Review ZenBook 13 UX331UAL: Laptop Sexy dan Tahan Banting

Sejak lama saya megidamkan sebuah laptop dengan desain sexy, ringan namun tahan banting. Sepertinya doa saya terjawab dengan kehadiran ZenBook UX331UAL dari ASUS.

Saat pertama kali melihat laptop ini, saya tidak menyangka sama sekali jika ZenBook 13 UX331UAL merupakan laptop tahan banting

Desain

Masih membawa DNA desain dari ZenBook yang tipis dan portable, ZenBook 13 UX331UAL ini tipis dan sangat ringan. Bahkan jika dibandingkan dengan ZenBook 3 UX390, bobot dari ZenBook 13 UX331UAL ini lebih ringan.

Material yang digunakan terbuat dari plastik, namun kokoh. Saking kokohnya, dinjak dan dijatuhkan pun tidak membuat laptop ini rusak. Yak, kalian tidak salah baca. ZenBook 13 UX331UAL ini sangat tahan banting!

Saya mencoba injak, pukul dan menjatuhkan laptop ini dan ZenBook 13 ini masih bisa digunakan dengan baik tanpa kendala apapun.

Mungkin diantara kalian merasa, ngapain laptop diinjak, dipukul dan dijatuhkan? tentu saja tidak ada orang yang akan dengan sengaja melakukan itu.

Namun buat kalian yang hobi naik pesawat (tas laptop sering masuk kabin dan ketumpuk tas lain yang mungkin lebih berat) atau kalian punya anak kecil yang suka penasaran jika kalian sedang kerja di depan laptop, maka standar military grade di laptop ini sangat berguna.

Jadi, sisi desain dari ZenBook 13 ini sungguh mengejutkan. Dibalik tubuhnya yang seksi dan ramping, tersimpan kekuatan yang tak bisa diremehkan.

Layar

Laptop ini memiliki layar dengan ukuran 13.3″ (16:9) dengan LED-backlit. Layar tersebut memiliki resolusi FHD 1920×1080. Meskipun belum 4k, namun kemampuan FHD sudah sangat mencukupi untuk kebutuhan saat ini.

Ya kecuali kalian video editor yang memang haus akan resolusi layar, maka layar dari ZenBook 13 ini sudah cukup baik. Mampu menawarkan warna yang akurat. Jika hanya digunakan untuk nonton film, YouTube atau sekedar editing vlog saja, layar dari ZenBook 13 ini sudah sangat mencukupi untuk kebutuhan tersebut.

Layar dari laptop ini juga sudah bezeless, Meskipun hanya 72% saja. Namun sudah membuat layar terlihat lebih lega dan lebar namun tetap memiliki dimensi yang compact.

Hal nenarik lain, layar dari ZenBook 13 ini sudah mengusung fitur Anti-Glare. Jadi kita masih bisa melihat layar dengan baik meskipun sedang berada di luar ruangan.

Untuk menambah kenyamanan, ASUS memberikan teknologi mereka yaitu ASUS Splendid. Teknologi ini mampu menyesuaikan pengaturan warna layar sesuai dengan kegunaa. Kita bisa mengatur warna layar untuk pemakaian normal hingga yang membutuhkan fungsi khusus seperti gaming atau editing.

Audio

Dengan menggunakan teknologi suara berlisensi Harman / Kardon, hasil suara yang dihasilkan cukup lembut dan nyaman di telinga. Saya mencoba untuk mendengarkan berbagai genre music, dan hasilnya nyaris sama. Jika ingin dicari kelemahannya, maka suara treble-nya sedikit cempreng ketika digunakan untuk volume suara maksimal.

Touchpad dan Keyboard

Untuk bagian keyboard, deretan tombolnya sudah pas. Jarak yang diberikan antar tombol membuat saya mudah untuk menjangkau masing-masing tombol yang diberikan. Saat digunakan untuk mengetik juga terasa nyaman.

