Qualcomm Umumkan Quick Charge 3+ Untuk Smartphone Menengah

xiaomi wireless charger
Anom Penulis

Qualcomm mengumumkan teknologi pengisi daya cepat terbaru miliknya, Quick Charge 3+. Teknologi ini disebut akan mempercepat pengisian daya di ponsel kelas menengah.

Sebelum ini, yang umum terdapat di smartphone adalah Quick Charge 3. Untuk kelas mutakhir, ada Quick Charge 4+ untuk ponsel papan atas. Sebagai pemasok teknologi pengisi daya terbesar, keluarga Quick Charge sudah tersedia di lebih dari 1000 perangkat dan aksesori di seluruh dunia.

Qualcomm menyebutkan kalau teknologi pengisi daya baru ini akan terdapat pada chipset Snapdragon 765 dan 765G. Platform Snapdragon lain akan menyusul mendapat dukungan teknologi ini. Yang menarik, saat ini ponsel Xiaomi Mi 10 Lite Zoom, yang memakai Snapdragon 765G merupakan ponsel pertama yang mendukung Quick Charge 4+ dan Quick Charge 3+.

Dengan harga yang lebih terjangkau, Qualcomm menyasar pangsa ponsel menengah dengan teknologi pengisi daya baru ini. Dengan begitu, walau harga tetap terjangkau, ponsel-ponsel itu bisa mengisi baterai lebih cepat dan efisien.

Fitur Teknologi Quick Charge 3+

Qualcomm menyebutkan beberapa fitur menarik yang dimiliki teknologi baru ini.

  • Mengisi lebih cepat dan efisien: 0%-50% dalam waktu 15 menit, 35% lebih cepat dan 9ΒΊ C lebih dingin dibanding generasi sebelumnya.
  • Mendukung kabel USB type-A ke type-C dan aksesori yang mendukung rentang 20mV dari Quick Charge 4.
  • Mendukung perangkat lama Quick Charge (jadi charger baru bisa mengisi ponsel lama lebih cepat)
  • Mekanisme keamanan yang lebih baik.

kemampuan quick charge 3+

Lalu Qualcomm juga menyebutkan kalau teknologi ini memiliki arsitektur yang fleksibel, sehingga produsen smarphone bisa mengingkatkan kemampuan pengisian daya walau dengan implementasi sistem dan perangkat lunak yang sama, Selain itu, teknologi ini juga menghapus ketergantungan pada komponen tambahan seperti OVP (Open Voltage Protection).

Lalu, teknologi ini juga bekerja baik dengan kabel maupun nirkabel. Wajar, saat ini pengisian nirkabel alias wireless charging sudah semakin banyak dipakai.

Ketika membaca berita seperti ini, sebagian besar dari kita mungkin tidak paham dengan berbagai istilah teknis yang ada. Hm, bukan masalah. Yang pasti, nantinya ponsel kelas menengah dengan harga terjangkau akan bisa mengisi baterai lebih cepat dari sebelumnya. Kalau ini, berita bagus bukan?

    %d blogger menyukai ini: