Rayakan Hari Baterai, Ini Dia Sejarah dari Barang Penyimpanan Listrik Tersebut

Siapa sekarang yang tak mengetahui apa itu baterai? Hampir semua orang didunia ini pasti sudah mengetahuinya, bahkan sering menggunakannya.

Ponsel yang sehari-harinya kamu pegang saja dapat menyala karena adanya baterai di dalamnya. Ini adalah salah satu bukti bahwa benda kecil tersebut sangat penting untuk manusia zaman sekarang.

Tepat pada tanggal 18 Februari 2019 kemarin, menjadi hari perayaan baterai secara internasional. Perayaan ini dirayakan dengan cara memeriksa kondisi baterai yang kamu pakai dan menggantinya dengan yang baru jika kamu rasa sudah tidak layak digunakan.

Mungkin hari perayaan baterai ini terkesan sangat sepele, namun sebenarnya momen ini sangatlah cocok untuk mempelajari segala sesuatu tentang baterai, terutama asal muasal sumber tenaga listrik dari baterai.

Untuk lebih jelasnya lagi, berikut adalah sedikit ulasan dari sejarah panjang barang kecil penyimpanan listrik tersebut.

Pertama kali dibentuk, baterai masih dalam bentuk tabung kaca

Sumber Gambar : Berbagai sumber

Munculnya baterai diawali dari percobaan salah satu ilmuwan yang bernama Benjamin Franklin. Pada tahun 1749 ia melakukan ujicoba pertamanya dengan menggunakan kapasitor untuk bereksperimen dengan listrik.

Didalam kapasitor yang merupakan tabung kaca tersebut, terdapat logam yang dililitkan pada sekitar permukaannya.

Dan listrik yang disetrumkan pada benda percobaan tersebut ternyata dapat memberikan daya yang lebih besar, apalagi jika terdapat dua atau lebih benda yang sama.

Mulai dari situlah istilah baterai mulai muncul, dan diambilnya dari kata baterai artileri.

Mulai dilapisi dengan materi tertentu untuk memaksimalkan daya hantarnya

Sumber Gambar : researchgate.net

Kemudian pada tahun 1800, seorang ilmuwan dari Itali yaitu Alessandro Volta tertarik dengan eksperimen ini.

Ia kembali mengujicoba temuan dari Franklin dan akhirnya memiliki hipotesis tersendiri dengan memberikan lapisan kepada kapasitor itu.

Hipotesis dari Volta adalah lapisan-lapisan itu mampu memberikan tenaga listrik yang berkelanjutan dan dengan kondisi stabil, tergantung dari bahan lapisan itu sendiri.

Dari uji coba inilah, awal kemunculan baterai yang benar-benar baterai.

Diproduksi secara massal beberapa tahun setelahnya

Sumber Gambar : en.wikipedia.org

Barulah pada tahun 1836, John Frederic Daniell mencoba mendirikan perusahaan yang bernama Daniel Cell. Melalui perusahan ini, ia memproduksi baterai secara masal setelah menemukan solusi dari masalah gelembung hidrogen.

Dari sinilah baterai menjadi pengubah kehidupan manusia ,yang mana baterai masih digunakan untuk keperluan industri saja.

Setelah 60 tahun inovasi dari Daniel, baterai mengalamai perubahan bentuk dan baru bisa dipasarkan secara komersil.

Mengalami evolusi terus menerus dalam hal bentuk dan materi

Sumber Gambar : amazon.com

Perkembangan baterai tidak hanya berhenti sampai situ saja. Memasuki abad ke 20, baterai masih terus berkembang.Β  Hingga akhirnya material litium adalah materi paling umum yang digunakan hinggga saat ini.

Namun selain itu, ada juga baterai yang berbahan dasar hidrogen-nikel serta karbon-seng. Bahkan baterai dibentuk dalam ukuran yang sangat kecil pula, seperti baterai untuk jam tangan dan lain-lain.

Pernah ditemukan baterai yang berumur lebih dari 2.000 tahun

Sumber Gambar : newsd.co

Melalui sejarah ini, setidaknya kita tahu bahwa baterai telah ada sejak abad ke 18 dan telah berumur lebih dari 2000 tahun lamanya.

Yang lebih menakjubkan lagi adalah terdapat penemuan fosil yang serupa dengan baterai dari peradaban kuno.

Pada tahun 1936 di Baghdad saat pembangunan jalur kereta api, seorang arkeolog yang bernama Wilhelm Konig memiliki sebuah toples bermaterial tanah liat.

Didalam toples tersebut ditemukan silinder tembaga yang tersambung dengan tongkat logam. Dan diperkiran benda tersebut telah berumur lebih dari 2000 tahun.

Nah itu dia sejarah singkat dari perkembangan baterai hingga saat ini. Sebuah benda kecil yang kita gunakan sehari-hari ini ternyata datang dari sebuah inovasi besar. Menurut kalian, akan seperti apakah bentuk baterai di masa depan nanti?

%d blogger menyukai ini: