Diskon VPN terbaik: Klik di sini

Inilah 4 Perusahaan Unicorn Indonesia

Sebenarnya kemajuan dalam suatu negara tidak hanya diukur dari seberapa besar kekuatan mereka. Namun kemajuan bisa dinilai dari kualitas negerasi muda yang ada dalam negara tersebut.

Dan faktanya, saat ini telah banyak anak muda Indonesia yang berhasil membuktikan, bahwa mereka mampu menjadi yang paling terdepan.

Setelah melalui berbagai rintangan, akhirnya mereka mampu membangun sebuah usaha dengan ide, serta kerja keras sendiri hingga memperoleh hasil yang tidak bisa diragukan lagi.

Dari sekian banyak usaha yang dijalankan oleh anak muda Indonesia, ada beberapa yang berhasil membangun perusahaan teknologi di Indonesia.

Berikut ini beberapa perusahaan teknologi milik anak bangsa, yang bernilai 1 miliar dollar:

Traveloka

Sumber Gambar : Rooang

Siapa yang tidak mengetahui Traveloka? Perusahaan ini bergerak dalam bidang reservasi tiket, dan digemari hampir seluruh masyarakat Indonesia.

Hadirnya Traveloka bisa memberikan kemudahan proses pemesanan tiket pesawat, memesan kamar hotel, hingga memesan tiket wisata.

Perusahaan yang didirikan pada tahun 2012 ini telah mempunyai nilai valuasi hingga mencapai 1 miliar dollar. Pemilik sekaligus pendiri Traveloka adalah Ferry Unardi.

Pria kelahiran Padang, 16 Januari 1988 ini pernah mengenyam pendidikan S1 di Purdue University jurusan Computer Science and Engineering.

Kemudian pernah mempunyai pengalaman bekerja di Microsoft, Seattle. Bekerja sebagai software engineer selama tiga tahun, membuat Ferry mulai merasa kesulitan dalam menjadi yang terbaik di Microsoft.

Karena sudah terlalu jenuh, Ferry akhirnya memutuskan untuk berhenti dan pergi ke China. Disana, dia berhasil mendapatkan ide untuk membuka perusahaan, yang bergerak dalam industri travel serta penerbangan.

Dalam usia yang baru menginjak 23 tahun, Ferry memutuskan untuk mendirikan perusahaan startup yang bergerak dalam bidang pemesanan tiket pada tahun 2012.

Bersama dengan dua temannya, Derianto Kusuma dan Albert, pada tahun 2013 dia mengubah Traveloka menjadi situs pemesanan tiket pesawat.

Keputusan tersebut dia ambil setelah menyadari bahwa, banyak orang tidak hanya ingin mencari tiket murah, namun juga ingin langsung memesan tiket.

Setelah berjalan beberapa tahun, Traveloka menambah beragam fitur seperti pemesanan hotel, tiket wisata, tiket bioskop, dll. Dan kini Traveloka sudah tersedia dalam bentuk aplikasi. Konsep inilah yang sangat dicintai oleh masyarakat Indonesia.

Bukalapak

Sumber Gambar : Komunitas Bukalapak

Situs transaksi jual beli online memang sudah tidak terhitung di Indonesia. Dan salah satu yang paling terkenal adalah Bukalapak. Bukalapak menjadi salah satu perusahaan E-commerce yang telah meraup nilai valuasi hingga Rp 1 miliar dollar.

Pendiri dari Bukalapak adalah Achmad Zaky. Dia adalah salah satu anak muda di Indonesia yang patut diacungi jempol. Sebab Zaky telah berhasil membangun sebuah platform yang bermanfaat bagi masyarakat.

Sejak kuliah, Zaky sebenarnya sudah cukup aktif dalam dunia startup. Hal ini dibuktikan dengan pengalamannya dalam mendirikan Suitmedia.

Startup tersebut mengalami perkembangan pesat pada tahun 2010. Setelah itu, Zaky kembali berpikir untuk membangun startup yang lebih bermanfaat. Dan dia akhirnya membuka Bukalapak pada tahun yang sama.

Transaksi jual beli yang berlangsung di Bukalapak terus bertambah, bahkan kini telah mencapai angka Rp 5 miliar setiap hari.

[irp posts=”60367″ name=”Menelisik Kisah Developer di Balik Kesuksesan GO-JEK Selama Ini”]

Tokopedia

Sumber Gambar : Berita Tagar

Willian Tanuwijaya adalah sosok dibalik kesuksesan Tokopedia. Hampir sama dengan Bukalapak, Tokopedia juga merupakan sebuah platform jual beli online terbesar di Indonesia.

Bahkan Tokopedia pernah memenangkan perhargaan e-commerce terbaik di Indonesia. Penghargaan tersebut diberikan oleh Bubu Awards, dan sampai saat ini masih menjadi salah satu yang terbaik.

Go-Jek

Sumber Gambar : Kalibrr

Nadiem Makarim adalah pria berusia 34 tahun, yang namanya sudah cukup dikenal seiring berkembangnya Go-Jek di Indonesia.

Perusahaan jasa transportasi berbasis online ini memang tidak perlu lagi diragukan keberhasilannya. Dengan meraih valuasi mencapai 4 miliar dollar, maka tidak heran jika Nadiem menjadi sosok muda Indonesia yang patut diperhitungkan.

Sebelumnya Nadiem pernah menghabiskan waktu 3 tahun bekerja di sebuah perusahaan konsultan. Perusahaan tersebut adalah Mckinsey & Company yang ada di Jakarta.

Selain itu, Nadiem juga sempat bekerja sebagai CO-Founder serta Managing Editor Zalora Indonesia. Dan pada tahun 2011, dia memutuskan untuk mendirikan perusahaan sendiri.

Perusahaan tersebut dia beri nama Go-Jek. Bermodalkan pengalaman yang dia miliki, kini Go-Jek sudah menjelma menjadi perusahaan teknologi terbesar di Indonesia.

More Stories
6 Game yang Memasukan Unsur Budaya Indonesia Didalamnya