Resident Evil Village akan Punya Mode 3rd Person. Hi, Nggak Serem Lagi Dong?

Indri Penulis

Capcom umumkan bahwa Resident Evil Village akan punya mode 3rd Person. Weh.. Kalau ada mode 3rd Person, gameplay-nya nggak seram lagi dong?

Sejak pengumuman tentang Resident Evil 4 muncul, tidak bisa dipungkiri kalau perhatian banyak orang tertuju pada game tersebut. Apalagi konon, Resident Evil 4 akan jauh lebih seram dibanding pendahulunya.

Walau fokus utama Capcom sekarang mungkin mempersiapkan debut Resident Evil 4, namun Capcom menjelaskan kalau mereka masih punya banyak kejutan yang siap disajikan untuk Resident Evil Village.

Resident Evil Re:Verse, pengalaman multipemain PvP enam pemain yang harusnya rilis bersamaan dengan debut Resident Evil Village, akhirnya akan rilis pada 28 Oktober 2022. Selain ini Capcom juga telah mempersiapkan Mercenaries: Additional Orders, yang memungkinkan pemain mengendalikan Chris Redfield, Karl Heinsenberg, dan Lady Dimitrescu.

Capcom juga mengumumkan bahwa mereka tengah mempersiakan cerita tunggal berjudul “Shadow of Rose.” Cerita ini bakal menempatkan pemain di posisi Rosemary Winters, anak dari Ethan Winters. Mengambil bagian dari epilog, cerita ini baakal mengikuti usaha Rosemary untuk melepaskan diri dari kekuatan misterius yang ia punya sejak lahir.

Hadirnya Mode 3rd Person di Resident Evil Village

Hadirnya cerita baru “Shadow of Rose” harusnya disambut gembira buat mayoritas pemain Resident Evil Village. Tapi sayangnya setelah Capcom mengumumkan ‘sesuatu’ yang bakal ada di dalam cerita itu, justru tak sedikit penggemar yang merasa pesimis. Jadi nanti cerita “Shadow of Rose” cuma bisa dimainkan dari sudut pandang orang ketiga / 3rd person.

Nggak cuma di “Shadow of Rose” saja, Capcom juga berencana mengehadirkan mode 3rd Person ke dalam game yang sifatnya opsional. Saat memainkan permainan dari sudut pandang orang ketiga, pemain seolah-olah akan bermain di belakang Ethan Winters, bukan sebagai sosok Ethan Winters seperti biasanya.

Bisakah Resident Evil Village Tetap Seram dengan 3rd Person?

Ya, mungkin kamu bakal bertanya-tanya, kira-kira dengan adanya mode 3rd Person, game besutan Capcom tersebut akan tetap seseram seperti saat dimainkan dari sudut pandang orang pertama atau nggak. Yah, mungkin informasi di bawah ini akan memberikan sedikit gambaran buatmu.

Orang Pertama Hadirkan Kesan “Horor Pribadi”

Sebelum membahas Resident Evil Village lebih jauh, mungkin kita bisa sedikit nostalgia ke pendahulunya yakni Resident Evil 7: Biohazard.

Kamu tahu apa yang membuat Resident Evil 7: Biohazard sukses besar? Itu karena Capcom berhasil menempatkan pemain dalam posisi orang biasa Ethan Winters, di mana waktu itu ia harus menjelajahi rumah Baker untuk mencari istrinya yang hilang, Mia.

Sensasi memainkan Ethan Winters tentu sangat menantang. Bagaimana tidak, kamu memerankan karakter yang nggak punya pengalaman tempur sama sekali, dan kamu mau nggak mau harus berurusan dengan kekuatan ‘di luar nalar’ manusia.

Singkatnya, main game dari perspektif orang pertama dapat membantu pemain membenamkan diri dalam pengalaman Ethan Winters, dan membuat ketakutan yang dirasakan terasa sangat nyata.

Selain itu karena penglihatanmu dari perspektif orang pertama sangat terbatas, jelas kegelisahan yang kamu rasakan akan meningkat berkali-kali lipat.

Belum lagi saat ada adegan di mana Ethan diserang oleh musuhnya (seperti saat tangannya digigit Lycan, atau ditusuk di perut oleh Lady Dimitrescu), pemain bakal melihat betapa dalam dan menyakitkan tindakan itu.

Sudut Pandang Orang Ketiga Hilangkan Efek Ketakutan

Saat pemain main dari sudut pandang orang ketiga, otomatis pemain akan melihat sekeliling ruangan dengan jelas. Hal ini jelas akan mengurangi level ketakutan, karena pemain akan memiliki padangan yang jelas ‘dari sisi belakang tubuh Ethan.’

Selain itu, kamera orang ketiga juga akan membuat pemain bisa lebih mengendalikan situasi, karena bidang pandang yang lebih luas memungkinkan pemain bisa dengan mudah mengendalikan diri saat bahaya muncul.

Contoh, Resident Evil Village punya area dengan tumbuhan yang super rimbun di dalamnya. Biasanya, pemain akan kesulitan melawan Lycan di area ini. Tapi kalau menggunakan kamera orang ketiga, pemain akan lebih mudah melawan Lycan karena situasi di sekitar bisa terlihat jelas.

Bisa kamu bayangkan, pasti rasanya nggak bakal menakutkan lagi kan?

Gimana menurutmu? Kira-kira kamu setuju nggak kalau Resident Evil Village punya mode 3rd Person? Kalau saya pribadi sih, rasanya kurang setuju. Karena fitur tersebut bakal mengurangi sensasi yang menyeramkan dalam gameplay.

    %d blogger menyukai ini: