Daftar Semua Versi Android yang Menggunakan Nama Camilan

Selama ini Android selalu menggunakan nama cemilan dengan urutan alfabet sebagai identitas. Berikut ini daftar versi Android yang menggunakan nama cemilan.

Apa kalian masih ingat dengan Android Oreo, KitKat, Pie, dll? Yup, itu adalah beberapa Android yang menggunakan nama dessert sebagai identitas mereka.

Namun sekarang, Android Q (versi beta) tidak lagi menggunakan nama dessert. Setelah resmi rilis dalam versi final, Android Q berubah nama menjadi Android 10.

Lalu apa saja daftar Android yang menggunakan nama cemilan? Simak ulasan berikut ini.

Android 1.0 (2008) – Tanpa Nama Versi

Sumber Gambar : Lifewere

Sebenarnya Android 1.0 tidak menggunakan nama camilan seperti yang lain. Namun saya rasa, sistem ini perlu dibahas dalam daftar nama Android yang menggunakan camilan.

Android 1.0 adalah generasi pertama sistem Android. Meski tidak terlalu terkenal, namun beberapa pihak dulu sempat menyebutnya sebagai Android Astro.

Google membeli perusahaan bernama Android di tahun 2005. Setelah itu, Android bekerja dalam stealth mode, dan rumor yang beredar Google sedang mengembangkan ponsel.

Lalu pada November 2007, Google tiba-tiba mengumumkan pengerjaan Google Phone. Tidak hanya itu, mereka juga bekerja dengan sistem operasi mobile bernama Android.

Android 1.0 bekerja berdasarkan kernel Linux. Sistem operasi ini digunakan oleh HTC, tepatnya pada smartphone T-Mobile G1 (HTC Dream) pada Oktober 2008.

Android 1.1 2009) – Petit Four

Sumber Gambar : Colorful Easter

Ini adalah pembaruan Android 1.0 pada Februari 2009. Versi Android berubah menjadi 1.1, sedangkan nama resminya adalah Petit Four.

Sayangnya, versi ini jarang terlihat maupun dipromosikan Google. Maka dari itu, tidak heran jika mayoritas pengguna ponsel kurang mengetahui Petit Four.

Petit four adalah gula-gula berukuran kecil atau hidangan pembuka gurih. Biasanya pembuat akan memberi hiasan krim, permen, atau buah di atas petit four.

Android 1.5 (2009) – Cupcake

Sumber Gambar : Android Software

Seharusnya ini adalah versi 1.2, namun Google memutuskan untuk menjadikannya revisi utama. Inilah yang menyebabkannya menjadi versi 1.5.

Mulai dari versi inilah Google menggunakan nama cemilan untuk Android. Perusahaan tersebut menamai Android 1.5 dengan Cupcake. Inilah awal dari tren nama dessert pada Android.

Cupcake sendiri adalah kue kecil berukuran individual. Kue ini dipanggang dalam cetakan berbentuk cangkir. Biasanya disajikan dengan hiasan lucu di atasnya.

Android 1.6 (2009) – Donut

Sumber Gambar : Android Softwares

Android Donut dirilis pada bulan September 2009. Ini adalah versi pertama Android yang menawarkan fitur navigasi Google secara bergantian.

Donut (donat dalam Bahasa Indonesia) adalah kue goreng berbentuk cincin kecil. Donat biasa disajikan dengan lapisan coklat, keju, atau lapisan lain yang manis dan lucu.

Android 2.0 – 2.1 (2009) – Éclair

Sumber Gambar : Firstpost

Android 2.0 atau Android Éclair rilis pada Oktober 2009. Android ini memiliki fitur Bluetooth 2.1, flash dan zoom digital untuk kamera, dukungan multi-touch, live wallpaper, dll.

Éclair biasanya digambarkan sebagai kepulan krim berbentuk lonjong. Éclair adalah kue panggang berisi krim, dan lapisan cokelat di atasnya.

Android 2.2 – 2.2.3 (2010) – Froyo

Sumber Gambar : Everyeye Tech

Android ini meningkatkan kecepatan dengan mengadopsi mesin kompilasi Javascript. Ada pula dukungan GIF animasi dan plug-in Flash 10.1, USB tethering, dan Wi-Fi Hotspot.

Froyo merupakan kependekan dari ‘frozen yogurt.’ Ini adalah dessert beku yang terbuat dari yogurt, punya rasa lebih asam, lembut di lidah dan rendah lemak.

Android 2.3 – 2.3.7 (2010) – Gingerbread

Sumber Gambar : Techzim

Android ini rilis pada tanggal 6 Desember 2010. Android ini mendukung panggilan internet SIP, transaksi nirkabel NFC, dual-kamera, dan sensor baru (barometer, gravimeters, dll).

Gingerbread pada dasarnya adalah kue jahe. Kue ini biasa dibuat untuk merayakan libur akhir tahun di AS. Kue ini sering dibentuk mirip manusia, dengan hiasan gula dan permen di atasnya.

Android 3.0 – 3.2.6 (2011) – Honeycomb

Sumber Gambar : Firstpost

Android ini rilis pada bulan Februari 2011. Honeycomb dibuat untuk tablet, dan yang pertama menggunakannya adalah Motorola Xoom.

Honeycomb adalah lembaran sel berbentuk heksagonal. Honeycomb terbuat dari lilin dan diisi madu. Sarang madu yang segar bisa dikonsumsi sebagai makanan penutup.

Android 4.0 – 4.0.4 (2011) – Ice Cream Sandwich

Sumber Gambar : The Verge

Ice Cream Sandwich dirilis pada Oktober 2011. Sistem ini menampilkan desain baru dan font default. Ada pula kemampuan memantau dan membatasi penggunaan data seluler.

Dalam kehidupan nyata, ice cream sandwich adalah lapisan es krim. Biasanya es krim ini memiliki rasa vanila yang diapit dengan dua kue cokelat, serta berbentuk persegi panjang.

Android 4.1 – 4.3.1 (2012) – Jelly Bean

Sumber Gambar : Android Central

Jelly Bean diluncurkan pada tahun 2012 dan langsung membawa perubahan besar. Perubahan besar termasuk ‘Google Now,’ asisten AI, hingga notifikasi yang lebih baik dan interaktif.

Jelly bean sendiri merupakan cemilan berbentuk permen warna-warni. Biasanya permen ini memiliki rasa buah dan berbentuk bulat atau lonjong.

Android 4.4 – 4.4.4 (2013) – KitKat

Sumber Gambar : Imovdectech

Google mengumumkan Android KitKat pada 3 September 2013. Sistem ini mengambil fitur Google Now, dan melangkah lebih jauh dengan ‘OK Google.’

OK Google memungkinkan pengguna mengakses Google Now tanpa menyentuh ponsel. Pengguna cukup mengatakan frasa untuk membuka asisten AI tersebut.

KitKat sendiri merupakan produk Nestle. Cemilan ini berbentuk wafer krim persegi panjang kecil, lalu bagian luarnya dilapisi lapisan cokelat. KitKat memiliki rasa manis sekaligus renyah.

Android 5.0 – 5.1.1 (2014) – Lollipop

Sumber Gambar : Girls Channel

Sistem ini menampilkan runtime baru bernama ART. Lollipop juga mengalami peningkatan UI, dan mempunyai daya tahan baterai lebih baik dibanding versi sebelumnya.

Kalian tentu tidak asing dengan lollipop. Ini adalah cemilan permen dengan bentuk gulungan melingkar. Biasanya permen ini memiliki pilihan warna cerah yang cantik.

Android 6.0 – 6.0.1 (2015) – Marshmallow

Sumber Gambar : Mobile Octa

Android Marshmallow keluar pada pertengahan tahun 2016. Sistem ini memperkenalkan beberapa perubahan signifikan seperti mode izin aplikasi, mode istirahat, sensor sidik jari, dll.

Marshmallow memungkinkan pengguna memformat kartu microSD. Pengguna dapat menggabungkan microSD dengan penyimpanan internal, dan menggunakannya secara bersamaan.

Marshmallow sendiri digolongkan sebagai permen. Berbeda dengan permen lain yang punya tekstur keras, marshmallow justru empuk seperti spons.

Android 7.0 – 7.1.2 (2016) – Nougat

Sumber Gambar : IT Service Talk

Android ini resmi meluncur pada tanggal 30 Juni 2016. Sistem ini dipersenjatai dengan compiler Just-In-Time, dukungan Unicode 9.0 Emoji, dan API rendering Vulkan 3D baru.

Nougat adalah sebuah permen yang terbuat dari gula atau madu, kacang panggang, dan buah kering. Nougat bisa berbentuk keras atau lunak tergantung bahan yang digunakan.

Android 8.0 – 8.1 (2017) – Oreo

android versi 8 dengan nama oreo
Sumber Gambar : Droidadda

Android Oreo resmi dirilis pada tahun 2017. Sistem ini mendukung Unicode 10 Emoji, dukungan multiple display, dan fitur menarik lainnya.

Oreo menjadi salah satu camilan populer di dunia. Camilan ini berupa biskuit cokelat dengan krim putih di tengahnya. Salah satu cara populer memakan oreo adalah mencelupkannya ke susu.

Android 9.0 (2018) – Pie

Android versi 9 dengam nama pie
Sumber Gambar : PCWorld

Android Pie dirilis ke publik pada 6 Agustus 2019. Sistem ini mendukung editing screenshot, kunci rotasi, navigasi berbasis gestur, lockdown, smart reply dan notifikasi, dll. Android Pie adalah versi terakhir yang menggunakan nama camilan.

Pie adalah makanan yang terdiri dari kulit kue kering dengan isi beraneka ragam. Isi pie biasanya buah, daging, ikan, sayur, keju, cokelat, kustar, kacang, dll.

%d blogger menyukai ini: