5 Proyek yang Akan Selamatkan Bumi Kita dari Sampah di Laut

Sebelumya pasti kamu sudah mendengar dengan adanya paus yang terdampar di Indonesia dan akhirnya mati karena memakan begitu banyak sampah yang ada di laut. Bahkan sampah tersebut mencapai 5,9 kg.

Sampah-sampah tersebut terdiri dari, 115 gelas plastik,  4 botol plastik, 25 kantong plastik serta dua buah sandal.

Melihat hal tersebut tentu sangat mengenaskan bukan? dengan kejadian semacam itu kini telah membuktikan bagaimana tercemarnya laut kita karena sampah yang dibuang masyarakat secara sembarangan.

Setelah terjadinya hal tersebut, ternyata tak sedikit orang yang peduli. Mereka semua mulai membuat inovasi-inovasi teknologi dan proyek yang berguna untuk mengurangi sampah-sampah yang berserakan di laut.

Dan inilah beberapa proyek yang telah terbukti keampuhannya untuk mengurangi jumlah sampah yang ada di laut.

Penjelajah dan penyaring microplastic Anna Du

Sumber Gambar : Techly

Mendengar namanya, tentu kamu tak pernah menyangka jika teknologi untuk membasmi sampah di laut ini diciptakan oleh anak berumur 12 tahun.

Anna Du adalah seorang siswa kelas enam SD yang berhasil menciptakan alat tersebut. Ia berhasil menciptakan alat penjelajah bawah laut untuk mencari ratusan juta plastik yang berserakan di bawah sana.

Alat penjelajah buatan siwa kelas enam ini mampu memburu dan mendeteksi microplastic, dan plastik-plastik yang berukuran kecil.

Sekarang kita tinggal menunggu saja, sejauh apa penemuan keren ini akan dikembangkan menjadi lebih canggih.

The Seabin Project

Sumber Gambar : naturesacademy.org

Untuk konsep proyek yang kedua ini adalah tempat sampah bawah laut, yang pastinya sampah-sampah tersebut akan menuju tempat ini.

Prosesnya adalah air laut yang disaring sedemikian rupa, kemudian sampah-sampah tersebut akan masuk kedalam kotak ini.

Alat yang diberi nama The Seabin Project ini, bukan hanya bisa menangkap sampah plastik saja, namun juga bisa menangkap sampah-sampah yang lainnya, seperti kaleng minumn hingga pecahan kapal sekalipun.

Dan lebih menariknya lagi, The Seabin Project ini juga digadang-gadang dapat membersihkan tumpahan minyak.

Tempat sampah ini rupanya dibiarkan mengapung di laut, dan nantinya akan terbawa sendiri oleh arus ombak.

SeaVax Robotic Ship

Sumber Gambar : YouTube

Yang ketiga adalah SeaVax Robotic Ship, alat ini berbeda dengan The Seabin Project. Jika konsep dari The Seabin sangatlah sederhana, namun untuk konsep SeaVax Robotic Ship ini terlihat begitu kompleks.

Robot ini rupanya di desain dengan kepala yang besar dan lebih menariknya lagi memiliki moncong sebagai penyedot sampah-sampah yang ada di laut.

Robot keren ini diperkirakan akan mampu mengambil sampah hingga 150 ton banyaknya. Selain itu SeaVax Robotic Ship ini juga di desain sebagai robot yang ramah lingkungan.

Ia menggunakan tenaga matahari dan digerakkan menggunakan turbin angin, jadi tak akan memberikan efek samping bagi masyarakat sekitar.

Ocean Cleanup

Sumber Gambar : YouTube

Berikutnya adalah alat dengan nama Ocean Cleanup,  rupanya Ocean Cleanup ini ianggap sebagai inovasi yang paling matang dari berbagai inovasi sebelumnya.

Teknologi ini diciptakan dan dikembangkan demi untuk mengurangi sampah yang ada di Great Pacific Garbage patch, yaitu salah satu dari 5 tempat yang memiliki sampah paling besar di dunia.

Ocean Cleanup menargetkan akan mengurangi jumlah sampah tersebut hingga 50 persen.

4Ocean

Sumber Gambar : hurleyburley.com

Dan proyek yang kelima ini ini berbeda dengan teknologi –teknologi canggih yang lainnya, teknologi ini hanya bermodalkan tenaga manusia namun hasilnya sangat mengagumkan.

Sampah dengan berat hampir setara dengan 3 paus biru ini berhasil diangkat dan dibersihkan dalam kurun waktu dua tahun.

Dari hasil ini dapat disimpulkan, bahwa memang tidak ada yang bisa mengalahkan tenaga manusia.

Jadi, menurut kalian proyek mana yang terlihat lebih efektif ?