Review Facial Unlock OPPO F5: Masih Banyak Kelemahan

Saat melakukan review OPPO F5, saya menemukan satu fitur menarik, yaitu Facial Unlock. Fitur ini menggunakan wajah sebagai sarana membuka smartphone, mirip dengan apa yang diberikan Lumia 950, Samsung Galaxy S8 hingga yang terbaru iPhone X.

Sejauh yang saya tahu, semua smartphone yang menggunakan pemindai wajah dibanderol dengan harga mahal, namun OPPO F5 hanya dibanderol dengan harga kurang dari 4 juta saja.

Apakah dengan harga yang cukup terjangkau, fitur Facial Unlock milik OPPO F5 ini cukup aman dan nyaman? Jawabannya “Tidak!”, inilah beberapa alasannya.

Bisa dibuka dengan mata tertutup

Hal pertama yang saya coba adalah mencoba menggunakan Facial Unlock dengan mata tertutup. Hasilnya, OPPO F5 bisa terbuka dengan sangat baik.

Tentunya ini sangat rentan untuk kalian ketika tertidur dan teman berniat iseng membajak akun media sosialmu, hal itu sangat mudah dilakukan. Atau, jika kalian punya banyak pacar, mending fitur ini jangan diaktifkan, hehe.

Tidak bekerja di low-light

Saya pernah menggunakan Lumia 950 cukup lama, dan fitur sensor wajah bekerja dengan baik, bahkan saaat berada di kondisi kurang cahaya. Hal berbeda ketika saya menggunakan OPPO F5. Sensor pemindai wajah sama sekali tidak bisa mengenalnya.

Bisa saja ada yang beralasan, mengapa harus membuka ponsel di kondisi cahaya remang? Yap, tentu saja. Bagi saya, password dengan PIN atau pattern masih lebih aman dibandingkan menggunakan sensor wajah atau sidik jari.

Namun hal ini membuktikan bahwa teknologi pemindai wajah yang digunakan OPPO F5 masih belum menggunakan sensor IR seperti Lumia 950 atau iPhone X.

[irp posts=”46223″ name=”8 Hal Yang Harus Dipertimbangan Sebelum Beli iPhone X”]

Masih ada beberapa kondisi yang belum sempat saya coba, seperti menggunakan foto atau mencoba dengan orang yang identik. Tentu saja jika sudah mencobanya, saya akan kembali memperbarui artikel ini.

Kesimpulan

Ketika membandingkan harga OPPO F5 dengan fitur-fitur yang diberikan, tentu tidak adil rasanya jika menganggap fitur Facial Unlock ini tidak berguna. Saya menyebut keberadaan fitur ini sebagai fitur yang nice to have saja.

Saya rasa keberadaan fitur ini dimaksudkan untuk memberikan data belajar pada teknologi beauty AI mereka. Namun akan lebih baik bagi konsumen jika fitur Facial Unlock ini diganti dengan fitur lain seperti fast charging, NFC atau OIS.

More Stories
Dukto: Tranfer File Lewat Wifi dengan Gampang