Review Laptop Acer Aspire 3 Ryzen

AMD Ryzen sedang naik daun. Tak mau tertinggal cukup jauh dari Intel, AMD kembali memasok prosesor ke beberapa produsen laptop ternama. Salah satunya adalah Acer dengan mengusung seri Aspire 3.

Acer Aspire 3 Ryzen memiliki 6 versi, kebetulan yang kami ulas kali ini adalah Acer Aspire 3 Ryzen 5 2500U

Desain

Tidak ada perubahan desain yang mencolok. Sama seperti desain laptop pada umumnya, laptop ini memiliki desain yang mainstream. Tidak ada ciri khas khusus seperti yang Acer berikan pada lini Predator atau Swift. Hal ini bisa dibilang wajar, bisa jadi karena untuk menekan harga produksi, maka Acer tak perlu melakukan banyak riset untuk bagian ini.

Hal menarik justru datang dari material yang digunakan. Acer Aspire 3 Ryzen menggunakan bahan plastik yang tebal dan kokoh. Sehingga membuat kita merasa nyaman jika membawanya sedikit “urakan”. Tapi ya tetap diingat, laptop ini masih belum memiliki sertifikasi militer. Jadi tetaplah menggunakannya dengan sopan dan santun.

Layar

Acer Aspire 3 Ryzen memiliki layar dengan resolusi 1366 x 768 dengan bezel yang masih tebal. Wajar saja, dengan harga terjangkau, kita tak bisa meminta Acer menghadirkan layar bezeless dengan resolusi 4K.

Meski begitu, layar dari laptop ini masih bisa menampilkan warna yang jelas saat digunakan untuk menonton YouTube, video atau film di Netflix. Begitupula ketika digunakan untuk bermain game. Meskipun kalian tak usah berharap akan mendapatkan eyegasm pada laptop ini.

Audio

Pada bagian audio, Acer Aspire 3 Ryzen mampu memberikan kualitas suara yang cukup bagus untuk laptop kelas menengah. Meski saya coba untuk memaksimalkan suara hingga 100%, saya belum menemukan suara pecah atau cempreng terdengar dari speaker laptop tersebut. Untuk sektor audio, nampaknya bisa mengungguli bagian layar.

Touchpad dan Keyboard

Ada yang janggal pada desain touchpad laptop ini. Biasanya, saya akan melihat posisi touchpad yang terletak simetris. Namun di Acer Aspire 3 Ryzen ini, letak touchpad cenderung lebih ke sebelah kiri dengan menyisakan palm rest yang lebih lebar di area kanan. Saya sedikit bingung mengapa Acer melakukan hal ini.

Touchpad cukup nyaman digunakan. Hal yang menjadi perhatian saya adalah, ukuran touchpad yang kurang besar dan proses klik kanan yang membutuhkan kebiasaan karena harus menekan sedikit lebih keras.

Untuk keyboard, saya cukup senang dengan layout penuh layaknya pada PC. Jarak antar tombol juga lebar, jadi mengetik sepuluh jari lebih nyaman. Untuk mengetik, tombol dari laptop ini sangat nyaman dan bisa digunakan mengetik dalam waktu lama. Tidak ada kendala berarti pada bagian ini.

Port

Salah satu keuntungan memiliki laptop dengan desain bulky adalah, masih tersedianya banyak port penting di sana. Acer Aspire 3 Ryzen ini juga dibekali port-port penting yang sangat membantu aktivitas kita. 2 port USB 2.0, 1 port USB 3.0, HDMI, jack audio dan slot microSD bisa kita temukan di laptop ini.

Baterai

Laptop ini menggunakan baterai 2 cell dengan kapasitas 4810 mAh. Acer mengklaim bahwa baterai mereka bisa bertahan hingga 6 jam. Namun saat saya gunakan untuk penggunaan normal (non-gaming), baterai bisa bertahan sekitar 4-5 jam. Standar rata-rata laptop saat ini.

Performa

Saat mencoba laptop ini sekitar dua minggu, saya langsung tahu target market dari Acer Aspire 3 Ryzen adalah pekerja, mahasiswa dan pelajar. Laptop ini bisa digunakan untuk penggunaan normal (Office, video, internet dll) dan gaming.

Tak perlu lagi dijelaskan performa saat menjalankan software sehari-hari seperti Office, Firefox, Video, Netflix dll. Acer Aspire 3 Ryzen mampu menangani semuanya dengan baik. Bahkan saat saya gunakan untuk menjalankan beberapa software sekaligus.

Yang sedikit membuat takjub adalah, kemampuan laptop ini yang mampu melahap beberapa game berat. Beberapa reviewer bahkan mengatakan bahwa laptop ini bisa digunakan untuk memainkan game sekelas Rise of Tomb Raider.

Saya sendiri mencoba game yang tidak terlalu berat, seperti Age of Empire HD dan DOTA 2. Hasilnya tidak mengecewakan, Acer Aspire 3 Ryzen bisa menjalankan kedua game tadi dengan lancar.

Kesimpulan

Acer Aspire 3 Ryzen 5 2500U merupakan laptop yang cukup pas untuk pengguna mainstream yang menginginkan laptop yang bisa digunakan untuk kerja dan bermain game sekaligus.

Dengan harga 8 jutaan, laptop ini mampu memberikan performa yang memuaskan. Kalian bisa mendapatkan performa game dan bekerja secara seimbang.

Sedikit saran, jika kalian memiliki dana yang sedikit berlebih, pilihlah yang sudah menggunakan SSD, karena akan meningkatkan kecepatan yang jauh lebih cepat dibandingkan dengan HDD.

Sekedar informasi, Acer Aspire 3 Ryzen memiliki 6 variant, dengan harga mulai 5 jutaan. Jadi sesuaikan saja budget yang kalian milki.

%d blogger menyukai ini: