Prahara Snapchat Windows Phone

6snap aplikasi snapchat windows phone

Ya, aplikasi messenger Snapchat memang menciptakan prahara di dunia Windows Phone. Pertama, mereka belum merilis aplikasi resmi Snapchat Windows Phone, dan kedua, keputusan untuk melarang aplikasi pihak ketiga menyebabkan 6snap, aplikasi Snapchat buatan Rudy Huyn, ditarik dari bursa.

Seperti yang sudah kita ketahui, Windows Phone sekarang berada di posisi ketiga dalam market share smartphone. Rentang jumlah penggunanya pun cukup besar dari kedua platform lain. Dengan kata lain, masih jauh kalau dibanding iPhone dan Android. Ini menyebabkan perhitungan investasi dalam membuat aplikasi jadi sedikit kompleks. Beberapa pihak meragukan keuntungan dalam merilis aplikasi untuk Windows Phone. Pihak lain, lebih mementingkan investasi di kekuatan brand dan kepuasan penggunanya.

Entah kenapa, Snapchat tidak tergerak untuk membuat aplikasi di Windows Phone. Spekulasi tentang alasannya sudah cukup banyak dibahas. Sampai saat ini masih menjadi misteri.

Rudy Huyn kemudian membuat aplikasi pihak ketiganya, 6snap, sama seperti ia membuat 6tag untuk Instagram dan 6tin untuk Tinder (yang juga sempat jadi prahara). Dengan ini, keinginan pengguna Windows Phone (terutama di luar negeri) terhadap aplikasi resmi Snapchat bisa tersalurkan. Untuk sementara.

tampilan 6snap
Tampilan 6snap

Seiring beberapa skandal foto yang bocor, Snapchat memperketat keamanannya. Seperti tertulis di blog mereka:

We want to prevent that from happening in our community. Starting today, we will notify Snapchatters when we have detected that they may be using third-party apps and we’ll ask those Snapchatters to change their password and stop using unauthorized apps.

Hasilnya, beberapa pengguna Snapchat yang memakai aplikasi pihak ketiga dikunci akunnya. Hal ini terjadi di semua platform. Kalau kalian membaca artikel di blog resmi Snapchat tersebut, kalian bisa melihat komentar soal itu.

Yang paling menderita di sini tentunya pengguna Windows Phone yang notabene tidak memiliki pilihan lain. Dari sekian aplikasi Snapchat di Windows Phone, setahu saya, 6snap adalah yang paling sering melakukan update dan mengikuti peraturan Snapchat. Demikianlah, banyak pengguna Windows Phone menerima email peringatan dari Snapchat, dan lalu dibekukan akunnya. Kemudian, aplikasi 6snap ditarik dari bursa.

Prahara Snapchat ini melanda berbagai komunitas Windows Phone. Dari forum blog seperti di Windows Centra, forum Windows Phone di Reddit, dll. Ada yang mengusulkan beralih ke aplikasi lain yang sejenis, seperti Cyber Dust. Tapi seperti masalah messenger pada umumnya, penggunaan selalu mengikuti di mana teman-teman kita berada. Kalau di Indonesia, mungkin kasusnya seperti WhatsApp dan BBM.

tampilan cyber dust
Tampilan Cyber Dust

Prahara ini pun mengalami jalan buntu. Semua usaha–baik melalui jejaring sosial, melalui halaman support Snapchat untuk incompatible device, melalui layanan uservoice (salah satunya ini: Make Snapchat for Windows Phone)–tidak mendapat tanggapan. Snapchat Windows Phone tetap menjadi angan-angan.

Bahkan belum lama ini Rudy Huyn berusaha menghubungi Snapchat melalui Twitter. Ia mempersilakan Snapchat mengecek source code aplikasi 6snap. Tentunya dengan harapan mendapat ijin, dan pengguna Windows Phone bisa tetap eksis di layanan Snapchat.

Memang, masalah perbedaan aplikasi antara di Windows Phone dan di platform lain sudah lama jadi bahan perbincangan. Baik yang sinis, optimis, atau sekedar menganalisa. Tahun lalu cukup menarik karena beberapa aplikasi besar merilis aplikasi resminya di Windows Phone. Misalnya Wunderlist dan Flipboard. Beberapa lainnya mendukung aplikasi pihak ketiga, seperti Pocket mendukung Poki.

Bicara soal aplikasi pihak ketiga, sebenarnya di sini terletak keunggulan Windows Phone. Komunitasnya cukup solid. Developer indie banyak menerbitkan aplikasi pihak ketiga yang berkualitas (lihat aplikasi YouTube). Untuk itu, sudah selayaknya pengguna Windows Phone menghargai usaha para developer tersebut. Cara termudah adalah memberikan feedback soal bugs dan peningkatan kualitas melalui email atau kontak lain, memberikan rating dan review di bursa dengan baik: berikan deskripsi dan alasannya, kalau bisa, jadilah beta tester yang baik.

Nah, bagaimana menurut kalian pengguna Windows Phone di Indonesia?