Hanya saja, susunan tombol yang sedikit janggal berada di pojok kanan, yaitu peletakan tombol delete bersebelahan dengan tombol power. Bagi yang tidak biasa, tentu kesalahan pencet akan sering terjadi. Niat ingin menghapus tulisan, lho kok laptopnya malah shutdown.

Tapi jika kalian sudah terbiasa, maka peletakan tombol ini akan jadi permakluman. Ya mirip dengan pelatakan fingerprint pada Samsung Galaxy S8.

Untuk touchpad, saya sedikit mengalami kendala dengan beberapa kali mengalami kejadian memencet untuk left click, namun hasilnya malah right-click. Kemudian ketika digunakan untuk menggerakkan kursor, terkadang touchpad justru memerintahkan untuk melakukan klik pada obyek di layar.

Solusi paling mudah adalah menggunakan mouse untuk membantu memudahkan menggerakkan kursor yang ada di layar laptop.

Fingerprint

Fitur yang juga menyenangkan. Kita bisa merasakan fitur Windows Halo yang sungguh praktis. Kita tak perlu mengetikkan password atau PIN jika ingin masuk ke desktop. Sensor sidik jari yang ada di laptop ini cukup cepat dan responsif. Tak perlu menunggu waktu lama untuk bisa masuk ke desktop.

Port

Salah satu kelemahan laptop tipis adalah sedikitnya port yang diberikan. Sehingga kita terpaksa membawa dongle kemana-mana. Menjadi tidak praktis.

Namun hal itu tidak berlaku untuk ZenBook 13 UX331UAL. Port yang ada cukup lengkap, seperti 2 port USB 3.0 Type-A, 1 port USB 3.0 Type-C, 1 port HDMI, 1 port micro SD card dan 1 port audio jack.

Jadi kita tak perlu membawa dongle tambahan ketika menggunakan ZenBook 13 UX331UAL. Praktis!

Baterai

Menurut web resmi ASUS, baterai yang digunakan adalah 3 -Cell 50 Wh Polymer Battery. Waktu yang saya dapat ketika mencoba laptop ini dengan pemakaian sehari-hari, saya mendapatkan waktu lebih dari 7 jam untuk pemakaian normal. Memuaskan.

Dengan lama waktu penggunaan selama 7 jam itu, kita tak perlu khawatir saat bepergian lama dan jauh dari colokan.

Performa

Dari hasil benchmark terlihat skor rata-rata adalah 2694 menggunakan tool PCMark 10. Dari hasil yang ditampilkan secara detil terlihat bahwa laptop ini memang unutk produktivitas. Seperti yang bisa kalian lihat pada skor di bawah ini.

Bagaimana dengan pengalmaan penggunaan?

Setelah mencoba laptop ini selama lebih dari dua minggu, saya merasakan tidak ada kendala berarti untuk penggunaan tools produktivitas. Untuk editing sederhana menggunakan Wondershare Filmora pun bisa saya lakukan dengan baik. Melakukan multi-tasking dengan membuka banyak software juga masih bisa berjalan dengan baik.

Saya tidak mencoba laptop ini untuk bermain game, karena memang laptop ini tidak diperuntukkan untuk bermain game.

Kesimpulan

Dengan harga 13 jutaan, saya bisa bilang kalua laptop ini rekomen untuk dimiliki, terlebih buat kalian yang memiliki mobilitas tinggi. Meskipun dengan kebutuhan untuk produktivitas layaknya ZenBook 13 ini, kalian bisa memilih laptop di tentang harga 6 jutaan, namun ZenBook 13 UX331UAL menawarkan hal lebih menarik seperti desain cantik, ramping, daya tahan baterai mumpuni dan tahan banting.

Menurut saya, ZenBook UX331UAL ini nyaris sempurna sebagai partner buat kalian yang memiliki mobilitas tinggi.

More Stories
Inilah 5 Buku yang Direkomendasikan Mark Zuckerberg