5 Hal Ini Akan Terjadi Jika Mematikan PC Tidak Melalui Proses Shutdown

shutdown paksa

Shutdown paksa komputer terlalu sering bisa berakibat fatal dikemudian hari!

Setiap perangkat sistem operasi pada dasarnya ditujukan untuk memudahkan dan kenyamanan para penggunanya. Seperti tombol shutdown yang pasti ada di setiap OS.

Tombol tersebut berguna untuk mematikan komputer secara aman agar komputer lebih awet dan tetap terjaga performanya. Namun tidak jarang, masih banyak pengguna yang meremehkan fungsi dari tombol shutdown ini.

[irp posts=”54082″ name=”Ini Beberapa SSD Terbaik yang Bisa Digunakan untuk Gaming”]

Beberapa orang masih ada yang mematikan komputernya tampa melalui proses shutdown terlebih dahulu, bisa dibilang mematikan komputer langsung dengan cara menekan tombol power pada PC ataupun langsung menekan saklar pada bagian PSU yang ada dibelakang PC.

Mematikan komputer secara langsung akan menimbulkan banyak masalah kedepannya. Apa saja masalah tersebut? Simak ulasannya di bawah ini:

Power Supply bermasalah

shutdown paksa

Proses shutdown yang sesuai aturan akan memberikan perintah terhadap BIOS untuk menghentikan segala aktifitas yang sedang dilakukan oleh hardware PC kamu, terutama power supply, sehingga daya listrik yang dipakai bisa dimatikan secara normal.

Tapi akan berbeda halnya jika kamu sering mematikan secara paksa komputer, arus listrik akan terputus secara tiba-tiba disaat aktifitas hardware masih berlangsung dan nantinya akan berdampak buruk bagi power supply kamu. Bisa memberikan daya tapi PC tidak nyala atau malah tidak memberikan daya sama sekali.

Memicu kerusakan pada Processor

shutdown paksa

Saat komputer baru dimatikan, biasanya beban kerja pada heatsink lebih tinggi dari biasanya karena harus segera mendinginkan processor. Tapi jika kamu mematikan komputer secara paksa, proses pendinginan tersebut tidak akan optimal dan bisa jadi malah mengakibatkan kerusakan pada processor kamu.

Memory RAM bisa rusak

shutdown paksa

System memory pada harus dikosongkan jika komputer akan dimatikan sehingga memory tersebut bisa kembali kedalam keadaan yang fresh jika komputer dipakai lagi.

Nah “pengosongan”¬†memory¬†tersebut tidak akan terjadi jika kamu mematikan komputer secara paksa. Alhasil, masih banyak program yang berjalan dan akan memberikan beban berlebih jika komputer dinyalakan kembali.

Registry berantakan

shutdown paksa

Saat proses shutdown berlangsung, komputer akan meregistrasi ulang komponen yang kamu gunakan dan software serta data-data yang sudah kamu pakai.

Bisa kamu bayangkan, kan? Registry bisa menjadi berantakan karena komputer di shutdown paksa! Ngaco lah komputer kamu.

Hardisk Bad Sector

shutdown paksa

Masalah ini biasanya sering terjadi diantara para gamers yang gamenya nge-hang lalu mengharuskannya mematikan komputer secara paksa. Percayalah, hal tersebut juga akan mempengaruhi kinerja dari hardisk dan berakibat bad sector.

Pada proses shutdown yang normal, komputer akan menyimpan semua aktifitasmu pada hardisk dan akan sangat berbahaya jika kamu mematikan komputer secara paksa. Alasannya?

Pada bagian dalam hardisk ada sebuah piringan yang memproses data-data komputer kamu dan berputar dengan sangat kencang jika komputer sedang digunakan. Namun piringan tersebut akan berhenti mendadak jika kamu shutdown paksa komputer kamu.

Hal tersebut bisa menyebabkan eror pada hardisk atau biasa disebut bad sector. Lalu apa yang terjadi? Ya kamu harus beli hardisk baru!

[irp posts=”45782″ name=”Belajar Photoshop Online? Coba 4 Website Tutorial Ini”]

Itulah beberapa hal yang bisa terjadi pada komputer kamu jika melakukan shutdown paksa. Mungkin sesekali belum terlihat efeknya, tapi jangan sampai kamu merasakan masalah-masalah diatas karena kamu terlalu malas untuk menggunakan tombol shutdown!

Nih saya kasih tahu cara mematikan komputer: klik START – Power – Shutdown. Mudah, bukan? ūüėČ