeuw.

Sejujurnya, ada banyak perangkat smart home tersedia. Di samping yang disebutkan di atas, masih ada vacuum cleaner, detektor asap, sampai pembuka pintu garasi. Masing-masing memiliki fungsi unik, dan semakin cerdas mengenali kebutuhan penggunanya.

Memang tidak semua membutuhkan peralatan canggih seperti ini. Bahkan, tidak semua suka. Ada yang menyebutkan bahwa integrasi Internet of Things justru membuat celah berbahaya. Karena tidak semua bisa bersikap dewasa dalam menggunakannya.

Toh teknologi bergerak maju. Saat Blackberry meraja, banyak yang bilang tidak suka touch screen. Namun saat ini, semua smartphone menggunakannya.

Begitupun dengan smart home. Bagaimana menurutmu?


ARTIKEL TERKAIT

%d blogger menyukai ini: